Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pustaka

Dinamisasi Aktual Pemikiran Islam

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 8 Juni 2022 12:16 12:16 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 Juni 2022 12:45
Bagikan
Bagikan

Oleh: Dr. Kholili Hasib

Hidayatullah.com | “Nafi, Isbat dan Kalam”, merupakan judul buku terbaru Assoc.Prof. Dr. Ugi Suharto. Kami lebih akrab dengan panggilan “Ustadz Ugi”. Buku ini diterbitkan oleh PIMPIN (Institut Pemikiran Islam dan Pembangunan Insan), Bandung dan Yayasan Bentala Tamaddun Nusantara, Yogyakarta.

Dr Ustadz Ugi merupakan tipologi sarjana Muslim yang menguasai banyak bidang keilmuan. Saat ini beliau dosen ekonomi di University of Buraimi, Oman.

Sebelumnya, Ugi berkelana ke berbagai negara Asia Tenggara, Timur Tengah dan Eropa, mengajar berbagai bidang ilmu. Setelah menyelesaikan program doktornya di ISTAC (International Institute of Islamic Thought and Civilizations)  di bawah bimbingan  Prof. Syed Muhammad Naquib al-Attas (Prof. Al-Attas), ustadz Ugi pernah mengajar Hadis di ISTAC.

Tahun 2008 Dr Ugi menjadi dosen di University College of Bahrain (UCB), kemudian pindah mengajar di Inggris, di Markfield Institute of Higher Education (MIHE). Kemudian kembali ke Bahrain, mengajar di Ahlia University dan Bahrain Institute of Banking and Finance (BIBF).

Baca Juga

Menuangkan Ide Melalui Novel: Telaah Karya Abbas Aqqad, Malek Bennabi dan Hamka
Telaah Buku Dr. Raghib As-Sirjani: Syi’ah dalam Timbangan Sejarah dan Aqidah
Dr. Abu Syahbah Menepis Badai Syubhat terhadap Sunnah Nabawiyah
Syekh Ahmad Yasin dan Firasat Kehancuran Israel Tahun 2027
Hadits Dha’if: Antara Penolakan Mutlak dan Apresiasi Bersyarat

Pengalaman internasional semakin memantapkan kematangan ilmu yang dikuasainya. Di sela-sela kesibukannya mengajar di berbagai negeri, Dr Ugi meluangkan waktu memberi pengkajian-pengkajian pemikiran Islam secara online kepada para sarjana, mahasiswa dan peminat pemikiran Islam di Indonesia.

Dalam berdiskusi dan memberi pelajaran, beliu selalu menjawab pertanyaan-pertanyaan dengan argumentasi yang sangat tertib, sederhana tapi mendalam, tidak panjang bertele-tele. Satu lagi ciri khas beliau, kehalusan bahasa dan kerapian menyusun argumentasi.

Beberapa tahun lalu,  pria kelahiran Ciamis, Jabar ini sempat membuka kelas terbatas mengkaji buku Prolegomena to the Metaphysics of Islam bab Intuition and Existence karya Prof Al-Attas melalui melalui aplikasi skype. Waktu itu belum begitu kenal aplikasi google meeting dan zoom meeting.

Saya beruntung diberi izin beliau mengikuti kajian ini hingga selesai. Sebelumnya, beliau memberi ruang diskusi tentang hadis melalui grup whatsapp.

Saat ini, pria berusia 56 tahun ini kembali membuka kelas dars (belajar, red) buku Prolegomena to the Metaphysics of Islam dimulai dari introduciton (pembukaan) diikuti oleh hampir dua ratus peserta dari Indonesia, dan Malaysia secara rutin setiap pekan.

Dr Ugi membaca kalimat perkalimat buku tersebut, menterjemahkan dan menerangkan maksudnya. Persis ngaji kitab kuning di pesantren-pesantren tradisional.

Hanya saja dars yang dibaca ini bahasa Inggris. Dars ini sangat penting bagi kita untuk mengenal secara detil pokok-pokok pemikiran Prof. Al-Attas. Agar kita tidak salah paham terhadap gagasan-gagasan besar dan ide-ide mendasar Prof. Al-Attas.

Memahami gagasan besar yang bersifat filosofis harus dari orang yang sangat dipercayai otoritatif. Gagasan besar Prof. Al-Attas tidak cukup dipahami hanya dengan membaca buku, tanpa mendapatkan syarahan dari sarjana yang dipercayai ahli maksud ide-ide besarnya. Kesalahan memahami sebuah pemikiran besar itu biasanya berangkat dari kemalasan untuk belajar kepada orang yang otoritatif. Mencukupkan dengan membaca artikel di internet itu bisa mengelirukan.

