Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Liga Arab Minta Pemberontak Houthi Ditetapkan Sebagai Kelompok Teroris

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 24 Januari 2022 09:57 9:57 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 24 Januari 2022 09:57
Bagikan
Houthi kelompok teroris
(AP Photo/ Raad Adayleh)
Bagikan

Hidayatullah.com — Liga Arab menyebut pemberontak Syiah Houthi di Yaman yang didukung Iran harus ditetapkan sebagai kelompok “teroris” setelah mereka menyerang Uni Emirat Arab (UEA), lansir TRT World pada Ahad (24/01/2022).

Pernyataan lembaga yang dianggotai negara-negara Arab itu dirilis setelah pertemuan luar biasa pada Ahad. Mereka menyebut serangan baru-baru ini sebagai “pelanggaran mencolok terhadap hukum internasional … dan ancaman nyata terhadap instalasi sipil vital, pasokan energi, dan stabilitas ekonomi global.”

Pada 17 Januari, Houthi mengklaim serangan drone dan rudal yang menghantam fasilitas minyak dan bandara di ibu kota UEA, menewaskan tiga orang dan melukai enam orang.

Itu adalah serangan mematikan pertama yang diakui oleh UEA di dalam perbatasannya dan diklaim oleh pemberontak Yaman selama tujuh tahun kampanye koalisi pimpinan Saudi melawan pemberontak.

Blok pan-Arab, yang berbasis di ibu kota Mesir, mengatakan Houthi harus ditetapkan “sebagai organisasi teroris” setelah serangan itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Mantan presiden AS Donald Trump menyebut Houthi sebagai gerakan teroris tetapi pemerintahan Presiden Joe Biden menghapus kelompok itu sebagai tanggapan atas kekhawatiran dari kelompok-kelompok bantuan.

Meskipun begitu, pemerintahan Biden telah memberikan sanksi kepada tokoh-tokoh Houthi secara individu.

PBB mengutuk serangan Houthi dan serangan balasan koalisi Saudi

Pada hari Jumat, Dewan Keamanan PBB dengan suara bulat mengutuk serangan Houthi di UEA, yang duta besar PBBnya mengecam mereka sebagai “serangan teroris.” Emirat memiliki peran utama dalam koalisi pimpinan Saudi yang membela pemerintah Yaman yang diakui secara internasional melawan Houthi.

Sementara itu, kepala PBB mengutuk serangan koalisi militer pimpinan Saudi di Yaman pada hari Jumat. Serangan yang merupakan balasan atas serangan Houthi itu diduga menewaskan lebih dari 70 orang.

Meskipun mengumumkan penarikan pasukan dari Yaman pada 2019, UEA tetap terlibat dengan mendukung dan melatih pasukan di sana.

Pada Sabtu koalisi membantah melakukan serangan udara di sebuah penjara di utara Yaman yang dikuasai pemberontak yang menurut kelompok bantuan menewaskan sedikitnya 70 orang, termasuk migran, wanita dan anak-anak.

PBB memperkirakan konflik Yaman akan menewaskan 377.000 orang pada akhir tahun 2021, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui kelaparan dan penyakit.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Liga ArabPemberontak Syiah Houthiyaman
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menteri Komunikasi: Jangan Sebar Kabar Tak Benar Perihal Tun Mahathir
Tulisan selanjutnya sertifikasi penceramah dakwah mui MUI: Dakwah Sarana Membangun Umat, Bukan Merobohkan Apalagi Meruntuhkan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran

Berita
3 September 2026 13:38
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?