Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Penerapan Eksekusi Mati Naik di Tahun 2021 Seiring Pelonggaran Aturan Covid-19

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 Mei 2022 16:19 4:19 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 24 Mei 2022 16:14
Bagikan
Salah satu ruang eksekusi mat di Amerika Serikat.i
Bagikan

Hidayatullah.com– Penerapan eksekusi mati meningkat pada tahun 2021 seiring pelonggaran aturan pembatasan Covid-19, lapor Amnesty International. Meskipun demikian, ada tanda-tanda semakin banyak negara yang berpaling dari hukuman mati.

Eksekusi mati di seluruh dunia meningkat pada tahun 2021 dibandingkan dengan tahun sebelumnya, ungkap Amnesty International Hari Selasa (24/5/2022) dalam laporan tahunannya tentang hukuman mati.

LSM hak asasi manusia itu mengatakan di beberapa negara meningkatkan hukuman mati terjadi seiring dengan pelonggaran pembatasan Covid-19. 

Sebanyak 579 orang dieksekusi pada tahun 2021, menurut laporan itu. Angka itu naik 20% dibandingkan tahun sebelumnya, tetapi angka tersebut tidak mencakup setiap eksekusi di setiap negara.

Amnesty menyebutkan China, Vietnam dan Korea Utara  diketahui melakukan ribuan eksekusi, tetapi jumlah resminya kurang diketahui disebabkan negara-negara itu memberlakukan sensor yang ketat, kata Sekjen AI Agnes Callamard dalam sebuah pernyataan seperti dilansir DW Senin (23/5/2022).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Iran mengeksekusi setidaknya 314 orang, naik dari 246 pada tahun 2020, sementara Arab Saudi diketahui telah mengeksekusi 65 orang, lebih dari dua kali lipat totalnya pada tahun 2020.

Sekitar 42% dari eksekusi di Iran adalah karena pelanggaran narkoba, yang menurut Amnesty itu merupakan pelanggaran hukum internasional.

Terdapat pula peningkatan signifikan dalam eksekusi di Somalia, Sudan Selatan, Yaman, Belarusia, Jepang dan Uni Emirat Arab.

Kantor UN High Commissioner for Human Rights telah mengeluarkan resolusi yang mengatakan negara-negara harus mencadangkan hukuman mati untuk “kejahatan paling serius,” yaitu pembunuhan yang disengaja.

Amnesty mengkritik beberapa negara karena tampaknya menggunakan hukuman mati sebagai alat represi negara. 

Di Myanmar, hampir 90 orang dijatuhi hukuman mati dalam apa yang digambarkan Amnesty sebagai kampanye yang sengaja membidik pengunjuk rasa dan jurnalis.

Di Iran, 19% dari mereka yang dieksekusi berlatar belakang minoritas Baluch, etnis yang mencakup hanya 5% dari populasi.

Meskipun ada peningkatan dalam eksekusi, Amnesty mengatakan tren menjauhi hukuman mati terus berlanjut di sebagian besar dunia.

Jumlah yang dieksekusi di seluruh dunia pada tahun lalu, tidak termasuk China dan negara-negara yang tertutup lainnya, merupakan jumlah terendah kedua sejak 2010.

Delapan belas negara yang melakukan mengeksekusi narapidana pada tahun 2021, jumlah terendah sejak Amnesty mulai melakukan pencatatan. 

Sierra Leone dan Kazakhstan sama-sama mengesahkan undang-undang yang menghapus hukuman mati. Sementara di Amerika Serikat, Virginia menjadi negara bagian ke-23 yang menghapus hukuman mati.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amnesty Internationalchinaeksekusihukuman matiiranmyanmarVietnam
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya menteri keuangan afghanistan Dulu Menteri Keuangan Afghanistan, Kini Supir Taksi Online
Tulisan selanjutnya Prancis Konfirmasi 3 Kasus Pertama Cacar Monyet

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Berita
2 Juni 2026 21:41
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?