Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Syiar Ramadhan

Belajar dari Anak Palestina, Tularkan Kecintaan Agama Sejak Kecil

Ahmad
Terakhir diupdate: 1 Juli 2014 13:35 1:35 pm
Ahmad
Dipublikasikan 1 Juli 2014 13:35
Bagikan
pemilu palestina
Anak-anak Palestina setiap saat harus menghadapi wajah penjajah seperti tanpa cengeng
Bagikan

Hidayatullah.com–Keistimewaan berjuang di jalan Allah bukan cuma milik orang dewasa. Sejak dini, anak-anak perlu dikenalkan konsep jihad meski dari hal-hal sederhana. Demikian disampaikan Bendri Jaisyurrahman, aktivis Aliansi Cinta Keluarga (AILA) Indonesia, menggambarkan perjuangan remaja Palestina yang berani menyelundupkan senjata dari Jordania ke Palestina.

“Untuk bisa menyelundupkan senjata ke Palestina, mereka harus melewati Israel. Bagaimana caranya agar senjata-senjata itu tidak ketahuan tentara Israel? Tubuh-tubuh para remaja Palestina usia sepuluh tahun itu dimasukkan senjata yang di potong-potong,”jelas Bendri dihadapan para peserta Pesantren Kilat (Sanlat) Anak Ramadhan 1435 H di AQL Islamic Center, Tebet, Jakarta, Senin (30/06/2014).

Cerita itu merupakan hal baru yang didengar para peserta Sanlat. Mimik wajah anak-anak itu seperti berusaha membayangkan saat senjata itu sedang diselusupkan di tubuh anak-anak Palestina. Tidak terbayangkan bagaimana laras logam dan besi dimasukkan ke dalam tubuh.

“Tubuh-tubuh mereka dioperasi untuk kemudian menjadi tempat penyimpanan senjata. Begitu mereka masuk perbatasan yang dijaga ketat oleh tentara Israel, tidak sedikitpun ketahuan. Tentara itu cuma heran, kenapa anak-anak yang awalnya badannya kecil, ketika pulang dari Jordan tambah besar badannya,”ungkap Bendri selepas shalat tarawih.

Begitu sampai di Palestina, mereka segera mencari dokter untuk melakukan pembedahan.. Potongan senjata yang dibawa secara bertahap itulah yang melengkapi persenjataan Brigade Al Qassam. Setidaknya sekali dalam sebulan hal tersebut dilakukan. Diusia belia, mereka berani menyerahkan jiwanya.

Baca Juga

Kisah ODGJ Berbagi Makanan
Di Pasar Amal Kiswa Warga Saudi Dapat Baju Lebaran Gratis
PM Malaysia Resmikan Program Ramadhan Saudi
Pemuda Madinatul Iman Tebar Guru Mengaji dan Parfum “GSM” di Balikpapan
Dua Remaja Suku Togutil Memeluk Islam karena Ingin Ikut Puasa Ramadhan

“Ketika ditanya apakah mereka tidak kesakitan dioperasi? Mereka menjawab, jiwa raga sudah kami gadaikan pada Allah. Rasa sakit ini semua sudah kami serahkan pada Allah,”tutur pria yang aktif di Yayasan Langkah Kita Sahabat Ayah itu menirukan alasan mereka.

Anak-anak usia delapan tahun juga ikut berjihad. Mereka bertugas mencari tikus di gorong-gorong bawah tanah. Setiap anak, tambah Bendri, bertugas mencari 100 ekor tikus. Ekor-ekornya dipasangi kaleng yang akan berbunyi saat bergerak.

Tikus-tikus itu dijadikan alat teror dengan menyebarkannya ke pemukiman dan apartemen penduduk di Tel Aviv, Israel. “Akibatnya, banyak penduduk eksodus keluar dari Tel Aviv,”jelasnya.

Anak-anak Palestina tidak cengeng atau bahkan putus asa atas prahara yang menimpa negerinya. Semangat mereka bertambah dari hari ke hari. Usia tidak menghalangi untuk berjuang menegakkan Islam. Jumlah mereka yang hanya belasan orang, memiliki kekuatan peuh. Kecintaan pada Allah menjadi pengikat diantara hati-hati mereka.

Lebih lanjut, Bendri meyakinkan peserta Sanlat. Anak-anak Indonesia-pun bisa memiliki kecintaan terhadap agama yang tinggi asalkan mau bersatu dan tidak mudah bertengkar. Antara muslim yang satu dengan muslim lainnya ibarat satu tubuh. Jika ada salah satu bagiannya sakit, maka anggota tubuh lainnya juga ikut sakit, bahkan tidak bisa tidur.

“Ketika nanti ditanya identitas kita, maka kita akan bangga menjawab, saya muslim,”pungkas Bendri.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anakanak palestinaimam masjidjihadmasjid
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jika Sudah Cinta, Anak Akan Cari Bacaan Tartil Imam Shalat Tarawih
Tulisan selanjutnya Siapkan Program Kolektif, BMH Dorong Para Amil Rajin Tahajud

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Syiar Ramadhan

Digimoz Gelar Pesantren Kilat Digital Ramadhan

25 April 2021 10:13
Syiar Ramadhan

Dayah Darul Quran Aceh Gelar Mukhayyam Ramadhan

22 April 2021 09:18
Syiar Ramadhan

Islamic Medical Servis dan Baznas DKI Jakarta Launching Program Hapus

20 April 2021 23:29
Syiar Ramadhan

Ketika Ulama “Mengintip” Layar TV

20 April 2021 09:59
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?