Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Ragam

Saat Anak-anak Selalu Ada ‘Tamu’ di Rumah

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 18 Juni 2014 21:18 9:18 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 18 Juni 2014 21:18
Bagikan
Bagikan

ANAK-anak masa kini hidup di dunia digital selain di dunia nyata, lewat chatting atau ngobrol dengan teman-teman mereka di Xbox Live, FaceTime, atau melihat profil di Instagram.

Akhir-akhir ini sepertinya selalu ada tamu dunia maya di rumah kita.

Cara hidup mereka berbeda secara mendasar dibandingkan generasi sebelumnya saat mereka berumur delapan atau 10 tahun.

Mereka adalah generasi pertama yang kebingungan jika tidak ada reaksi saat mereka menyentuh layar.

Dan hal pertama yang mereka katakan saat mainan mereka rusak adalah, “Jangan khawatir, kita bisa mengunduh yang baru”.

Baca Juga

Abu Ubaidah Peringatan Setahun Perang Gaza
Siapa Abu Ubaidah, Sosok Misterius yang Jadi Simbol Perlawanan Palestina?
Toko Buku Tertua di London Berjuang Melawan Waktu
Mengapa Umat Muslim Tidak Boleh Memiliki Bom Atom?
Di Balik Janji Kemakmuran dan “Bisnis Ayat-Ayat Suci”
Tinta Penyesalan: Ketika Tato jadi Beban Seumur Hidup

Penulis buku Menjadi Besar Secara Digital, Don Tapscott, sudah cukup lama mengkaji tentang perbedaan generasi yang lahir di zaman komputer.

Perbedaan otak

“Otak mereka sebenarnya berbeda,” jelas Tapscott, seperti dilaporkan BBC, Rabu (18/06/2014). Ia berpendapat otak ditentukan oleh cara kita menggunakannya.

“Generasi kami besar dengan menonton televisi –kami penerima pasif. Anak-anak saat ini pulang ke rumah dan menghidupkan telepon genggamnya, mereka mendengarkan MP3, chatting dengan teman, dan memainkan video games. Mereka melakukan semua hal ini pada saat bersamaan.”

Asosiasi Guru dan Pengajar meminta petunjuk pemerintah tentang waktu yang dipakai anak menggunakan peralatan yang terkait dengan internet.

Direktur asosiasi ini Mark Langhammer mengatakan, “Kami menerima sejumlah laporan tentang anak-anak yang sangat muda masuk sekolah benar-benar tidak bisa bergaul karena terlalu lama menggunakan permainan digital dan media sosial”.

Tetapi Tapscott mengatakan, kita perlu berhenti melihat internet sebagai hal yang buruk.

Dia mengatakan, “Mereka adalah generasi yang paling pintar selama ini.”*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:internet
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya ‘Kami Hidup dalam Ketidakpastian Hanya Karena Kami Muslim’
Tulisan selanjutnya Penurunan Tekanan Darah Tidak Kurangi Risiko Masalah Jantung

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

buzzer muhammadiyah
Ragam

Industri Buzzer Sudah jadi Lahan Bisnis Politik di Indonesia

28 Agustus 2025 10:23
Ragam

Logika Muhammad Ali: “Mengapa Tarzan Berkulit Putih?”

23 Agustus 2025 17:22
Enam Hal yang Bisa Dilakukan untuk Baitul Maqdis Masjidil Aqsha
Ragam

Enam Hal yang Bisa Dilakukan untuk Baitul Maqdis

17 Agustus 2025 18:29
Ragam

“Cracka”: Remaja Peretas CIA dan Bela Palestina

11 Agustus 2025 16:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?