Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Hikmah

Ahli Zuhud Pemberani dan Penguasa

Ahmad
Terakhir diupdate: 19 Oktober 2022 23:32 11:32 pm
Ahmad
Dipublikasikan 20 Oktober 2022 08:00
Bagikan
Bagikan

Amir Nashr bin Muhammad, sang penguasa, akhirnya membebaskan Abu Ghayyâts, seorang ahli zuhud setelah kagum keberanian dan keimananya

Hidayatullah.com | ALKISAH, Abu Ghayyâts, seorang ahli zuhud selalu tinggal di sekitar pekuburan Bukhara. Suatu Ketika, ia datang ke kota untuk mengunjungi saudaranya.

Kebetulan bersamaan dengan itu, putera-putera Amir Nashr bin Muhammad (penguasa setempat) barusan keluar dari kediamannya bersama para biduan dan alat-alat bermain mereka. Tatkala melihat mereka, serta-merta Abu Ghayyâts berkata, “Wahai diriku, telah terjadi sesuatu yang bila engkau diam, berarti engkau ikut andil di dalamnya.”

Lalu dia mengangkat kepalanya ke langit sembari memohon pertolongan Allah. Kemudian mengambil tongkat lalu menggebuki mereka secara serentak sehingga mereka pun lari kocar-kacir menuju kediaman sang penguasa (Amir).

Setibanya di sana, mereka menceritakan kejadian tersebut kepada sang penguasa. Maka, sang penguasa pun memanggil Abu Ghayyâts seraya berkata, “Tidak tahukah kamu bahwa siapa saja yang membangkang terhadap penguasa, dia akan diberi makan siang dipenjara?”

Baca Juga

Menyiapkan Kurban Terbaik tanpa Memaksa Diri di Luar Kesanggupan
Kisah Jenaka Qurban: 1 Ekor Ayam Ditebus 30 Domba
Empat Kategori Ucapan: Mana yang Layak Disampaikan?
Ujian 1.000 Dinar: Antara Perut Lapar dan Integritas yang Tak Terbeli
Hamba Allah: Antara Mengejar dan Dikejar Rezeki

“Tidak tahukah kamu bahwa siapa saja yang membangkang terhadap ar-Rahmân (Allah), dia akan makan malam di dalam neraka,” balas Abu Ghayyâts.

“Kalau begitu, siapa yang memberimu wewenang melakukan hisbah (amar ma’ruf nahi munkar) ini,?” tanya Amir.

“Dia adalah yang telah mengangkatmu ke tampuk kekuasaan ini,” jawab Abu Ghayyâts.

“Yang mengangkatku adalah Sang Khalifah,” kata Amir.

“Kalau begitu, yang mengangkatku melakukan hisbah adalah Tuhannya Sang Khalifah,” jawab Abu Ghayyâts.

“Aku hanya mengangkatmu melakukan hisbah di daerah Samarkand saja,” kata Amir.

“Aku sudah mencopot diriku dari bertugas di sana,” jawab Abu Ghayyâts.

“Aneh kamu ini, engkau melakukan hisbah di tempat yang tidak diperintahkan kepadamu dan menolak melakukannya di tempat kamu diperintahkan?” kata Amir lagi.

“Sesungguhnya jika engkau yang mengangkatku, maka suatu ketika kamu akan mencopotku akan tetapi bila yang mengangkatku adalah Rabbku, maka tidak akan ada seorangpun yang dapat mencopotku,” tegas Abu Ghayyâts pula.

“Baiklah, sekarang mintalah apa keperluanmu!” tanya Amir akhirnya.

“Yang aku perlukan adalah kembali lagi ke masa muda,” kata Abu Ghayyâts.

“Wah, itu bukan wewenangku, mintalah yang lain,” kata Amir.

“Kalau begitu, tulislah kepada Malaikat Malik, penjaga neraka, agar tidak menyiksaku kelak,” kata Abu Ghayyâts.

“Wah, itu bukan wewenangku juga, mintalah yang lainnya,!” kata Amir.

“Kalau begitu, tulislah kepada Malaikat Ridlwân, penjaga surga, agar memasukkanku kelak ke dalam surga,” jawab Abu Ghayyâts.

“Wah, itu juga bukan wewenangku,” kata Amir lagi.

“Kalau begitu, keperluanku hanya kepada Allah yang merupakan Pemilik semua keperluan dan kebutuhan, yang tidaklah aku meminta kepada-Nya suatu keperluan melainkan pasti Dia akan mengabulkannya,”jawab Abu Ghayyâts.

Atas jawaban tegas dan brilian itu, akhirnya Abu Ghayyâts dibebaskan oleh Sang Amir bahkan dia kagum dengan keimanan dan keberaniannya.*(laman kisah.web.id, diambil dari buku Mi`ah Qishshah Wa Qishshah Fî Anîs ash-Shâlihîn Wa Samîr al-Muttaqîn disusun oleh Muhammad Amîn al-Jundy, Juz II, h.29-33).

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ahli zuhudAmirpenguasa
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Arab Saudi Perbarui Seruan untuk Masukkan Milisi Pemberontak al-Houthi sebagai Teroris
Tulisan selanjutnya Bangunan Makam Susun di Naples Italia Ambruk

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

HikmahKajian

100 Dinar yang Berputar: Spirit Berbagi Salaf Saleh di Hari Raya

28 Maret 2026 10:00
Hikmah

Kisah Jenaka Hari Raya (6) : Adab di Atas Ilmu

26 Maret 2026 13:00
HikmahKajian

Kisah Jenaka Hari Raya (5) : Senjata Makan Tuan

25 Maret 2026 10:13
HikmahKajian

Kisah Jenaka Hari Raya (4) : Lebaran, Menjilat Sultan, dan Urusan Kavling Surga

24 Maret 2026 05:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?