Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Syria Relief: Pemangkasan Dana Bantuan Inggris akan Menutup Ratusan Sekolah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 6 Mei 2022 20:34 8:34 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 5 Mei 2022 18:40
Bagikan
Anak-anak Yatim Suriah di pengusian yang kedinginan (Bulan Institute)
Bagikan

Hidayatullah.com– Pemangkasan terhadap dana bantuan Inggris akan mengakibatkan ratusan sekolah di Suriah, sementara 40.000 anak saat ini sudah tidak lagi bersekolah akibat kebijakan tersebut.

Dana bantuan dari Inggris untuk 133 sekolah yang dikelola Syria Relief akan berakhir pada 30 April ketika pemerintah “bergegas” melakukan pemotongan £4,2 miliar ($ 5,3 miliar) dari pengeluaran bantuan luar negeri, yang memangkas total komitmen Inggris dari 0,7 menjadi 0,5 persen dari pendapatan nasional bruto.

“Apabila dana tidak ditemukan untuk menutupi kekurangan tersebut, maka satu generasi anak Suriah di bagian utara akan terdepak dari sekolah,” kata Jessica Adams, kepala bidang komunikasi Syria Relief, kepada The Guardian.

Apabila anak-anak tidak bersekolah dikhawatirkan akan terjadi peningkatan kasus buruh anak, pernikahan anak di bawah umur, kehamilan dini, eksploitasi dan perdagangan anak, serta perekrutan anak ke dalam militer atau kelompok-kelompok bersenjata.

Syria Relief merupakan lbaga non-pemerintah penyedia sekolah terbesar di negara itu. Organisasi amal tersebut pernah mengoperasikan hingga 306 sekolah.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Namun, akibat donatur mengalihkan bantuannya ke Ukraina, Syria Relief sekarang hanya mengelola 24 sekolah untuk 3.600 anak.

Inggris memangkas 69 persen bantuan untuk Suriah.

“Jika sekolah-sekolah ini tutup, kami harus mengirim mereka ke sekolah yang meminta uang, tetapi kami tidak punya uang, bahkan untuk sewa rumah, jadi kami ingin sekolah tetap buka,” kata Abu Halid, yang anak-anaknya bersekolah di kamp pengungsian Mahmoodli di Suriah bagian utara, kepada The Guardian

Syria Relief mengatakan sekolah-sekolah di kamp sudah penuh sesak, kekurangan listrik atau pemanas. Sementara tingkat pekerja anak dan pernikahan dini yang sudah tinggi akan semakin tinggi akibat semakin banyak sekolah yang ditutup.

Joyce Msuya, asisten sekretaris jenderal di UN Office for the Coordination of Humanitarian Affairs, pekan lalu mengatakan kepada Dewan Keamanan PBB bahwa diperkirakan 14,6 juta warga Suriah membutuhkan bantuan kemanusiaan dan ada 2,4 juta anak putus sekolah di negara itu lapor The Guardian Kamis (5/5/2022).*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anakDana bantuaninggrisPBBsekolahsuriahSyria Relief
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tafsir Al-Quran: Empat Cara Menghadapi Kaum Yahudi
Tulisan selanjutnya Warga Kenya Minta Bantuan Pangeran William Selesaikan Kasus Perampasan Tanah Era Kolonial

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Kasus Hukum di BGN Harus Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola dan Integritas Pengelola

Berita
8 Juni 2026 17:20
MUI Kembali Dorong Undang-Undang Ketahanan Keluarga untuk Perkuat Fondasi Bangsa
Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
Penjajah ‘Israel’ Lancarkan Serangan di Berbagai Wilayah Gaza, 10 Orang Syahid
Pra Kongres Umat Islam VIII, MUI Gelar Halaqah Nasional Bahas Pesantren Aman dan Ramah Anak

Terbaru

  • Pasokan Avtur Saudi ke Eropa Melebihi Sebelum Penutupan Selat Hormuz
  • Vape Piu Piu Bikin Pengguna Seperti Zombie, Kata Kepolisian Malaysia
  • PHK Tembus 23 Ribu Pekerja, DPR Desak Penguatan Perlindungan dan Percepatan Penyerapan Tenaga Kerja
  • Pra Kongres Umat Islam VIII, MUI Gelar Halaqah Nasional Bahas Pesantren Aman dan Ramah Anak
  • Bersama DPR-DPD RI, MUI Gelar Hari Dialog Antar Peradaban Internasional, Dorong Perdamaian Global dari Indonesia
  • Kemendikdasmen Siapkan Kurikulum PAUD untuk Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun
  • MUI Kembali Dorong Undang-Undang Ketahanan Keluarga untuk Perkuat Fondasi Bangsa
  • Jenderal ‘Israel’ Naik Pangkat Usai Bunuh Anak Palestina, Kini Dipecat karena Skandal Moral
  • Haedar Nashir: Reformasi Pendidikan Harus Bertumpu pada Tradisi Ilmu dan Kebijakan yang Berkelanjutan
  • Timur Tengah Kian Memanas, Iran Tutup Wilayah Udara usai Serangan ke ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?