Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Mengendalikan Nafsu Binal

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 15 Juli 2022 08:46 8:46 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 Juli 2022 09:10
Bagikan
Bagikan

Nafsu tidak bisa disalahkan, hanya saja nafsu terkadang tidak pada tempatnya, karena itu tugas kita mengendalikan nasfsu dan syahwat

Hidayatullah.com | SUNGGUH mengerikan membaca beberapa berita akhir-akhir ini. Setiap hari disuguhi berita tentang pelecehan seksual, pencabulan, perzinahan, perselingkuhan, percintaan, kumpul kebo dan kalimat-kalimat lainnya yang mengarah pada pertemuan dua alat kelamin.

Alat kelamin yang tidak bergerak sendiri, atau masuk dengan sendirinya. Ia hanya bias digerakkan oleh seseorang yang masih punya nafas.

Miris, pelecehan atau pencabulan tidak hanya di lorong-lorong, atau di gang-gang, atau di kebun-kebun, tapi ia juga berada di beberapa lembaga yang disakralkan. Ngeri!

Mengapa bisa terjadi? Karena urusan nafsu tidak pernah mengenal ras, suku, agama, dan golongan.

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

Ia benar-benar buta, tergantung siapa yang mengendalikannya. Kalau ia mampu mengendalikannya, maka akan mampu lepas dari perangkap kelezatan sesaat itu. Itu pun kalau merasakan kelezatan.

Nafsu kok disalahkan? Tidak, nafsu itu tidak salah, hanya saja terkadang tidak pada tempatnya. Kalau tempatnya benar, maka semakin bernafsu/bersyahwat, semakin dianjurkan. Bahkan, kalau tidak bernafsu bisa mendatangkan ketidakharmonisan.

Maksudnya begini. Nafsu seksual itu akan terus membuncah pada siapa pun saja, yang masih punya rasa pada lawan jenis. Baik pada seorang laki-laki, atau pada seorang perempuan.

Bahkan hewan pun sama, walau ia mungkin bukan nafsu, tapi gharizah hewaniyah. Ia akan terus ada, dan mengalir dalam diri manusia.

Bagaimana agar nafsu dapat dikendalikan? Bagaimana ya, tidak ada yang pintar kalau sudah berurusan dengan yang satu ini, tetapi apakah mau atau tidak.

Ada kata-kata yang dulu sering saya dengar, “Idza qama dzakar, faamiya al-bashar, apabila kemaluan sudah berdiri tegak, maka buta segala mata”. Pertanyaan selanjutnya, bagaimana agar ia tidak berdiri sembarangan, atau bukan pada saatnya berdiri?. Berat juga menjawabnya.

Karena itu menarik apa yang disabdakan oleh Rasulullah ﷺ,

النَّظْرَةُ سَهْمٌ مَسْمُوْمٌ مِنْ سِهَامِ إِبْلِيْسَ، فَمَنْ غَضَّ بَصَرَهُ عَنْ مَحَاسِنِ امْرَأَةٍ لله أَوْرَثَ الله قَلْبَهُ حَلاَوَةً إِلىَ يَوْمِ يَلْقَاهُ

“Pandangan merupakan anak panah beracun dari anak-anak panah iblis. Maka barang siapa yang menahan pandangannya dari kecantikan seorang wanita karena Allah, niscaya Allah akan mewariskan rasa manis dalam hatinya sampai hari pertemuan dengan-Nya.” (HR: Al-Hakim dalam Al-Mustadrak).

Mengapa pandangan? Karena ia termasuk bagian dari sumber terjadinya berbagai perzinahan dan pencabulan. Seandainya seseorang tidak dapat melihat, atau ia dapat menjaga pandangannya, maka akan selamat.

Rasulullah ﷺ memberikan gambaran, bahwa pandangan seseorang laksana panah yang beracun. Mengapa panah? Karena, bila ia sudah masuk ke tubuh seseorang tidak hanya melukai dan menusuk, tetapi ujungnya akan sulit dilepas, berbeda dengan pedang, keris, dan beberapa senjata lainnya yang tidak punya cantolan.

Tidak hanya itu, panah yang punya racun, racun yang akan menjalar ke sekujur tubuh, hati, pikiran, perut, tangan, kaki, dan kemaluan. Dan dari pandangan itulah kemaluan digerakkan, dan tidak hanya kemaluan, semuanya digerakkan.

Dan yang menarik sebagaimana dalam Firman Allah:

قُل لِّلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا۟ مِنْ أَبْصَٰرِهِمْ وَيَحْفَظُوا۟ فُرُوجَهُمْ ۚ ذَٰلِكَ أَزْكَىٰ لَهُمْ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ خَبِيرٌۢ بِمَا يَصْنَعُونَ(30)

“Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.” (QS: An-Nur [24]: 30).

Pandangan didahulukan dari kemaluan, mengapa? Karena dari pandanganlah, kemaluan itu ia digerakkan.

Bagaimana cara menjaga pandangan? Wah, ini butuh diskusi lebih panjang.

Yang jelas bukan memejamkan mata secara keseluruhan, nanti takutnya kebentur tembok, atau jatuh ketika berjalan. Intinya menjaga. Dan ini butuh perangkat lainnya, agar pandangan tidak bebas untuk melihat sesuatu yang tidak halal untuk dipandang. Seperti puasa, istighfar, dan lainnya. Berat memang, memang berat. Ya Allah, jagalah kami.*/Dr, Halimi Zuhdy, penulis berdoa pada Allah, agar setiap pandangan dijaga olehNya, dan berharap terjaga dari pandangan yang selalu tidak terkendali.

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:hawa nafsumengendalikan nafunasfu syahwat
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Presiden AS: Solusi Dua Negara Tidak Ada di Cakrawala
Tulisan selanjutnya Khutbah Jumat: Berkumpul dengan Orang-orang Shaleh

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Berita
31 Mei 2026 19:39
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?