Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Allah Akan Mengganti yang Hilang Dengan yang Lebih Baik

Ahmad
Terakhir diupdate: 20 Januari 2022 12:41 12:41 pm
Ahmad
Dipublikasikan 20 Januari 2022 12:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com | IBNU RAJAB pernah bercerita tentang seorang ahli ibadah yang sedang berada di Makkah. Dia kehabisan bekal dan kelaparan.

Tubuhnya limbung Ketika sedang berjalan di salah satu gang di kota Makkah dia mendapatkan sebuah kalung yang sangat mahal harganya. Diambilnyalah kalung itu dan dimasukkannya ke dalam saku, lalu pergi ke Masjidil Haram. Tiba-tiba ada seorang lelaki yang mengumunmkan bahwa dirinya telah kehilangan kalung.

Orang yang kehilangan kalung itu menjelaskan bagaimana bentuk kalung yang hilang itu. Ternyata semua keterangan yang dia sampaikan mengacu kepada kalung yang ditemukan orang tersebut.

“Saya berikan kalung itu kepadanya namun dengan syarat memberikan imbalan kepada saya, kata orang yang menemukan itu. “Kalung itu pun diambilnya, dan pergi begitu saja tanpa ucapan terima kasih, atau dengan memberikan satu dirham, sepatah kata, maupun dengan memberikan apa saja. Ya Allah aku biarkan semua itu untuk-Mu, maka gantilah untukku sesuatu yang lebih baik darinya.”

Kemudian dia pergi ke laut, dan menumpang sebuah perahu. Setelah di laut, tiba-tiba angin bertiup kencang sekali, dan perahu yang ditumpanginya itu pun karam. Akhirya dia mengapung-apung di atas air dengan sebatang kayu yang dimainkan angin ke kiri dan ke kanan hingga akhirnya terdampar di sebuah pulau, hingga dia turun ke daratan.

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

Di pulau itu dia mendapatkan sebuah masjid dan orang-orang yang sedang melakukan shalat. Dia pun kemudian ikut shalat bersama mereka.

Di masjid itu ia menemukan lembaran-lembaran kertas yang setelah dibacanya termyata ayat ayat Al-Qur an. Salah seorang dari mereka bertanya kepadanya, “Apakah Anda sedang membaca Al-Qur an?” Jawabnya, “Ya.”

Kemudian penduduk pulau itu berkata, “Ajarilah anak-anak kami Al-Qur an.”

Dia pun setuju untuk mengajarkan Al-Qur an kepada mereka dengan dibayar. Kemudian dia menuliskan tulisan Arab, dan orang itu pun bertanya lagi, “Apakah Anda bisa mengajari anak-anak kami tulis-menulis” Jawabnya, “Ya.”

Maka dia pun nengajari anak-anak mereka dengan menerima bayaran. Orang-orang di pulau itu kemudian bercerita bahwa di tempat itu ada seorang perempuan yatim, anak dari seseorang yang sangat baik. Kini orang uanya meninggal dunia.

“Apakah Anda mau menikahinya!” tanya orang itu kemudian. Dia menjawab, “Tidak apa-apa.” Dan, dia pun akhirnya menikah dengan perempuan yatim tersebut.

Ketika masuk ke kamarnya, di ini?” Si istri itu pun kemudian bercerita. Dalam cerita itu disebutkan bahwa pertama, dia melihat kalung yang pernah dia temukan itu melingkar di leher istri itu. Maka ia pun bertanya, “Bagaimana kisah tentang kalung ayahnya suatu waktu pernah menghilangkannya di Makkah.”

Kata si ayah kepada istrinya, kalung ini ditemukan seorang laki-laki yang kemudian diserahkan begitu saja kepadanya. Sepulang dari Makkah, si ayah selalu berdoa dalam sujudnya semoga Allah mengaruniakan suami buat anak perempuannya seperti laki-laki yang menemukan kalung itu. Di akhir ceritanya, sang suami itu akhirnya menjawab, “Sayalah laki-laki itu.”

Sekarang kalung itu berada di sisi laki-laki itu dengan status halal, sebab dia telah meninggalkan sesuatu karena Allah maka Allah pun menggantikannya dengan yang lebih baik. Dari Abu Hurairah RA, dia berkata, Rasulullah ﷺ bersabda, “Sesungguhnya Allah Mahabaik dan tidak menerima kecuali yang baik….”.[HR: Muslim].*/Dr Aidh al-Qarni, dalam La Tahzan

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:hilangjodohkalung
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bekas Kanselir Jerman Angela Merkel Menolak Tawaran Kerja di PBB
Tulisan selanjutnya M. Kece Penghina Islam Jadi Saksi Kasus Penistaan Agama M Kece, Ketua MUI: Pelajaran bagi Terdakwa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI Matangkan Persiapan Kongres Umat Islam Indonesia VIII, Bahas Isu Strategis Keumatan dan Kebangsaan

Berita
9 Juli 2026 18:30
Korea Utara Bertekad Membangun Kekuatan Nuklir dan Memperluas Peran Intelijen Militer
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Hampir 6.000 Awak Kapal Masih Tertahan di Teluk Arab
Amnesty Kecam Pemberian Tanda Kehormatan pada Modi karena Rekam Jejak HAM

Terbaru

  • MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
  • INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
  • Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
  • MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
  • Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
  • Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
  • Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
  • Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
  • Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
  • Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?