Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Ramadhan

Pertama Kali dalam Sejarah, Time Square AS Dipergunakan Shalat Tarawih

Ahmad
Terakhir diupdate: 4 April 2022 14:22 2:22 pm
Ahmad
Dipublikasikan 4 April 2022 14:45
Bagikan
Untuk pertama kali dalam sejarah, Time Square di New York City AS dipergunakan sebagai tempat perhelatan shalat Tarawih oleh minoritas Muslim, ditengah merebaknya virus Islamophobia
Bagikan

Hidayatullah.com—Untuk pertama kali dalam sejarah, Time Square di New York City AS dipergunakan sebagai tempat perhelatan shalat Tarawih oleh minoritas Muslim, ditengah merebaknya virus Islamophobia.  Dalam peristiwa yang jarang terjadi, ratusan Muslim berkumpul dan shalat Tarawih menandai dimulainya bulan suci Ramadhan.

Penyelenggara acara mengatakan kepada media lokal bahwa Muslim yang tinggal di Amerika Serikat ingin merayakan Ramadhan di tempat simbolis di jantung Kota New York ini untuk menunjukkan kepada orang lain bahwa Islam adalah agama yang damai. Penyelenggara mengatakan hal ini karena selama ini ada kesalahpahaman tentang Islam. 

“Kami ingin menjelaskan agama kami kepada semua orang yang tidak tahu tentang apa… Islam adalah agama damai,” kata panitia dikutip Middle East Eye (MEE).

Teman2, kegiatan sholat tarawih semalam di Time Square itu hal biasa dlakukan di NY. Itu bagian dari religious freedom. Bkn karena kurang masjid. Ada 300-an masjid di kota NY. Tapi itu murni mengekspresikan eksistensi, sekaligus izzah (tdk malu/takut) sebagai Muslim di kota ini. pic.twitter.com/kfbqJGZfrq

— Imam Shamsi Ali (@ShamsiAli2) April 3, 2022

Penyelenggara acara –yang meminta disapa sebagai SQ– mengatakan kepada Middle East Eye bahwa ia berharap tontonan shalat berjamaah bias membantu non-Muslim belajar tentang Islam. Muslimin dan muslimat berkumpul di di situs terkenal dunia itu, membagikan 1.500 makanan kepada mereka yang menghadiri acara dari seluruh AS untuk menandai awal Ramadhan.

https://twitter.com/KhaledBeydoun/status/1510637758968172556?

Pro dan Kontra

Baca Juga

Makna Shalawat Allah dan Malaikat untuk Orang yang Menjalankan Sunnah Sahur
Inilah 7 Penyebab Orang Gagal dalam Bulan Ramadhan
Kisah Jenaka Bulan Puasa 10: Imam Tarawih Mati Kutu
Jubah 1.000 Dirham: Totalitas Tamim Ad-Dary Menjemput Lailatul Qadar
Kisah Jenaka Bulan Puasa 9: Ngabuburit Akhir Zaman

Sholat Tarawih diselenggarakan oleh ProjectZamZam.  Namun, beberapa Muslim New York menyuarakan keprihatinan atas acara yang diadakan di lokasi yang ramai, mengklaim bahwa tidak pantas untuk melakukan shalat di hadapan papan reklame raksasa yang sering menampilkan model berpakaian minim.

“Tarawih seharusnya menjadi bentuk ibadah yang intim. Saya tidak mengerti mengapa ini harus dilakukan di Times Square. Pernahkah Anda melihat papan reklame?,”  ujar Sabrina Jamil, warga  Queens, kepada MEE. 

Untuk pertama kali dalam sejarah, Time Square di New York City AS dipergunakan sebagai tempat perhelatan shalat Tarawih oleh minoritas Muslim, ditengah merebaknya virus Islamophobia

Sikap pro-kontra tidak hanya datang dari Amerika. Bahkan sampai pula ke Indonesia.

“Gini kok gak pengen dihujat? Udah dikasi masjid yang bagus, malah ganggu orang. Ntar kalo disentil, maen penggal,” ujar seorang buzzer politik Denny siregar melalui akun @Dennysiregar7.

“Bagi yang nyinyir orang ngaji di Malioboro atau public transportation, mungkin tambah “nasteung” lihat tarawih di Times Square, “ ujar nusasari di akun @cassierrabren.

“Shalat Tarawih di Time Square New York dianggap kejadian langka kerena muslim sebagai minoritas. Lain lagi kalau di negara mayoritas Muslim, aksi baca Al-Qur’an disepanjang Jalan Malioboro dikatain norak, HTI, Khilafaah, dll, “ sindir @Miss_warawiri.

Sementara itu, Imam Syamsi Ali, seorang warga Indonesia yang jadi imam di New York mengatakan, tradisi sholat tarawih di Time Square ada tradisi biasa tiap tahunan. Bukan karena kekuarangan masjid, sebagaimana dibicangkan netizen.

“Teman2, kegiatan sholat tarawih semalam di Time Square itu hal biasa dlakukan di NY. Itu bagian dari religious freedom. Bkn karena kurang masjid. Ada 300-an masjid di kota NY. Tapi itu murni mengekspresikan eksistensi, sekaligus izzah (tdk malu/takut) sebagai Muslim di kota ini,” pria asal Makassar ini melalui akun @ShamsiAli2.

“Ada dua foto yang saya posting di sini. Satu, acara tarawih semalam. Kebetulan saya tdk ikut karena kesibukan juga di masjid. Satu lagj Parade Islam yang Kebetulan saya yang pimpin sebelum Pandemi. Jadi ini biasa. Polisi membantu menutup jalan dan menjaga keamanan,” tambahnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ASshalat tarawihTime Square
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya tes antigen syarat perjalanan domestik Jelang Mudik Lebaran, Satgas Terbitkan Aturan Baru Syarat Perjalanan Domestik
Tulisan selanjutnya Muslim Amerika Merayakan Datangnya Ramadhan setelah 3 Tahun Pandemi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Inspirasi RamadhanRamadhan

Bulan Puasa Melatih Pola Hidup Sederhana

16 Maret 2026 05:00
BeritaInspirasi Ramadhan

Dapur Ramadhan Hammad: 500 Ifthar Harian Plus 50.000 Dirham Lebaran

15 Maret 2026 17:00
Ramadhan

Kisah Jenaka Bulan Puasa 8 : Saat Hitungan Sebulan Ramadhan Jadi 120 Hari

15 Maret 2026 11:30
KajianRamadhan

Selain yang Iktikaf, Siapa Saja yang Berpeluang Mendapat Lailatul Qadar?

15 Maret 2026 05:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?