Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Polri Tolak Usulan Rekonstruksi Amrozi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 20 November 2002 06:18 6:18 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 November 2002 06:18
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah– Polri akhirnya menolak usulan rekuntruksi terhadap Amrozi. Setelah mendapat desakan dari berbagai pihak akhirnya, Kapolri Jendral Polisi Da’i Bachtiar menyatakan, pihaknya bersedia melakukan rekonstruksi terhadap tersangka utama pengeboman di Bali, Amrozi. Namun, bukan terhadap Amrozi. Pasalnya, menurut Kapolri, Amrozi bukan perakit dan pembuat bom. “Rekonstruksi itu bisa dilakukan asal tentang bagaimana yang dilakukan saat itu dan peran Amrozi apa? Tapi tidak membuat bom,” tegas Kapolri Jendral Da’i Bachtiar kepada wartawan di sela-sela Rapat Koordinasi Khusus (rakorsus) membahas hasil-hasil investigasi peledakan Bom di Bali di kantor Menko Polkam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (19/11), kemarin. “Namun kalau yang bersangkutan dimintakan perannya, padahal dia tidak melakukan, maka dia tidak akan (bisa) melakukannya,” kilahnya. Rakorsus kali ini dihadiri oleh Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto, Jaksa Agung MA Rachman, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) AM Hendropriyono, Mendagri Hari Sabarno, Menlu Hassan Wirajuda dan Menteri Negara Informasi dan Komunikasi Syamsul Muarif. Kapolri berpendapat, rekonstruksi merupakan bagian dari proses penyidikan dan penting dilakukan untuk mengulangi apa yang dilakukan tersangka.

Tapi pihak kepolisian tentu saja tak bisa menggelar rekosntruksi proses pembuatan bom terhadap Amrozi, karena dia bukan perakit bom. “Yang dilakukan Amrozi sudah kita lakukan tetapi kalau keinginannya bahwa Amrozi harus melakukan rekonstruksi memnbuat bom, Amrozi tidak dapat melakukannya. Jadi kita memang tidak dapat melakukan rekonstruksi terhadap Amrozi di luar apa yang dia kerjakan, ” tandasnya. Selain itu, sesuai pengakuaannya, Amrozi tidak pernah membuat bom, kecuali membeli mobil L-300 yang digunakan sebagai bom mobil. “Amrozi hanya mengaku membeli bahan peledak yang dibawa ke Bali dan menginap di sebuah penginapan. Kalau diminta membuat bom, itu siapa orangnya nanti?” jelasnya.

Kapolri mengakui adanya perbedaan bahan-bahan peledakan yang dibelim Amrozi dengan bahan peledak yang ditemukan Tim Forensik di TKP. “Amrozi mengaku membeli bahan peledak di Toko Kimia Tidar Surabaya, persoalannya setelah kami lakukan pemeriksaan di TKP melalui forensik ada bahan-bahan lain yang memang tidak dibeli oleh Amrozi,” ungkapnya.

Sebelumnya, beberapa pihak yang menyangsikan keterlibatan Amrozy –termasuk keterlibatannya membuat bom dasyat– meinta Polri merekuntruksi Amrozi membuat bom seperti yang dituduhkan padany. Kalangan yang meminta itu adalah, Tim Pencari Fakta (TPF) kasus Amrozi, Tim Pembela Muslim (TPM), Achmad Michdan juga Ketua MPR RI, Amien Rais. “Temam-teman saya yang sarjana kimia saja tidak bisa bom sedasyat itu. Apa iya Amrozy ini anak pesantren yang cerdas dan dapat ilmu laduni dari langit sehingga bisa bikin bom. Who knows, ” ujar Amien pada wartawan beberapa seminggu lalu. (sy/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Keprihatinan Umat Islam di Kapal Pesiar
Tulisan selanjutnya Abu Bakar Baasyir Ajukan Kasasi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel

Berita
5 Juni 2026 12:20
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?