Dr Ugi pernah beberapa kali menyatakan, pemikiran Prof. Al-Attas ini pemikiran masa depan umat Islam.

Saya selalu mengingat-ingat pernyataan ini.

Suatu saat mungkin kita akan temukan lagi banyak lagi faidah-faidah untuk merespon perkembangan pemikiran Islam saat ini. Dalam bukunya,  ditulis satu judul tentang buku Prolegomena to the Metaphysics of Islam.

Tulisan ini bertujuan menjelaskan kembali dasar-dasar penting dalam pandangan hidup Islam atau yang disebutnya the worldview of Islam. Karena pada hari ini, dasar-dasar ini telah dicemari oleh pandangan hidup Barat sekular (Western secular worldview).

“Buku ini ingin mengetengahkan kembali beberapa aspek apa yang Islam istbatkan dan dipegang teguh oleh para ulama kaum Muslimin serta umatnya. Buku ini juga ingin mengutarakan apa yang Islam nafikan dari beberapa isu yang timbul dalam pemikiran sebagian kaum Muslimin yang berasal dari pandangan hidup di luar Islam. Buku ini juga menampilkan beberapa diskusi dan perdebatan serta wawancara penulis dengan lawan dan kawan bicara. Oleh itu maka dibuatlah judul buku ini sebagai “Nafi, Isbat dan Kalam – Bunga Rampai Postulat Pemikiran Islam” (hal.xiv).

Maksudnya, dalam pemikiran Islam setidaknya terdapat tiga dinamika aktivitas; mengisbat, menafikan dan berkalam.  Konsep-konsep dan pemikiran yang telah dipegang teguh oleh para ulama, menjadi tradisi para sarjana Muslim dan atau telah menjadi ijma’ perlu diperkukuh oleh kaum Muslimin. Pemikiran yang abash yang harus diikuti umat Islam. Itulah isbat.

Adapun konsep atau pemikiran yang keluar dari pegangan para ulama, bukan tradisi sarjana Muslim tetapi tradisi “asing” dan yang bertabrakan dengan konsep yang sudah isbat, maka harus dinafikan. Menafikan berarti mengeluarkan pemikiran-pemikiran yang tidak compatible dalam tradisi keilmuan Islam.

Berkalam maksudnya menjawab isu-isu dalam bentuk diskusi lisan atau tulisan terhadap pemikiran-pemikiran yang tidak berdasar pada pandangan hidup Islam.

etiga ini, isbat, nafi dan kalam jika diamalkan maka pemikiran Islam menjadi dinamis. Sejauh ini, pemikiran Islam masih bisa bertahan di tengah  invasi dan internalisasi worldview Barat sekular.

Namun, dari topik-topik yang ditulis olehnya dalam buku ini yang berkisar tentang; sekularisme, pluralisme, hermenutika, peradaban, epistemologi, dan sejarah periwayatan hadis setidaknya pembahasan di sepanjang bunga rampai ini menyentuh tema yang langgeng dalam pemikiran Islam, baik dalam rangka menafikan, mengisbatkan, atau berkalam (berdialog) dengan persoalan yang lebih khusus di dalam dunia keilmuan Islam.

Kesimpulan bunga rampai buku ini adalah; memperkukuh worldview Islam adalah modal dan pedoman bagi seorang sarjana Muslim zaman ini untuk terlibat di dalam persoalan intelektual yang dinamis yang dihadapinya. Wallahu a’lam bisshawab.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:isbatkalampemikiran IslamUgi Suharto
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tanggapi Kelompok Khilafatul Muslimin, Said Aqil: Yang Mempermasalahkan Pancasila, Silakan ke Afghanistan
Tulisan selanjutnya Orang Shalih Dijaga Allah hingga Tujuh Turunannya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Pustaka

Jalan Mudah Menuju Bahagia

20 Februari 2026 16:15
Pustaka

Perjuangan KH Ahmad Dahlan: Membendung Arus Gerakan Kristenisasi dan Freemasonry

23 Juni 2025 13:39
Pustaka

Cahaya Islam di Timor Timur

13 Juni 2024 16:01
ArtikelPustaka

Mengenal Aliran Teologi Syi’ah, Sebuah Pengantar

13 Januari 2024 11:32
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?