Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
InternasionalKesehatan

WHO: 99 Persen Populasi Penduduk Dunia Menghirup Udara yang Tercemar

Ahmad
Terakhir diupdate: 5 April 2022 16:13 4:13 pm
Ahmad
Dipublikasikan 5 April 2022 16:30
Bagikan
99 persen penduduk dunia hirup udara kotor
Bagikan

Hidayatullah.com—Sekitar 99 persen populasi dunia menghirup udara yang mengandung terlalu banyak polutan, enurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Kondisi udara yang sangat tercemar juga menjadi penyebab jutaan kematian setiap tahun.

Berdasarkan data baru WHO, setiap sudut dunia menghadapi polusi udara dengan masalah yang lebih kritis di negara-negara miskin. “Hampir seluruh penduduk dunia atau 99 persen menghirup udara kotor yang melebihi batas kualitas udara yang ditetapkan WHO,” kutip lembaga itu dalam sebuah pernyataan.

“Situasinya tentu mengancam kesehatan penduduk dunia,” kata badan tersebut.

Dalam laporan empat tahun lalu, WHO menemukan bahwa lebih dari 90 persen populasi global terkena dampak polusi udara dan mengatakan telah memperketat batas kualitas udara. Tahun lalu, data Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menunjukkan jam malam dan pembatasan perjalanan yang disebabkan oleh pandemi Covid-19 membuat ‘udara lebih baik’ dalam jangka pendek.

Lebih dari 6.000 kota di 117 negara melakukan pemantauan kualitas udara, namun penduduk di negara-negara tersebut masih terpapar partikel halus dan nitrogen dioksida yang tidak sehat. Orang-orang di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah ditemukan paling terpapar udara tidak sehat.

Baca Juga

Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru
Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina

“Kekhawatiran tentang masalah ini menjadikannya penting untuk mempercepat transisi ke sistem energi yang lebih bersih dan lebih sehat,” kata Direktur Jenderal WHO Tedros Ghebreyesus.

“Harga bahan bakar fosil yang tinggi, ketahanan energi dan kebutuhan mendesak untuk mengatasi tantangan kesehatan, polusi udara dan perubahan iklim, membuat dunia perlu bergerak lebih cepat untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil,” katanya.

Data tersebut baru dirilis menjelang Hari Kesehatan Dunia yang akan diperingati pada 7 April mendatang, dengan tema “Planet kita, kesehatan kita”.

Sekitar 2.000 lebih kota dan pemukiman manusia sekarang mencatat data pemantauan tanah untuk partikel, PM10 dan/atau PM2.5, dibandingkan dengan data sebelumnya, menurut WHO. Kedua polutan tersebut terutama berasal dari aktivitas manusia yang terkait dengan pembakaran bahan bakar fosil.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:polutanudara kotorudara tecemarWHO
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ramadhan Ketiga: Peristiwa Meninggalnya Sayyidah Fathimah Az-Zahrah, Penghulu Perempuan di Surga
Tulisan selanjutnya Pemerintah Malaysia Melarang Penguasaha Hotel Mengiklankan Buffet Ramadhan Tanpa Sertifikat Halal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bom di terowongan tewaskan tentara Israel
Berita

Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Berita
1 Juni 2026 15:00
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

19 Januari 2025 17:25
Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?