Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

AS Memblacklist Syiah-Hizbullah Beli Komponen Drone

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 11 Juli 2014 13:11 1:11 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 11 Juli 2014 13:11
Bagikan
Kelompok Hizbullah melakukan pawai mendukung rezim Bashar Al-Assad.
Bagikan

Hidayatullah.com–Amerika Serikat (AS) hari Kamis mengambil tindakan mem-memblacklist grup perusahaan yang disebut-sebut secara diam-diam membantu milisi Syiah Hizbullah Libanon memperoleh komponen-komponen pesawat pengamat drone.

Dirilis AFP, Jumat (11/07/2014),  Departemen Keuangan AS memberikan sanksi terhadap Stars Group Holding yang berbasis di Beirut, yang disebut-sebut membeli peralatan elektronik dan teknologi lainnya melalui kantor-kantornya di China dan Dubai untuk mendukung operasi-operasi militer kelompok Syiah Hizbullah.

Itu termasuk untuk keperluan pengembangan kendaraan udara tak berawak (UAV) yang telah digunakan kelompok Syiah untuk mendukung rezim Bashar al Assad di Suriah melawan kelompok oposisi, dan juga digunakan baru-baru ini untuk melakukan pengawasan atas Israel, kata Departemen Keuangan AS.

Alat-alat yang dibeli oleh Stars Group termasuk mesin-mesin, peralatan komunikasi, peralatan elektronik, dan peralatan navigasi yang diperoleh dari pemasok di Amerika Serikat, Kanada, Eropa dan Asia.

Departemen itu selain memberi sanksi pada perusahaan itu dan anak perusahaannya dan pemiliknya, juga menyebut nama-nama yang diberi sanksi, yaitu eksekutif Kamel Mohamad Amhaz dan Issam Mohamad Amhaz, dan dua manajer Stars Group, Ayman Ibrahim dan Ali Zeaiter.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Nama lain yang juga disebut adalah Hanna Elias Khalifeh, yang digambarkan sebagai seorang pengusaha Libanon dan anggota Hizbullah yang bekerja untuk Stars Group.

“Individu-individu dan entitas-entitas ini telah menggunakan sertifikat-sertifikat pengguna akhir palsu, menyalahgunakan daftar penumpang pesawat terbang, dan metode lain untuk menghindari pembatasan ekspor dan sebaliknya menyembunyikan Hizbullah sebagai pengguna akhir atau penerima barang-barang ini,” kata Departemen itu. Sanksi itu berupa pembekuan setiap aset mereka di bawah yurisdiksi AS dan melarang warga Amerika menjalin segala hubungan bisnis dengan mereka.

“Deskripsi terakhir menggambarkan lagi peningkatan eksistensi dan pencapaian pengaruh internasional Hizbullah,” kata juru bicara Departemen Luar Negeri Jen Psaki dalam sebuah pernyataan.

“Kami menyeru mitra-mitra kami untuk mengambil tindakan terhadap jaringan terlarang Hizbullah ini yang tengah mengisi bahan bakar agenda politik kekerasannya dan yang tengah meningkatkan kemampuannya untuk terlibat dalam kegiatan destabilisasi di Suriah, di seluruh Timur Tengah yang lebih luas, dan di seluruh dunia.”

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bashar al assadHizbullahLibanonsyiah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Memperbaiki Bacaan Sejak Kecil
Tulisan selanjutnya Korban Bertambah, Al-Qossam Gempur Kota Israel dengan M75

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Berita
2 September 2026 20:14
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?