Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Rusia Berencana Buka Kedutaan Kedua di Tanah Palestina yang Dirampas Israel

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 17 Juni 2023 01:36 1:36 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 17 Juni 2023 07:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Rusia berencana untuk membuka cabang kedutaannya di Yerusalem, tanah Palestina yang direbut Israel.

Hal itu dilakukan Rusia sebagai imbalan untuk mengakui batas-batas kepemilikan Moskow yang bersejarah dan saat ini atas sebidang tanah di mana kantor tersebut akan dibangun, pihak mengumumkan pada hari Jumat.

“Kantor cabang Bagian Konsuler Kedutaan Besar Rusia di Israel”, sebagaimana kedutaan Rusia menyebutnya, akan dibuka di sudut jalan King George dan Ma’alot di pusat kota Yerusalem, di mana tempat parkir saat ini berada. Pernyataan itu dibuat setelah Rusia dan Kota Yerusalem, bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri, menandatangani perjanjian yang mengklarifikasi batas-batas plot tersebut.

Kementerian Luar Negeri mengatakan bahwa kompleks bangunan itu akan mencakup tempat tinggal diplomat Rusia dan ruang konferensi, yang membuatnya lebih dari sekedar konsulat biasa.

Kementerian menyebut perjanjian itu sebagai “pencapaian diplomatik.”

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Rusia mengatakan kantor cabang Yerusalem ‘sejalan dengan kebijakan Timur Tengah’
Wakil Walikota Yerusalem Fleur Hassan-Nahoum mengatakan “kami terus berbicara dengan banyak negara berbeda tentang pengakuan Yerusalem sebagai ibu kota kami dan membuka kehadiran di kota kami. Kami senang bahwa kesepakatan ini membawa kami selangkah lebih dekat menuju tujuan itu dengan Federasi Rusia.”

Kedutaan Besar Rusia menyatakan: “Kami percaya bahwa langkah ini sepenuhnya melayani kepentingan untuk lebih memperkuat hubungan persahabatan multifaset antara Rusia dan Israel, serta sejalan dengan arah negara kami yang tidak berubah menuju penyelesaian Timur Tengah yang adil.”

Kedutaan Besar Rusia menyatakan: “Kami percaya bahwa langkah ini sepenuhnya melayani kepentingan untuk lebih memperkuat hubungan persahabatan multifaset antara Rusia dan Israel, serta sejalan dengan arah negara kami yang tidak berubah menuju penyelesaian Timur Tengah yang adil.”

Status Yerusalem – rumah bagi situs suci bagi umat Kristen, Yahudi dan Muslim – adalah salah satu hambatan terbesar untuk mencapai kesepakatan damai antara Israel dan Palestina.

Israel, yang menduduki Yerusalem Timur dalam perang Timur Tengah 1967 dan kemudian mencaploknya, menganggap kota itu sebagai ibu kota yang abadi dan tak terpisahkan. Otoritas Palestina (OP) bersikeras bahwa Yerusalem Timur – yang diduduki secara ilegal oleh Israel sejak 1967 – harus berfungsi sebagai ibu kota negara Palestina.

Komunitas internasional sebagian besar tidak mengakui kedaulatan Israel atas seluruh kota, percaya status Yerusalem harus diselesaikan dalam negosiasi.

Sementara sebagian besar kedutaan asing berlokasi di Tel Aviv, empat dibuka di Yerusalem setelah mantan Presiden AS Donald Trump mengumumkan pengakuan AS atas Yerusalem sebagai ibu kota Israel pada Desember 2017.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:konsulerpalestinarusiaZionis Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Laporan: Iran Larang Ulama Sunni Berangkat Haji
Tulisan selanjutnya Dukung Komunis China, Mahmoud Abas Ikut Mengakui Masalah Uighur sebagai Aksi “Terorisme”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Raja Yordania Abdullah II
Berita

Raja Yordania akan Melawat ke China

Berita
17 Agustus 2026 17:13
Luncurkan Buku Sejarah Peradaban Islam, Buya Amirsyah Tekankan Pentingnya Adab dan Ibrah Sejarah
MAI Sampaikan 14 Rekomendasi untuk RUU Perampasan Aset
Kantor Perdana Menteri Pemerintah Kurdistan Diserang Drone
Pakai Toilet Umum Kaum Hawa Disuruh Bayar Kaum Adam Gratis, Wanita Austria Ini Menggugat

Terbaru

  • Nurul Hidayati K: BMIWI Dorong Sikap Proporsional Hadapi Fenomena Homoseksual
  • Roberto Carlos Bantah Jadi Mualaf, tapi Akui sedang Mempelajari Islam
  • Sentuhan AI vs ‘Rasa’ Manusia: Mengapa Fotografer Profesional Kurang Menyarankan AI Generated Image?
  • Al Muzzammil Yusuf: Perjuangan Kemerdekaan Palestina Butuh Kerja Bersama Dunia Internasional
  • Presidium BMIWI Tegaskan Sikap Penolakan terhadap Gerakan LGBT
  • BMIWI Gelar Seminar Kemerdekaan, Angkat Isu Ketahanan Keluarga dan Solidaritas Palestina-Sudan
  • Iran Bidik Aset AS di Eropa Jika Trump Perluas Konflik
  • Kemenhaj Usulkan BPIH 2027 Sebesar Rp107,34 Juta per Jamaah
  • 1.300 Dapur MBG Ditutup, DPR Tegaskan Keselamatan Anak Jangan Pernah Jadi Kompromi
  • LBH Hidayatullah Berikan Edukasi Hukum di Lapas Kembang Kuning Nusakambangan

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?