Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Artikel

Level-Level Dukungan pada Palestina: Analisis dan Penjelasan Logis

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 23 November 2023 14:37 2:37 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 November 2023 14:36
Bagikan
Bagikan

Penting untuk menemukan cara yang paling sesuai untuk setiap individu dalam memberikan dukungan mereka terhadap Palestina, dimana level Anda?

Oleh: Abdullah al-Mustofa

Hidayatullah.com | PALESTINA telah lama menjadi pusat konflik dan perjuangan. Dalam konteks ini, berbagai level dukungan telah diidentifikasi, masing-masing dengan implikasi dan kontribusi yang berbeda.

Artikel ini bertujuan untuk memberikan penjelasan logis dari setiap level dukungan tersebut.

Level 0 adalah diam, tidak melakukan atau mengatakan apa-apa. Pada level ini seseorang individu tidak melakukan tindakan atau mengambil sikap apa pun terhadap isu ini.

Baca Juga

Maulid Nabi dan Kritik Agus Salim: Mengapa Kita Tertinggal dari Barat?
Muhammadiyah dan Maulid Sekaten: Ketika Dakwah Kultural Masuk ke Jantung Keraton
Perjanjian Abraham Tawarkan Normalisasi, Pakta Mekkah Tawarkan Keamanan
Transformasi Ekonomi Pesisir Berbasis Syariah: Dari Diversifikasi Olahan Bandeng hingga Hilirisasi Produk melalui Marketplace
Jangan Jadikan Lomba dan Karnaval HUT RI Ajang Promosi LGBT dan Judi

Ini adalah realitas bagi beberapa orang yang mungkin tidak memahami situasi tersebut. Selain itu, mungkin sebab kurang memiliki pengetahuan, pemahaman dan pengamalan ajaran agamanya yang mengajarkan empati terhadap sesama saudaranya yang mengalami musibah.

Level 1 adalah ketidaksetujuan hati terhadap tindakan jahat Israel. Ini adalah level terendah dan menyangkut aspek emosional, di mana individu merasa tidak nyaman dengan apa yang terjadi tetapi belum melakukan tindakan konkret.

Level 2 adalah mendoakan orang-orang Palestina. Ini adalah level spiritual, di mana individu menggunakan kekuatan doa mereka untuk mendukung perjuangan Palestina.

Level 3 adalah berdonasi untuk memenuhi kebutuhan warga Palestina. Ini adalah level materi, di mana individu memberikan sumbangan finansial untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup warga Palestina.

Level 4 adalah memboikot produk yang produsennya mendukung Israel. Ini adalah level ekonomi, di mana individu menggunakan kekuatan belanja mereka untuk menentang dukungan terhadap ‘Israel’.

Level 5 hingga 13 adalah berjihad dengan berbagai cara, mulai dari aksi protes hingga terjun di Gaza untuk terlibat dalam operasi militer. Ini adalah level aktivisme, di mana individu menggunakan berbagai cara untuk mendukung perjuangan Palestina.

Berikut ini poin-poinnya:

Level 5 ini dibagi menjadi beberapa jenis;

  1. Berjihad dengan tenaga dan harta dengan ikut aksi protes dan demonstrasi untuk menentang ‘Israel’ dan mendukung Palestina.
  2. Berjihad dengan ilmu, harta dan tenaga untuk mendukung para pejuang di segala lini, termasuk yang berjihad dengan lisan dan tulisan.
  3. Berjihad dengan ilmu, harta dan tenaga untuk membuat konten di media sosial.
  4. Berjihad bil lisan (dengan lisan) &/ bilkitabah (tulisan) melalui berbagai media, seperti internet, media sosial dan buku.
  5. Berjihad dengan ilmu dan teknologi seperti menjadi hacker untuk meretas dan melumpuhkan jaringan internet dan situs web ‘israel’, dan menciptakan alat konversi udara menjadi air minum lalu diproduksi massal dan dikirim ke Gaza.
  6. Berjihad dengan ilmu, harta dan tenaga untuk mencetak generasi pembebas masjid Al-Quds dan  Al-Aqsha. Hal itu antara lain bisa dilakukan dengan memasukkan kurikulum ke lembaga pendidikan tentang bumi Syam, Palestina, Al-Quds dan Masjid Al-Aqsha.
  7. Berjihad dengan harta dan tenaga dengan terjun di Gaza, seperti menjadi sukarelawan kemanusiaan, dan mengabdi di rumah sakit.
  8. Berjihad bil qital, yaitu dengan melibatkan diri dalam operasi militer. Bagi mereka yang meninggal dalam peperangan akan memperoleh predikat istimewa, yaitu syahid dan langsung memperoleh “tiket” masuk surga.

Dalam semua level ini –kecuali level 0– kondisi hati ikhlas lillahi Ta’ala adalah prasyarat yang harus dipenuhi. Perlu dicatat bahwa semakin tinggi levelnya, semakin berat dan sukar perjuangan dan implikasinya, serta semakin besar daya dan upaya yang harus dikeluarkan.

Oleh karena itu, logis  jika dikatakan bahwa semakin tinggi levelnya semakin besar pahalanya, inshaAllah. Namun, penting untuk diingat bahwa setiap individu memiliki kapasitas dan kemampuan yang berbeda untuk memberikan dukungan.

Oleh karena itu, penting untuk menemukan cara yang paling sesuai untuk setiap individu dalam memberikan dukungan mereka terhadap Palestina. Meskipun demikian, mereka mesti berniat, bertekad dan berikhtiar untuk mencapai level yang lebih tinggi dari level sebelumnya. Wallahu a’lam.*

Penulis adalah guru ngaji di kampung

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:dukungan Palestinapalestinasolidaritas Palestin
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya KH Cholil Nafis: Santri Hidayatullah Punya Integritas, Dapat Tegakkan Keadilan
Tulisan selanjutnya Pihak Berwenang Rusia Ingin LGBT Dilarang dan Dilabeli ‘Ekstremis’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

Berita
31 Agustus 2026 20:04
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Ghazwul Fikr

SPI: Membenturkan Islam dengan Budaya Nusantara itu Absurd!

6 Agustus 2026 12:51
Opini

Board of Peace, Melayani Kepentingan Siapa? Israel atau Palestina?

5 Agustus 2026 19:00
Artikel

Membangun Integritas di Tengah Budaya Manipulasi

2 Agustus 2026 19:33
Artikel

Menghidupkan Kembali Budaya Membaca di Kalangan Umat Islam

1 Agustus 2026 11:24
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?