Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Opini

Keprihatinan Umat Islam di Kapal Pesiar

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 17 November 2002 20:21 8:21 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 17 November 2002 20:21
Bagikan
Bagikan

Saya bekerja di perusahan kapal pesiar ‘Holland America Line’ (HAL). Kapal pesiar terbesar di AS –bahkan di dunia– dengan kapasitas 1200-2000. Perusahaan ini berkantor agen di Kalan Menara Sudirman lt 16 Jakarta.

Sudah hampir enam lima tahun saya bekerja di perusahaan milik pengusaha Yahudi Amerika yang berafiliasi ke perusahaan Carnival, perusahaan Cruise line terbesar di Amerika Serikat ini.

Selain bekerja, saya ikut mengngurus keluarga Muslim yang concern terhadap kepentingan Islam. Sayang, semenjak terjadinya isu terorisme, diskriminasi terhadap kayakinan beragama kami ikut terganggu.

Entahlah, sejak tragedi 11 september, entah intruksi dari kantor pusat di As atau memang ide di kantor pusat Jakarta pengirman tenaga kerja baru yang datang ke kapal selalu banyak di dominasi oleh umat Nasrani dan non Islam lainnya. Dengan prosentasi satu berbanding empat. Dulu nominasi umat Islam sangat jauh sekali dan hampir 99% adalah umat Islam.

Kami biasa mengadakan tradisi acara ‘halal bihalal’, yang sudah sudah berlangsung sejak tahun tujuh puluhan. Dan sudah menjadi kebijakan dan appointment central office di Seattle AS. Kami biasa mengundang hotel manager, captain dan staff-staff serta atasan yang lainnya yang berkebangsaan Belanda dengan acara makan bersama.

Baca Juga

Ketika Ilmu Pengetahuan Berpihak pada Kuasa, Bukan Kebenaran
Pelajaran dari Kejatuhan Keir Starmer: Belum Sampai ke Pantai
Mendudukkan Kasus Kejahatan Seksual di FHUI
Flotilla Indonesia to Gaza 2.0: Peluang, Tantangan, Transparansi
Menyikapi Fenomena ‘Cocoklogi’: Mengaitkan Peristiwa Kontemporer dengan Nubuat Akhir Zaman

Anehny, selesai acara, sang hotel manager memenggil membebankan semua biaya makanan yang disuguhkan termasuk soft drink. Padahal semuanya itu adalah sudah confirm bahwa pada acara seperti itu adalah merupakan acara tahunan yang sudah berlangsung dari tahun 70-an. Bahkan seudah disepakati semua menjadi tanggung jawab company. Tapi, semuanya berubah setelah tragedinya kasus 11 September.

Suasana semakin memanas antara kaum muslim dan nasrani ketika kaum nasrani mengadakan acara Natalan mereka diberikan suguhan gratis yang jauh lebih mewah dan dipestakan dengan sangat meriah dengan aneka makanan yang jauh berbeda. Semuanya gratis disediakan oleh company dan hotel manager. (Diceerritakan oleh Ahmad Faaiz)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya TPF Minta Undang Tim Independen Untuk Rekontruksi Amrozi
Tulisan selanjutnya Polri Tolak Usulan Rekonstruksi Amrozi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade

Berita
21 Juli 2026 18:02
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Opini

Board of Peace dan International Stabilization Forces: 5 Tanda Bahaya bagi Diplomasi Indonesia

20 Februari 2026 16:30
Opini

Prabowo Tidak Peduli dengan Palestina

29 Januari 2026 16:00
Opini

Dampak Genosida Gaza, Ekspor Produk Pertanian ‘Israel’ Terancam Kolaps

22 Januari 2026 07:40
Opini

Zohran Mamdani, Venezuela, dan Ingatan Panjang Kekerasan Amerika

5 Januari 2026 11:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?