Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kekurangan Tenaga Kerja Australia Butuh Ribuan Imigran Permanen

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 September 2022 18:43 6:43 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 3 September 2022 18:43
Bagikan
Kue lamington khas Australia.
Bagikan

Hidayatullah.com– Australia menaikkan batas atas migrasi permanen untuk pertama kalinya kutun satu dekade guna membantu mengisi kekurangan tenaga kerja.

Tahun fiskal kali ini sebanyak 195.000 migran akan diberi izin menetap fan bekerja, naik sebanyak 35.000 dari periode sebelumnya, lansir BBC Jumat (2/9/2022).

Kebijakan perbatasan yang ketat selama pandemi Covid-19 membuat banyak sektor kekurangan karyawan.

Para pekerja dari berbagai negara seperti China, India dan Inggris – tiga negara sumber pekerja migran terbanyak Australia – diperlukan untuk mengisi pekerjaan yang masih lowong, kata pemerintah.

Saat ini ada lebih dari 480.000 lowongan pekerjaan di seluruh penjuru Australia. Namun, dengan tingkat pengangguran saat ini yang terendah kurun 50 tahun, para pemilik usaha sulit mendapatkan karyawan yang diperlukan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Industri ramah-tamah, sektor kesehatan, pertanian dan industri yang membutuhkan tenaga terampil paling parah terdampak.

Kekurangan karyawan telah menyebabkan bandara-bandara di Australia kacau, buah membusuk di pohon karena tidak segera dipanen, rumah sakit kelabakan menangani pasien, menurut paparan dalam konferensi ketenagakerjaan di Canberra pekan ini.

“Fokus kita selalu mengutamakan tenga kerja orang Australia… tetapi dampak Covid begitu parah sehingga meskipun kita sudah mengupayakan segala usaha kita tetap kekurangan ribuan tenaga kerja, setidaknya dalam jangka pendek,” kata Me teri Dalam Negeri Clare O’Neil.

Migrasi permanen meningkat menjadi sekitar 190.000 per tahun pada pertengahan 2010-an, sebelum jatuh pada 2017 karena imigrasi menjadi topik panas perdebatan politik.

Pemilik bisnis dan serikat pekerja meminta pemerintah membuka kran migran lebih besar.

Peningkatan jumlah tenaga kerja migran tersebut termasuk tambahan 4.700 pekerjaan untuk petugas kesehatan dan 9.000 lainnya untuk orang yang pindah ke wilayah regional.

Pemerintah Australia berjanji menyisihkan anggaran tambahan A$36 juta ($24,4 juta) untuk mempekerjakan staf tambahan guna menuntaskan aplikasi visa yang menumpuk.

Meskipun migrasi berkurang selama pandemi, lebih dari satu juta orang telah pindah ke Australia sejak 2016.

Dan untuk pertama kalinya sensus Australia mengungkapkan lebih dari separuh penduduknya lahir di luar negeri atau memiliki orang tua yang lahir di luar negeri.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Australiacovid-19migranTenaga Kerja
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Harga BBM Naik, Rakyat Menjerit: “Bikin Susah Aja, Pak Jokowi”
Tulisan selanjutnya taliban zionis israel Taliban Tidak Akan Membangun Hubungan dengan Zionis ‘Israel’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Berita
4 Juni 2026 21:20
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?