Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

New Zealand Cabut Kewajiban Vaksinasi dan Longgarkan Aturan Covid-19

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 Maret 2022 18:53 6:53 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 23 Maret 2022 20:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–New Zealand akan secara signifikan melonggarkan pembatasan Covid-19 yang disebut Perdana Menteri Jacinda Ardern sebagai “awal baru bagi negara ini”.

Pelonggaran aturan Covid-19 antara lain menghapus penggunaan masker di luar ruangan dan tidak mewajibkan vaksinasi bagi pekerja di sejumlah sektor.

New Zealand sejak awal pandemi termasuk negara yang memberlakukan pembatasan sangat ketat.

Sejumlah aturan yang dinilai terlalu ketat telah menyulut kemarahan warga hingga ribuan orang menduduki lapangan di luar parlemen selama berpekan-pekan dan sebagian demonstrasi bahkan berubah menjadi kerusuhan.

Kewajiban vaksinasi khususnya, termasuk di antara beberapa keluhan utama para pengunjuk rasa, yang bertahan selama lebih dari tiga minggu pada bulan Februari di luar gedung parlemen.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Jajak pendapat publik juga menunjukkan semakin banyak warga yang tidak puas terhadap pemerintahan Ardern.

Di bawah aturan baru yang akan berlaku mulai 4 April, vaksinasi ganda tidak lagi diperlukan bagi orang yang bekerja di bidang pendidikan, kepolisian atau pertahanan keamanan.

Namun, karyawan di sektor-sektor seperti kesehatan, perawatan jompo, penjara dan staf pasukan perbatasan, masih perlu divaksinasi lengkap.

Dalam konferensi pers hari Rabu (23/3/2022) di Wellington, Arden berdalih bahwa keputusan untuk melonggarkan pembatasan bukan karena maraknya aksi protes, tetapi kasus yang disebabkan oleh varian Omicron berkurang, lansir BBC.

Negara itu mengalami gelombang besar infeksi sejak Omicron muncul, dengan hampir 21.000 kasus baru setiap hari.

Sekitar 95% warga Selandia Baru yang memenuhi syarat di atas usia 12 tahun telah mendapat setidaknya dua dosis vaksin Covid-19. 

Perdana menteri mengatakan sebagai akibat dari tingkat vaksinasi yang tinggi, pemerintah memperkirakan tidak akan terjadi lonjakan kasus setelah pembatasan dilonggarkan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:covid-19New ZealandVaksinasi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ukraina Kecewa ‘Israel’ Biarkan Rusia Serang Orang Yahudi 
Tulisan selanjutnya hukum percaya dukun Hukum Percaya pada Dukun dan Paranormal, Kufur!

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India

Berita
19 Oktober 2026 21:48
Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

Terbaru

  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?