Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bosnia Kubur Korban Pembantaian Srebrenica yang Teridentifikasi 19 Tahun Setelah Dibunuh

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 Juli 2014 21:20 9:20 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 11 Juli 2014 21:20
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sisa-sisa mayat 175 korban pembantaian Srebrenica di Bosnia hari Jumat (11/7/2014) disemayamkan di tempat peristirahatan terakhir di kota Sarajevo.

Sembilan belas tahun berlalu, pembantaian Muslim Bosnia oleh pasukan Kristen Serbia masih belum hilang dari ingatan.

Setiap tahunnya, mayat yang baru ditemukan atau baru teridentifikasi dikubur ulang sehingga keluarga mereka dapat memberikan para korban pemakaman dan penghormatan terakhir yang layak.

Fatima Efendic kehilangan putranya, Amir, dalam pembantaian oleh orang-orang Serbia. Setelah dia menemukan sisa-sisa mayat putranya, wanita itu baru bisa berkabung.

“Saya senang bisa menemukannya,” ujarnya seraya menahan linangan air mata.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Saya memimpikannya semalam. Saya ingin bertemu dengannya dalam mimpi. Saya melihatnya di atap sebuah rumah. Saya pangku dia. Harapan dan mimpi saya menjadi kenyataan. Saya baru saja menaruhnya dalam pangkuan.”

Sekitar delapan ribu pria dan anak laki-laki Muslim dikumpulkan lalu dibunuh oleh pasukan Serbia di Srebrenica ketika kota itu dikepung tentara Kristen pada 11 Juli 1995. Pembantaian dan perburuan sistematis terjadi selama satu-tiga hari, menurut laporan internasional. Namun, para saksi mata dan orang-orang yang berhasil selamat mengatakan bahwa perburuan orang Kristen Serbia atas laki-laki Muslim Bosnia berlangsung sampai satu bulan. Mereka dikejar hingga ke perbukitan, dan korban pembantaian melebihi angka 8.000.

Sampai saat ini baru 6.000 yang telah digali dari kuburan-kuburan massal dan dimakamkan ulang secara layak di pemakaman Potocari, monumen genosida Muslim Bosnia oleh pasukan Kristen Serbia.

International Centre on Missing Persons hingga kini masih melakukan pencarian dan sisa mayat korban perang Bosnia-Serbia.

“Kami menghitung masih sekitar seribu orang hilang,” kata Kathryne Bomberger, direktur jenderal ICMP dikutip Euronews. “Tetapi selain dari pada itu, selain dari ribuan orang ini, masih ada ribuan sisa potongan mayat, tulang-belulang yang akan diungkap dan dapat dihubungkan di kamar mayat. Jadi, ini merupakan prosesyang sangat rumit sekali.”

Meskipun banyak keluarga menunggu tulang-belulang korban lengkap sebelum dikubur ulang, bagi mereka yang kehilangan putra, abang, suami dan ayah tetapi belum kunjung menemukannya, maka temuan satu potong tulang saja sudah cukup bagi mereka untuk menguburkannya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tewaskan 6 Orang, Pakistan Kecam Serangan Drone Amerika di Waziristan
Tulisan selanjutnya DD Serukan Masyarakat Indonesia Bantu Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad

Berita
5 September 2026 16:18
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?