Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Niger akan Suntik Anak-anak dengan Vaksin Malaria Buatan GlaxoSmithKline

Ama Farah
Terakhir diupdate: 29 April 2022 19:22 7:22 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 29 April 2022 19:22
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Niger telah menyetujui pemberian vaksinasi malaria kepada anak-anak di bawah usia lima tahun dengan vaksin inovatif dari Inggris, kata Menteri Kesehatan kepada AFP.

Malaria membunuh 4.000 orang di negara miskin di kawasan Sahel itu pada tahun 2021, kebanyakan merupakan anak-anak.

“Pemerintah Niger telah memberikan lampu hijau untuk menggunakan… vaksin RTS,S/AS01 untuk anak-anak baru lahir hingga lima tahun,” kata Illiassou Mainassara Kamis malam (28/4/2022).

“Vaksin ini akan tiba di Niger dalam beberapa bulan mendatang, dan kami sudah mempersiapkannya,” imbuhnya.

Sebuah pernyataan kabinet mengatakan Niger adalah salah satu negara yang disetujui oleh World Health Organization (WHO) untuk melakukan vaksinasi anti-malaria.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pada bulan Oktober 2021, WHO merekomendasikan “penggunaan meluas” vaksin malaria pertama di dunia untuk anak-anak di Afrika sub-Sahara, setelah meninjau program percontohan yang dijalankan di Ghana, Kenya dan Malawi.

Vaksin RTS,S – yang dibuat oleh raksasa farmasi Inggris GlaxoSmithKline – diketahui sangat mengurangi kematian anak akibat terjangkit parasit Plasmodium falciparum, yang paling umum di Afrika.

Lebih dari satu juta anak di Ghana, Kenya dan Malawi kini telah menerima setidaknya satu dosis vaksin malaria tersebut, kata WHO pekan lalu.

Niger kehilangan 4.170 nyawa disebabkan malaria tahun lalu, dan mencatat empat juta kasus infeksi.

Koordinator nasional penanggulangan malaria Niger, Djermakoye Hadiza Jackou, mengatakan 50 persen kasus dan hampir 60 persen kematian di negara itu merupakan anak-anak balita.

Kombinasi vaksinasi dan upaya pencegahan seperti pemasangan kelambu anti-nyamuk diharapkan akan menurunkan jumlah kasus setidaknya 75 persen, katanya.

WHO memperkirakan bahwa 627.000 orang meninggal karena malaria di seluruh dunia pada tahun 2020, tahun terakhir yang angkanya tersedia, atau meningkat 12 persen dibandingkan 2019.

Sebanyak 95 persen dari total kasus dan 96 persen dari total kematian malaria terjadi di kawasan Sub-Sahara Afrika

Catatan menunjukkan penyakit ini sudah ada  dari zaman kuno, dengan gejala antara lain demam, sakit kepala dan nyeri otot, diikuti oleh siklus menggigil, demam dan berkeringat.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anak-anakGlaxoSmithKlineinggrisMalariaNigervaksinWHO
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Warga Muslim di Kawasan Kristen Amhara Diserang 3 Terbunuh
Tulisan selanjutnya Harga Minyak Naik Laba ExxonMobil Berlipat Ganda

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Berita
16 Oktober 2026 15:36
Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Kecam Serangan Bandara King Khalid Saudi, Dewan Dakwah: Tidak Dapat Dibenarkan
PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?