Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ulama Taliban Syeikh Rahimullah Haqqani Terbunuh Akibat Ledakan, ISIS Mengaku Bertanggung Jawab

Ahmad
Terakhir diupdate: 13 Agustus 2022 17:19 5:19 pm
Ahmad
Dipublikasikan 13 Agustus 2022 17:30
Bagikan
Syeikh Rahimullah Haqqani, terbunuh dalam serangan di sebuah madrasah di Kabul
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang ulama terkemuka Taliban, Syeikh Rahimullah Haqqani, terbunuh dalam serangan di sebuah madrasah di Kabul, saat penyerang meledakkan bahan peledak yang disembunyikan di kaki palsu.  Rahimullah Haqqani, meninggal pada Kamis, menurut seorang pejabat intelijen, menurut kantor berita Reuters.

Abdul Rahman, kepala intelijen untuk distrik di ibukota Afghanistan, tempat ledakan itu terjadi, membenarkan kematian tersebut. Rahimullah Haqqani adalah seorang ulama terkemuka dalam pemerintahan Imarah Islam Afghanistan.

“Dengan sangat sedih diberitahu bahwa ulama terhormat (Syeikh Rahimullah Haqqani, red) menjadi syahid dalam serangan pengecut oleh musuh,” kata Bilal Karimi, juru bicara pemerintahan Imarah Islam Afghanistan, hari Kamis.

DAESH (dikenal sebagai ISIL/ ISIS) mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. Reuters, mengutip empat sumber Taliban, mengatakan penyerang – yang tidak memiliki kaki – menyembunyikan bahan peledak di kaki palsu yang terbuat dari plastik.

“Kami sedang menyelidiki siapa … orang ini dan siapa yang membawanya ke tempat penting ini untuk memasuki kantor pribadi Syeikh Rahimullah Haqqani,” kata seorang pejabat senior Taliban di kementerian dalam negeri dikutip TRTWorld.  “Ini adalah kerugian yang sangat besar bagi Imarah Islam Afghanistan,” tambah mereka, merujuk pada nama kelompok itu untuk administrasinya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Taliban mengatakan mereka telah memulihkan keamanan sejak mereka mengambil alih ketika pasukan asing mundur hampir setahun yang lalu.  Namun, serangan reguler, banyak dari mereka diklaim oleh Daesh, telah terjadi dalam beberapa bulan terakhir, sering menargetkan agama dan etnis minoritas serta para pemimpin Taliban.

Haqqani telah selamat dari dua serangan sebelumnya termasuk ledakan di Peshawar pada Oktober 2020 yang juga dilakukan oleh ISIS, yang menewaskan sedikitnya tujuh orang. Penyerangan terhadap dirinya terjadi saat ia mengajar di sebuah madrasah di Peshawar.

Kala itu, seorang pembom bunuh diri masuk ke kelasnya dan meledakkan dirinya, menewaskan 10 anak laki-laki.  Haqqani adalah pendukung pemerintah Imarah Islam Afghanistan dan kritikus vokal terhadap ISIS Cabang Khorasan (IS-K), cabang regional ISIL yang beroperasi di Afghanistan dan menentang Taliban.

Dia memiliki banyak pengikut di timur Afghanistan, wilayah asalnya. Haqqani dikenal karena pendapatnya yang berani — misalnya, ia menentang ideologi dominan di kawasan itu, salafisme, yang banyak diikuti, antara lain, anggota ISIS.

Ada laporan yang belum dikonfirmasi bahwa serangan itu terjadi di daerah yang disebut Shash Darak. Ini adalah bagian dari Zona Hijau di Kabul. Tempat itu dijaga ketat dan juga memiliki dinding tahan ledakan.

Taliban memeriksa semua orang yang masuk dan keluar dengan bantuan instalasi keamanan yang sensitif. Serangan fatal di benteng yang seharusnya bisa menjadi pukulan besar bagi keamanan di Kabul.

Sejak pengambilalihan tahun lalu, kemampuan Taliban untuk menjaga hukum dan ketertiban di negara itu dipertanyakan. Dalam beberapa bulan terakhir saja, serangan terhadap pemimpin Taliban, pejuang dan etnis minoritas seperti Hazara Syiah telah meningkat pesat.

Afghanistan telah menyaksikan lebih dari 120 korban akibat beberapa ledakan di seluruh negeri. Angka ini diungkapkan oleh Misi Bantuan PBB di Afghanistan dalam sebuah ciutan, pekan lalu. Haqqani menjadi berita karena mengeluarkan “fatwa” (ketetapan teologis) untuk mendukung pendidikan perempuan, masalah yang sangat memecah belah di Afghanistan.

Dalam sebuah wawancara dengan BBC Secunder Kermani awal tahun ini, ulama tersebut menyatakan bahwa perempuan Afghanistan harus diberi akses ke pendidikan karena hukum syariah tidak mencegahnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ISISSyeikh Rahimullah HaqqaniTalibanUlama Taliban
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya BMH Luncurkan Sumur Bor untuk Pondok Pesantren di Konawe Utara
Tulisan selanjutnya Tragedi Nasional Tentara Australia Banyak yang Bunuh Diri

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?