Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Penyanyi Rock Cenderung Mati Muda

Ama Farah
Terakhir diupdate: 8 Januari 2012 08:53 8:53 am
Ama Farah
Dipublikasikan 8 Januari 2012 08:53
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Rock stars benar-benar mati muda, khususnya jika mereka tampil solo, demikian menurut hasil riset oleh peneliti di Inggris, lapor My Health News Daily (19/12/2013).

Para peneliti mencermati kehidupan 1.480 bintang rock di Amerika Utara dan Eropa sejak 50 tahun terakhir, seperti Elvis Presley yang kondang di tahun 1950an dan Arctic Monkey yang jadi pesohor di tahun 2006. Usia hidup mereka dibandingkan dengan orang umum.

Para bintang rock, tidak peduli mereka tampil solo atau bergabung dalam suatu band, cenderung meninggal lebih muda dilihat dari usia, jenis kelamin dan etnisitasnya. Begitu hasil yang didapat para peneliti.

Namun, para artis yang bersolo karir kecenderungannya untuk meninggal dalam usia muda dua kali lebih besar dibanding mereka yang tergabung dalam grup.

Di Amerika Utara, angka mati muda di kalangan bintang rock berkelompok mencapai 10,2 persen, bandingkan dengan 22,8 persen di kalangan bintang rock yang bersolo karir.

Baca Juga

Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru
Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

Di Eropa, para artis aliran musik keras yang berkelompok angka mati mudanya mencapai 5,4 persen, bandingkan dengan 9,8 persen di kalangan bintang rock solo.

Peneliti tidak mengetahui apa penyebab dari perbedaan angka tersebut. Diduga hal itu terkait dengan tingkat popularitas yang dicapai oleh bintang rock solo atau grup tersebut. Bisa jadi, para anggota dalam grup rock dapat saling berbagai dan tolong-menolong dalam kehidupan keartisan mereka sehingga terhindar dari resiko mati muda, sementara artis solo hanya menjalani kehidupan glamornya sendirian.

Namun, peneliti juga mendapati bahwa tindak kekerasan yang pernah dialami bintang rock itu pada masa kanak-kanak ikut mempengaruhi kehidupan mereka di masa dewasa, demikian pula perceraian kedua orangtuanya.

Separuh dari bintang rock yang mati muda karena penggunaan narkoba, kecanduan alkohol atau tindak kekerasan, memiliki pengalaman masa kecil yang tidak menyenangkan.

Popularitas meningkatkan kemungkinan bintang rock untuk terjerumus dalam perilaku yang beresiko, tulis hasil penelitian yang dimuat dalam jurnal BMJ Open edisi 19 Desember 2012 itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mengangguk-angguk Ratusan Warga Uganda Tewas
Tulisan selanjutnya Zionis Ancam Balas Peretas Kartu kredit Warganya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Berita
31 Mei 2026 05:45
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Kesehatan

Studi: Setiap Batang Rokok Merampas 20 Menit Kehidupan Perokok

5 Januari 2025 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?