Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Hancur Akibat Perang Kota Hajar al-Aswad Jadi Lokasi Syuting Film Jackie Chan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 17 Juli 2022 16:17 4:17 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 17 Juli 2022 16:17
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Menjadi kota hantu sejak operasi pembersihan kelompok Muslim bersenjata pada 2018, Hajar al-Aswad di dekat ibu kota Suriah kembali hidup karena menjadi lokasi syuting film yang diproduksi oleh Jackie Chan.

“Home Operation” terinspirasi dari evakuasi tahun 2015 oleh China dan sejumlah negara lain yang memulangkan warga mereka dari Yaman yang dilanda perang saudara.

Oleh karena saat ini kondisi Yaman masih belum kondusif dan terlalu berbahaya untuk pengambilan gambar, mereka memutuskan untuk syuting film di Suriah.

Hari Kamis (14/7/2022), Hajar al-Aswad dipenuhi oleh kru dan aktor berpakaian ala Yaman, serta pemain-pemain figuran Suriah berseragam dan kru flim China yang mengenakan kaos polo putih.

Jackie Chan adalah produser utama film tersebut. Meskipun demikian, dia sendiri tidak ada rencana untuk mengunjungi Suriah, lansir AFP.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Film tersebut, yang juga dibiayai oleh sebuah perusahaan Uni Emirat Arab, diharapkan menjadi film laris yang menyanjung peran heroik otoritas China saat mengevakuasi warganya dari wilayah konflik.

Berbicara kepada awak media ketika krunya memasang peralatan mereka dan tank-tank mengambil posisi sebelum pengambilan gambar, sutradara Yinxi Song mengkonfirmasi adanya unsur propaganda dalam film tersebut.

“Film itu mengambil perspektif dari para diplomat yang merupakan anggota Partai Komunis, yang berani menerjang hujan peluru di negara yang sedang dilanda peperangan dan membawa semua kompatriot China-nya ke sebuah kapal perang negaranya tanpa cedera,” paparnya.

Tahun 2015, kapal perang Angkatan Laut China yang sedang melakukan patroli anti-bajak laut memutar kemudi dan berlayar ke Yaman untuk mengevakuasi apa yang yang kala itu disebut oleh pejabat China ratusan orang dari 10 negara berbeda yang terperangkap di wilayah konflik.

Operasi yang sukses itu disebut-sebut oleh Beijing pada saat itu sebagai momen yang membanggakan bagi angkatan lautnya, bukti prinsip-prinsip kemanusiaannya dan jangkauan globalnya yang terus berkembang.

Dubes China, satu dari segelintir negara yang tetap menjalin baik hubungan dengan rezim Suriah Bashar al-Assad selama perang, tampak hadir dalam syuting perdana di Suriah. Pengambilan gambar dijadwalkan akan berlangsung selama beberapa hari.

Spanduk berwarna merah berisi tulisan dalam tiga bahasa dibentangkan dalam seremoni kecil pembukaan syuting film tersebut. Sebuah spanduk lain yang bertuliskan “Peace & Love” dipasang di bagian depan sebuah tank.

Hajar al-Aswad, dulunya adalah pinggiran kota Damaskus yang padat penduduknya yang terletak di sebelah kamp pengungsi Palestina di Yarmuk.

Kedua daerah itu menjadi titik panas perang saudara di Suriah yang pecah pada 2011, dan kemudian sempat sebagiannya dikuasai oleh pasukan ISIS.

Mei 2018, pasukan pro-rezim Assad merebut kembali wilayah tersebut.

Akan tetapi, sampai sekarang hampir seluruh Hajar al-Aswad masih rata dengan tanah, menjadi kota hantu.

Hanya segelintir penduduk telah kembali ke bagian Hajar al-Aswad yang paling tidak rusak, meninggalkan sisanya sama sekali tidak berpenghuni.

“Daerah yang dilanda perang di Suriah telah berubah menjadi studio film. Daerah ini menarik produser film,” kata sutradara Rawad Shahin, yang merupakan bagian dari kru Home Operation di Suriah.

“Membangun studio yang mirip dengan kawasan ini sangat mahal, sehingga kawasan ini termasuk studio berbiaya rendah,” ujarnya.

Tim produksi mengatakan berencana untuk menggunakan beberapa lokasi lain di Suriah untuk syuting, di mana produksi film Iran dan Rusia, keduanya sekutu Assad, juga dilakuan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:chinafilmHajar al-AswadJackie Chansuriahyaman
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Iran Jatuhkan Sanksi Atas 61 WN Amerika Serikat Termasuk Mike Pompeo dan John Bolton
Tulisan selanjutnya Membawa Bahan Peledak Pesawat Kargo Ukraina Tujuan Bangladesh Jatuh di Yunani

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Berita
4 Juni 2026 14:01
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?