Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Putra Batitanya Meninggal, Pria China Salahkan Kebijakan Zero Covid-19

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 November 2022 16:03 4:03 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 3 November 2022 16:03
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Seorang ayah dari anak laki-laki berusia tiga tahun yang meninggal akibat keracunan karbon monoksida di bagian barat laut China mengatakan kebijakan “zero Covid-19” yang diberlakukan pemerintah secara “tidak langsung membunuh” putranya yang terlambat mendapatkan perawatan.

Kematian batita itu pada hari Selasa (1/11/2022), menyulut kemarahan di media sosial dan merupakan insiden terakhir yang menyebabkan protes terhadap kebijakan ketat nol Covid-19 yang diterapkan China.

“Saya pribadi berpikir bahwa dia dibunuh secara tidak langsung,” kata ayah bocah itu, Tuo Shilei, kepada Reuters lewat sambungan telepon dari kota Lanzhou, yang dalam keadaan di-lockdown sejak beberapa pekan lalu.

Tuo memperhatikan bahwa putranya, Wenxuan, tidak sehat setelah istrinya terpeleset dan jatuh akibat terkena asap gas saat memasak pada hari Selasa. Tuo mengatakan dia berusaha mati-matian untuk memanggil ambulans atau polisi, tetapi panggilannya tidak terjawab.

Setelah sekitar 30 menit, kondisi Wenxuan memburuk. Tuo mengatakan dia kemudian melakukan CPR, yang sedikit membantu kondisi putranya. Dia lalu bergegas membawa putranya ke pintu masuk kompleks tempat tinggal mereka, yang dikunci ketat. Staf di gerbang tidak membiarkannya lewat, dan justru menyuruhnya menelepon pengurus lingkungan setempat atau ambulans 

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Panik dan tidak mau menunggu ambulans lebih lama lagi, Tuo menabrak pagar penghalang bersama putranya dan penduduk setempat memanggil taksi untuk membawa mereka ke rumah sakit, di mana dokter gagal menyelamatkan nyawa Wenxuan.

“Ada situasi Covid di pos pemeriksaan. Staf tidak bertindak, dan kemudian mengabaikan dan menghindari masalah, dan kemudian kami diblokir di pos pemeriksaan lain,” kata Tuo, menceritakan kesulitan untuk mencapai rumah sakit.

“Tidak ada bantuan yang diberikan. Rangkaian peristiwa ini menyebabkan kematian anak saya,” sesalnya.

Tuo mengatakan dia kemudian dihubungi oleh seseorang yang mengaku pensiunan pejabat lokal dan menawarkan untuk mengatur agar dia dikirimi uang 100.000 yuan ($ 13.000) jika bersedia menandatangani persetujuan untuk tidak menceritakan pengalamannya ke publik perihal kejadian itu.

Tuo mengatakan dia menolak tawaran itu dan justru menuntut penjelasan atas kematian putranya.

Pada Rabu pagi (2/11/2022), pemakaman Wenxuan digelar di kota asal keluarga terdekat, Hezheng. Tuo tidak hadir, karena takut nantinya wajib menjalani karantina pada saat kedatangan.

Kisah Wenxuan mulai menjadi tren di media sosial setelah sebuah video memperlihatkan bocah itu sedang menerima CPR saat berada di belakang badan truk beredar luas, bersama dengan komentar yang menunjukkan dia meninggal karena keterlambatan mendapatkan perawatan.

Sebuah tagar berbunyi “tiga tahun Covid adalah seluruh hidupnya” menjadi tren sebelum akhirnya dihapus oleh sensor ketat internet China.

“Sedihnya, kenangan hidup bocah itu hanyalah masker dan tidak ada yang lain,” komentar seorang pengguna Weibo.

Selama kongres Partai Komunis bulan lalu – yang memastikan peluangnya menjabat presiden untuk periode ketiga – Presiden Xi Jinping menegaskan kembali komitmen China terhadap kebijakan nol-Covid.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:batitachinalockdownnol-covidXi Jinpingzero-covid
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ade Armando Kristen Ade Armando: Kalau Umat Kristen Bersatu, Anies Baswedan Tak Menang jadi Presiden
Tulisan selanjutnya Ade Armando Sebut Anies akan Kalah Jika Kristen Bersatu, Netizen Sebut Kedok Politik Identitas dan Opini Busuk

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Feature
30 Mei 2026 17:30
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Terbaru

  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?