Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Skandal Pelecehan Seks Anak di Gereja Katolik, Jerman Selidiki Keterlibatan Mantan Paus Benekdiktus XVI

Ahmad
Terakhir diupdate: 23 Januari 2022 10:56 10:56 am
Ahmad
Dipublikasikan 23 Januari 2022 12:00
Bagikan
Sebuah plakat menampakkan gambar mantan Uskup Agung Munich dan Freising Joseph Ratzinger (kiri), Uskup Agung Munich saat ini dan kardinal Freising Reinhard Marx (tengah) dan uskup agung Cologne, kardinal Rainer Maria Woelki (kanan), selama demonstrasi di depan konferensi pers tentang laporan pelecehan seks anak di Keuskupan Agung Munich-Freising, pada 20 Januari 2022 di Munich, Jerman selatan. (Foto AFP)
Bagikan

Hidayatullah.com— Jaksa di Munich pada hari Jumat mengatakan sedang memeriksa 42 kasus potensi pelanggaran oleh pastor sehubungan dengan laporan baru yang memberatkan tentang dugaan pelecehan seks anak di Gereja Katolik. Dikutip AFP, laporan yang diterbitkan Kamis menyebutkan, menganalisis bagaimana kasus pelecehan ditangani oleh Keuskupan Agung Munich dan Freising antara 1945 dan 2019.

Laporan kasus pelecehan seks anak yang diterbitkan pada Kamis 20 Januari 2022 di Jerman ini, salah satu tokoh yang menjadi sorotan adalah terhadap mantan Paus Benediktus XVI. Laporan menemukan indikasi perilaku pelecehan seksual pada 235 orang yang diselidikinya, termasuk 173 imam, dan menuduh mantan Paus Benediktus XVI gagal mengambil tindakan terhadap para pelanggar.

Mantan Paus Benediktus – yang lahir dengan nama Josef Ratzinger – merupakan Uskup Agung Munich dari 1977 hingga 1982. Selama periode tersebut, seorang pastor predator anak bernama Peter Hullermann dipindahkan ke Munich dari Essen di Jerman Barat.

Peter kemudian dituduh melecehkan seorang anak laki-laki berusia 11 tahun. Hullermann ditugaskan kembali untuk tugas-tugas pastoral meski Gereja mengetahui kasusnya.

Pada 1986 saat Ratzinger dipindahkan ke Vatikan, Hullermann dihukum karena melecehkan lebih banyak anak dan diberi hukuman penjara yang ditangguhkan. Bahkan setelah divonis, Hullerman terus bekerja dengan anak-anak selama bertahun-tahun. Kasusnya dianggap sebagai contoh dari kesalahan penanganan pelecehan oleh Gereja.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Benediktus membantah mengetahui tentang sejarah pastor itu. Ia telah memberikan pernyataan setebal 82 halaman sebagai tanggapan atas pertanyaan dari WSW, menurut laporan media Jerman.

“Paus Emeritus sangat memperhatikan nasib para korban pelecehan dan sepenuhnya mendukung publikasi laporan Munich,” juru bicaranya Georg Gaenswein memberikan pernyataan kepada harian Bild.

Firma hukum telah memberikan rincian 42 kasus di mana “pelanggaran di pihak para pemimpin gereja dianggap telah terjadi,” Anne Leiding, juru bicara kantor kejaksaan Munich, kutip AFP.

“Kasus-kasus ini … secara eksklusif menyangkut para pemimpin gereja yang masih hidup,” kata Leiding.

Jika hukum tampaknya telah dilanggar, jaksa akan meminta perusahaan untuk memberikan dokumen yang relevan lebih lanjut untuk penyelidikan, tambahnya.  Christiane Hoffmann, juru bicara pemerintah Jerman, mengatakan telah “terkejut” oleh “tingkat pelecehan dan penanganan selanjutnya dari tindakan ini” yang diungkapkan oleh laporan tersebut.

“Klarifikasi penuh dan penilaian ulang sekarang menjadi lebih mendesak,” katanya.

Gereja Katolik Jerman telah diguncang oleh serangkaian laporan dalam beberapa tahun terakhir yang mengungkap pelecehan yang meluas terhadap anak-anak oleh pastor. Sebuah studi yang dilakukan oleh Konferensi Waligereja Jerman pada tahun 2018 menyimpulkan bahwa 1.670 pastor di negara itu telah melakukan beberapa bentuk serangan seksual terhadap 3.677 anak di bawah umur antara tahun 1946 dan 2014.

Namun, jumlah sebenarnya korban diperkirakan jauh lebih tinggi.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gereja katolikJermanPaus Benekdiktus XVIpelecehan seksskandal
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Janji pada Allah untuk Selalu Menolong Sesama
Tulisan selanjutnya Beginilah Cara Melemahkan Indonesia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Berita
4 Juni 2026 08:06
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?