Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Belasan Negara Minta Warganya Segera Tinggalkan Ukraina

Ama Farah
Terakhir diupdate: 13 Februari 2022 11:22 11:22 am
Ama Farah
Dipublikasikan 13 Februari 2022 11:22
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Lebih dari selusin negara mendesak warganya untuk meninggalkan Ukraina di tengah peringatan dari Barat bahwa invasi oleh Rusia kemungkinan aka. terjadi dalam waktu dekat..

Amerika Serikat, Inggris, dan Jerman termasuk di antara negara yang menyuruh warganya angkat kaki dari Ukraina.

Moskow telah mengerahkan sekitar 100.000 tentara di sepanjang perbatasan Ukraina, tetapi mengatakan mereka tidak berniat menyerang negara tetangganya itu.

Dalam pembicaraan lewat telepon, Presiden AS Joe Biden kembali memperingatkan pemimpin Rusia Vladimir Putin tentang ongkos mahal yang harus ditanggungnya apabila ada invasi apa pun.

Gedung Putih memperingatkan bahwa invasi oleh Rusia bisa terjadi kapan saja, dan bisa dimulai dengan pengeboman dari udara. Rusia menyebut tuduhan itu sebagai “spekulasi provokatif”.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sementara itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan peringatan invasi yang dikeluarkan Barat dapat memicu kepanikan, yang disebutnya “justru menguntungkan musuh kita”.

Staf yang tidak penting telah diperintahkan untuk meninggalkan Kedutaan Besar AS di ibukota Ukraina, Kyiv, dan layanan konsuler akan dihentikan sementara mulai hari Ahad ini, meskipun “konsuler kecil” akan tetap dipertahankan keberadaannya di kota Lviv di bagian barat untuk menangani keadaan darurat.

Kanada juga memindahkan staf kedutaannya ke Lviv, dekat perbatasan dengan Polandia, lapor media Kanada seperti dilansir BBC Ahad (13/2/2022).

Duta Besar Inggris untuk Ukraina Melinda Simmons lewat Twitter mengatakan bahwa dia dan “tim inti” tetap bertahan di Kyiv.

Sejumlah negara lain, termasuk Australia, Italia, Israel, Belanda, dan Jepang, telah meminta warganya untuk meninggalkan Ukraina. Sebagian juga sudah mengevakuasi staf diplomatik dan keluarga mereka.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:baratinvasirusiaUkraina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Yahya Cholil Staquf: NU-PDIP Bukan Sekadar Partner, Tapi Komponen Senyawa
Tulisan selanjutnya Innalillahi… Pendiri Hidayatullah Ustadz Hasan Ibrahim Wafat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Berita
30 Mei 2026 13:38
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?