Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Amerika Tangkap Pria Iraq Terkait Rencana Pembunuhan George W Bush

Ama Farah
Terakhir diupdate: 26 Mei 2022 14:34 2:34 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 26 Mei 2022 14:32
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Dinas intelijen dalam negeri Amerika Serikat FBI mengklaim seorang pria Iraq, yang bermukim di negara bagian Ohio, berusaha menuntut balas atas korban nyawa dan kerusakan yang ditimbulkan invasi pasukan AS ke Iraq tahun 2003 pada masa pemerintahan George W Bush.

Departemen Kehakiman pada hari Selasa (24/5/2022) mengatakan seorang pria Iraq yang mencari suaka di AS telah merencanakan untuk membunuh mantan Presiden George W Bush, lansir DW. 

FBI mengajukan gugatan hukum di pengadilan federal di Columbus, Ohio, terhadap tersangka konspirator itu, yang ditangkap pada Selasa pagi. 

Pria berusia 52 tahun itu terancam hukuman hingga 30 tahun penjara dan denda $500.000 jika terbukti bersalah. 

Menurut FBI, pria yang tinggal di Columbus itu mengatakan kepada seorang informan FBI bahwa dirinya sedang berusaha menyelundupkan sedikitnya empat orang Iraq dari Meksiko ke AS untuk membantu melakukan pembunuhan tersebut.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pria itu mengatakan bahwa mereka ingin membunuh Bush karena dianggap bertanggung jawab atas pembunuhan banyak orang Iraq dan menghancurkan seluruh negara Iraq, menurut berkas gugatan yang dimasukkan FBI.

Pemerintahan Bush melancarkan invasi ke Iraq pada tahun 2003 dan menggulingkan pemerintahan Saddam Hussein dengan alasan pemerintah Baghdad memiliki senjata pemusnah massal, klaim yang kemudian terbukti merupakan rekaaan atau tuduhan palsu yang dibuat Washington dan sekutu Barat untuk membenarkan serangan ke Iraq.

FBI menuding pria Iraq tersebut memiliki kontak dengan kelompok ISIS alias IS alias Daesh.

Konon katanya, pria itu telah mengawasi lokasi-lokasi yang terkait dengan Bush di Dallas, Texas, tempat tinggal bekas presiden AS itu. Dia juga disebut mendiskusikan dengan seorang informan FBI cara untuk memperoleh senjata, seragam petugas sekuriti dan kendaraan yang akan dipakai dalam asasinasi itu. Namun, gugatan FBI itu mengatakan bahwa rencana itu tampaknya masih jauh dari terwujud.

Pria Iraq itu tiba di AS pada bulan September 2020 dengan visa kunjungan, lalu mengajukan suaka pada Maret 2021 setelah masa berlaku visa habis.

FBI mengerahkan sejumlah informan yang menjadi kaki-tangannya untuk mendekati pria Iraq itu sejak dia mengajukan suaka dan sampai bulan ini, menurut berkas yang diajukan ke pengadilan.

Pekan lalu, Bush salah ucap ketika berpidato di kantor politiknya di Dallas.

Ketika mengecam Presiden Vladimir Putin atas invasi pasukan Rusia ke Ukraina dia berkata, “… keputusan dari seorang pria untuk melancarkan invasi yang sepenuhnya tidak dapat dibenarkan dan brutal ke Iraq — maksud saya Ukraina.”

“Iraq, juga – ngomong-ngomong,” ujarnya sambil tertawa terkekeh-kekeh, sebelum menyalahkan keliru lidahnya pada usianya yang sudah uzur dengan berkata “75”.

Ucapan Bush itu kontan menuai kecaman dari para kritikus dan politisi, yang berpendapat bahwa itu tidak lucu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatasasinasiGeorge W BushinvasiiraqOhiosaddam husseinsenjata pembunuh massal
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemberontak komunis Filipina Duterte: Saya Bunuh Kriminal, Bukan Anak-anak dan Orang Tua
Tulisan selanjutnya DPR RI Komisi IV DPR Minta Hukum Pidana soal LGBT Diperjelas, Wamenkumham Kukuh RKUHP Netral Gender

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Berita
2 Juni 2026 21:41
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?