Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
None

Arab Saudi Sebut Membuka Wilayah Udara untuk ‘Israel’ Bukanlah Normalisasi

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 1 Agustus 2022 11:08 11:08 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 1 Agustus 2022 11:11
Bagikan
Pesawat Israel tiba dan disambut di UEA
Bagikan

Hidayatullah.com — Arab Saudi mengatakan keputusan membuka wilayah udara untuk zionis ‘Israel’ bukan awal dari normalisasi, lansir The New Arab (29/07/2022).

Pekan lalu, Riyadh mengumumkan mereka telah membuka wilayah udaranya untuk semua maskapai sipil, termasuk penerbangan dari dan ke ‘Israel’ setelah kunjungan presiden AS Joe Biden.

Langkah itu dilakukan setelah para pejabat ‘Israel’ terus-menerus meminta agar maskapai mereka dapat terbang di atas wilayah Saudi dengan tujuan Asia.

Keputusan Saudi kemudian memicu kemarahan dunia Arab, dengan banyak orang yang menyebut bahwa kerajaan akan segera menormalkan hubungan dengan zionis ‘Israel’ setelah UEA, Bahrain dan Maroko.

Kuasa Usaha dalam delegasi tetap Saudi untuk PBB, Muhammad Al-Ateeq, mengatakan pada hari Kamis bahwa kebijakan baru tersebut tidak mengubah kebijakan resmi Riyadh tentang Palestina.

Baca Juga

Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah
Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

Arab Saudi berdalih keputusan untuk mengizinkan penggunaan wilayah udara untuk semua maskapai penerbangan murni terkait dengan kewajiban internasional.

“Arab Saudi menekankan pentingnya perdamaian yang komprehensif dan abadi di Timur Tengah sebagai pilihan strategis untuk mengakhiri salah satu konflik sejarah terpanjang dan paling kompleks di dunia kontemporer, berdasarkan solusi dua negara dan per perjanjian internasional,” kata Al-Ateeq.

Dijuluki Kesepakatan Abraham, kesepakatan normalisasi ‘Israel’ dengan tiga negara Arab pada tahun 2020 dikecam oleh Palestina sebagai pengkhianatan terhadap perjuangan mereka, sementara ‘Israel’ terus menduduki Tepi Barat dan mengepung Jalur Gaza.

Jajak pendapat menunjukkan bahwa mayoritas responden di dunia Arab menentang kesepakatan normalisasi.

Israel sebelumnya menandatangani kesepakatan damai dengan Mesir pada 1979 dan Yordania pada 1994.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Abraham Accordisrael arab saudiisrael palestinakesepakatan abrahamnormalisasiwilayah udara arab saudi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kemendikbud Terbitkan Edaran Setop Sementara PTM, Antisipasi Covid-19 Melonjak
Tulisan selanjutnya Muhammadiyah Desak Polisi Transparan dalam Pengusutan Kasus Penyelewengan Dana ACT

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Berita
30 Mei 2026 13:38
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
None

AS Kerahkan Kapal Induk ke Dekat Iran, Trump: Untuk Berjaga-Jaga

23 Januari 2026 09:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?