Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Dunia akan Kehabisan Makanan pada Tahun 2050

Ahmad
Terakhir diupdate: 25 April 2022 14:40 2:40 pm
Ahmad
Dipublikasikan 25 April 2022 16:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Para ilmuwan memperingatkan bahwa dunia diprediksi akan kehabisan makanan dalam 27 tahun ke depan, lapor Daily Star. Berdasarkan kajian dan analisis, mereka menyatakan bahwa krisis pangan global diperkirakan akan terjadi dalam 27 tahun 251 hari lagi, sedangkan perhitungannya dimulai pada 24 April 2022.

Seorang sosiobiologis, Edward Wilson mengatakan, manusia membutuhkan dua planet Bumi untuk memenuhi kebutuhan pangan saat ini.  “Bumi memiliki kapasitas yang terbatas dalam menyediakan sumber makanan bagi manusia. Meskipun semua manusia mengubah pola makan mereka menjadi vegetarian, lahan pertanian di Bumi masih belum dapat memenuhi kebutuhan tersebut,” kutip Edward Wilson.

“Populasi dunia akan terlalu besar dibandingkan dengan pasokan makanan. Saat itu (2050), ada hampir 10 miliar orang di Bumi dengan permintaan pangan meningkat 70 persen dibandingkan tahun 2017,” katanya.

“Yang terjadi adalah sumber makanan di Bumi terbatas hanya untuk 10 miliar orang. Itu jumlah maksimalnya. Itu tidak berubah karena biosfernya konstan,” jelas Wilson.

Para ahli mengatakan jangka waktu tersebut didasarkan pada perbandingan tingkat asupan makanan saat ini yang sekarang berlebihan dan pertumbuhan populasi manusia di Bumi. Statistik menunjukkan bahwa manusia perlu memproduksi lebih banyak makanan dalam 40 tahun ke depan dibandingkan dengan produksi makanan selama 8.000 tahun terakhir.

Baca Juga

Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru
Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

“Tidak mungkin semua orang setuju untuk berhenti makan daging, jadi batas maksimum sebenarnya lebih rendah dari 10 miliar. Selanjutnya, asupan makanan yang berlebihan dan pemborosan makanan terjadi setiap hari.”

Misalnya, jika seluruh penduduk dunia memiliki pola makan yang sama dengan penduduk Amerika Serikat (AS), Bumi hanya bisa menyediakan makanan untuk 2,5 miliar orang. “Dunia dapat memberi makan populasi yang lebih besar jika manusia tidak makan daging karena energi yang dibutuhkan untuk memproduksi daging jauh lebih banyak daripada makanan lain. Misalnya, kita membutuhkan energi 75 kali lebih banyak untuk menghasilkan daging daripada jagung,” tambah Wilson.

Ilmuwan lain juga dengan suara bulat mendukung peringatan tersebut. Diantaranya adalah Profesor Julian Cribb yang menulis buku tentang prediksi krisis.  “Ini adalah krisis pangan global yang menurut saya tidak ada jalan keluarnya. Itu terjadi lebih cepat daripada perubahan iklim.”

“Kekurangan air, tanah dan energi termasuk peningkatan permintaan dari populasi manusia dan pertumbuhan ekonomi akan menciptakan krisis kekurangan pangan global sekitar tahun 2050. Potensi perang dunia berasal dari krisis pangan dan air di tahun-tahun mendatang,” katanya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:duniamakanan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Aktor Hollywood ‘‘The Hulk’’ Kutuk Serangan Zionis terhadap Rakyat Palestina di Masjid al-Aqsha
Tulisan selanjutnya partai mahasiswa indonesia Muncul Partai Mahasiswa Indonesia, BEM SI Tolak Tegas: Salahi Kodrat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Berita
2 Juni 2026 17:20
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Kesehatan

Studi: Setiap Batang Rokok Merampas 20 Menit Kehidupan Perokok

5 Januari 2025 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?