Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Lebih dari 300.000 Orang telah Tewas Akibat Perang di Suriah

Ahmad
Terakhir diupdate: 30 Juni 2022 07:16 7:16 am
Ahmad
Dipublikasikan 30 Juni 2022 08:15
Bagikan
Sebuah Rumah Sakit hancur setelah Rezim Bashar al Assad melakukan serangan udara di Ghouta Timur Suriah, 21 Februari 2018
Bagikan

Hidayatullah.com—Kantor hak asasi manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengungkapkan, 306.887 warga sipil tewas selama perang Suriah sejak Maret 2011.  Konflik Suriah bermula dari protes damai terhadap pemerintahan Presiden Bashar al-Assad pada Maret 2011 namun keinginan reformasi ini justru dihadapi Bashar dengan senjata.

Kekerasan dan krisis kemanusiaan berlanjut dengan jutaan orang masih kehilangan tempat tinggal di dalam perbatasan Suriah. 

Korban tewas terbaru berdasarkan delapan sumber informasi dan mencakup 10 tahun pertama perang Suriah hingga Maret 2021 rata-rata 83 kematian per hari dengan 18 di antaranya anak-anak.

“Angka kematian warga sipil selama 10 tahun terakhir mewakili 1,5 persen dari total populasi Republik Arab Suriah pada awal konflik,” laporan Dewan Hak Asasi Manusia PBB di Jenewa seperti dikutip Reuters.  “Ini menimbulkan keprihatinan serius tentang kegagalan pihak-pihak dalam konflik untuk menghormati kemanusiaan internasional, norma-norma hukum tentang perlindungan warga sipil,” menurut laporan itu.

Namun perkiraan itu dianggap mewakili ‘hanya sebagian kecil dari semua kematian’, kata laporan itu. Ini karena hanya mencakup mereka yang meninggal akibat perang langsung dan bukan kematian tidak langsung karena kurangnya perawatan kesehatan atau akses ke makanan dan air dan bahkan tidak termasuk kematian non-sipil.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Laporan PBB bersama dengan pernyataan tersebut menunjukkan bahwa penyebab utama kematian warga sipil adalah dari apa yang disebut ‘berbagai senjata’ (35,1 persen) yang termasuk pertempuran, penyergapan dan genosida.  Penyebab kematian kedua adalah karena senjata berat (23,3 persen).

PBB tahun lalu mengatakan setidaknya 350.209 orang telah tewas di Suriah sejauh ini. Namun, Francesca Marotta, yang bertanggung jawab atas metodologi di kantor hak asasi manusia PBB menjelaskan pada hari Selasa bahwa angka tersebut juga termasuk non-sipil.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bashar al-AsaadKonflik SuriahPerang Suriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menjadi Pendidik yang Humanis
Tulisan selanjutnya muhammadiyah covid-19 berpuasa Perbedaan Hari Raya Idul Adha, Muhammadiyah Usulkan Kalender Hijriyah Global

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

Berita
31 Agustus 2026 20:47
‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?