Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

SPI: Perang Pemikiran di Indonesia Melalui Tiga Jalur

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 10 Oktober 2022 15:26 3:26 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 10 Oktober 2022 15:45
Bagikan
Kepala Sekolah Pemikiran Islam (SPI) Pusat Akmal Sjafril, mengungkapkan, ghazwul fikri atau perang pemikiran merupakan tantangan yang nyata bagi umat Islam
Bagikan

Hidayatullah.com—Kepala Sekolah Pemikiran Islam (SPI) Pusat Akmal Sjafril, mengungkapkan, ghazwul fikri atau perang pemikiran merupakan tantangan yang nyata bagi umat Islam. Karenanya umat Islam perlu menyadari posisinya saat ini.

“Umat muslim saat ini tidak sedang baik-baik saja, kita digempur oleh berbagai serangan pemikiran dari berbagai sisi. Tidak ada perang yang dimenangkan tanpa bertarung. Untuk itu diperlukan strategi cerdas dan persiapan. Sebab jika tidak, kitalah yang akan kalah dan kehabisan amunisi,” demikian ujar Akmar,  Rabu, (5/10/2022) di Jakarta.

Sekolah Pemikiran Islam (SPI) kembali menggelar perkuliahan pertemuan ketiga di Aula Imam al-Ghazali, Institute for the Study of Islamic Thought and Civilization (INSISTS) Jakarta Selatan. Kursus singkat yang terselenggara secara luring ini dihadiri oleh puluhan peserta dari berbagai wilayah di Jabodebek.

Materi yang diangkat pada pertemuan ini bertajuk Ghazwul fikri dan dipandu oleh Faiq Haqqoni selaku moderator. Lebih lanjut, penulis buku Islam Liberal 101 ini mengajak para peserta merenungi firman Allah SWT dalam QS. Al-Baqarah: 120 yang artinya, “Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti millah mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)”. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu.”

Akmal menerangkan bahwa ayat ini ditujukan bagi kaum muslimin berpegang teguh pada petunjuk yang benar. Jika tidak, maka Allah SWT tidak akan lagi menjadi pelindung dan penolong kita dari azab yang pedih.

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

Pada kesempatan ini pula, inisiator gerakan #IndonesiaTanpaJIL ini menyatakan terdapat tiga modus yang biasa digunakan dalam melancarkan ghazwul fikri, yang seringkali tidak kita sadari; yakni melalui jalur media massa, pendidikan dan hiburan.

“Penggunaan konten visual, permainan kata, dan tata bahasa turut berperan pada arus opini yang disajikan media,” ujarnya.

Akmal menyuguhkan berbagai fakta kerusakan penerapan sistem pendidikan yang berusaha menjauhkan para peserta didik dari nilai-nilai syariat Islam dan justru melanggengkan konsep pemikiran sekular liberal. Institusi pendidikan semacam ini berpotensi mencetak para ilmuwan yang alergi terhadap pemikiran Islam dan justru mengambil corak pemikiran keliru yang menyesatkan umat. Hal semacam ini dilakukan secara sistemik dan terstruktur.

“Untuk itu, dalam menyiasatinya pun perlu dilakukan melalui strategi dan cara-cara yang terencana.”

Sementara dalam jalur hiburan, bapak dua anak ini mengungkap nilai-nilai pemikiran yang disuntikan pada jalur hiburan sangatlah halus dan seringkali tidak disadari sebagian orang. Biasanya pada jalur hiburan, masyarakat cenderung ingin mengkonsumsi hiburan secara ringan.

“Sehingga ketika serangan pemikiran masuk, mereka tidak siap berpikir kritis dan jeli dalam menerima informasi ide-ide yang menyesatkan,” ujarnya.

Sebelum menutup pemaparan materi, pria yang sedang menempuh pendidikan doktor Ilmu Sejarah Universitas Indonesia ini berpesan, “Perang pemikiran ini hanya bisa dimenangkan melalui ilmu. Pihak yang lebih berilmu lah yang akan menang. Agama Islam adalah agama yang penuh dengan ilmu pengetahuan. Untuk itu jangan pernah berhenti belajar dan siapkan strategi perlawanan. Sebab perang pemikiran merupakan suatu hal yang urgent. Bukan sebuah pilihan dan tidak meminta persetujuan kita. Siap tidak siap, serangan pemikiran selalu ada, untuk itu harus ada misi penyelematan.”

Pada akhir pertemuan dilangsungkan sesi diskusi. Pertanyaan-pertanyaan kritis yang diajukan peserta semakin memacu jalannya diskusi menjadi lebih hidup.

Habibah Agianda memberikan kesan positif pada pertemuan ini. “Sebagai dokter, saya belajar bahwa untuk menangkal virus yang menyerang fisik saja kita perlu memiliki tameng imunitas yang kuat, begitu halnya dengan virus pemikiran. Kelas ini alhamdulillah menjadi ikhtiar bagi saya dalam membangun ketahanan imun terhadap tantangan virus pemikiran yang mendera saat ini, termasuk dalam profesi saya,” ujar peserta berdarah Minang ini.*/Amrina Husna Salimah

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Gazwul Fikriperang pemikiran
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Populasi Qatar Jelang Piala Dunia, Populasi Qatar Naik 13%
Tulisan selanjutnya Siaran Berita Iran Diretas Saat Siaran Langsung

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?