Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Artikel

Islam, Tata Kelola Sampah dan Lingkungan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 24 Februari 2024 16:21 4:21 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 24 Februari 2024 16:20
Bagikan
Bagikan

Oleh: Azhar Nasywa

Hidayatullah.com | HIDUP di lingkungan yang bersih dan sehat adalah harapan semua orang. Namun saat ini Impian untuk menciptakan lingkungan bersih tidaklah mudah.

Sebagian orang seringkali kurang peduli dengan kondisi lingkungan. Tumpukan sampah yang menggunung, polusi udara dan polusi tanah tidak terelakkan. sampah menjadi salah satu permasalahan yang tak kunjung terselesaikan.

Belum lama ini, Dirjen PSLB3 KLHK Rosa Vivien Ratnawati (Biro Humas KLHK) mengatakan, Indonesia menghasilkan 12,87 juta ton sampah plastik pada 2023. Rosa mengatakan sampah plastik masih menjadi isu serius yang dihadapi Indonesia.

Kondisi tersebut menyebabkan penanganan sampah plastik menjadi fokus dalam Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2024 yang diperingati 21 Februari.

Baca Juga

Maulid Nabi dan Kritik Agus Salim: Mengapa Kita Tertinggal dari Barat?
Muhammadiyah dan Maulid Sekaten: Ketika Dakwah Kultural Masuk ke Jantung Keraton
Perjanjian Abraham Tawarkan Normalisasi, Pakta Mekkah Tawarkan Keamanan
Transformasi Ekonomi Pesisir Berbasis Syariah: Dari Diversifikasi Olahan Bandeng hingga Hilirisasi Produk melalui Marketplace
Jangan Jadikan Lomba dan Karnaval HUT RI Ajang Promosi LGBT dan Judi

Belum lagi adanya penyelenggaraan Ptahun ini juga cukup berkontribusi dalam menyumbang sampah. Seperti yang disampaikan sebelumnya oleh Dirjen Vivien bahwa terkait dengan penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak di tahun 2024 ini, KLHK mengajak seluruh pihak untuk ikut menangani sampah yang berasal dari bekas alat peraga kampanye, seperti poster, baliho, spanduk, bendera, tiang-tiang bambu dan lain sebagianya.

***

Kondisi sampah yang memprihatinkan ini tentu tidak diinginkan oleh masyarakat dan ingin segera terselesaikan. Selain bau busuk yang menyengat, tumpukan yang mengganggu pemandangan, juga rawan menjadi sarang penyakit yang berbahaya.

Solusi yang dicanangkan oleh pemerintah hari ini adalah program mengelola sampah secara mandiri dengan program TPS 3R; Reduce (kurangi), Reuse (memanfaatkan), Recycle (mendaur ulang) atau mengadakan bank sampah.

Apabila program ini berjalan diharapkan penumpukan sampah disekitar masyarakat akan hilang.

Sayangnya, program inipun ternyata kurang mensolusikan permasalahan sampah di Indonesia, karena program pencegahan ini ada setelah problem sampah sudah terlanjur menyebar dan kurang pengawalan dalam memastikan berjalannya program.

Namun apabila kita kulik lebih dalam asal muasal dari permasalahan ini, akan kita temukan bahwa ternyata manajemen pengelolaan sampah tidak sekedar masalah teknis belaka.

Namun hal ini sangat berhubungan dengan pandangan hidup atau ideologi suatu negara. Penggunaan plastik yang amat dekat dengan masyarakat karena biayanya lebih murah, ini tentu berkaitan dengan banyaknya beban hidup yang mahal sehingga ketika membeli kebutuhan, masyarakat akan mengutamakan yang praktis dan murah saja tanpa memikirkan efek kedepannya.

Sehingga rasanya kurang tepat bila kita menyalahkan individu saja terkait permasalahan sampah ini, sebab permasalahan sampah harusnya bukan sekedar tanggung jawab individu.

Mesti ditelusuri apakah hal ini terjadi karena semata-mata ketidakdisiplinan masyarakat, atau memang negara yang belum optimal dalam memberikan edukasi, memfasilitasi produk ramah lingkungan serta menyediakan tempat pengolahan sampah.

Islam dan Menjaga Lingkungan

Islam mengajarkan sikap disiplin menjaga lingkungan akan muncul secara intrinsik setelah masyarakat dibina oleh negara, mereka merasa selalu diawasi oleh Allah SWT terhadap segala perbuatan mereka.

Syariat Islam mengajarkan batasan syariat apa yang boleh dan apa yang tidak boleh membuat kerusakan di bumi, serta ajaran memanfaatkan alam secukupnya.

Seperti firman Allah SWT yang artinya, “Dan janganlah kamu berbuat kerusakan di muka bumi sesudah (Allah) memperbaikinya…” (TQS. Al-Araf: 56).

Untuk itu selain mengedukasi rakyatnya akan bahaya limbah sampah plastik,  syariat mengajarkan manusia berfikir (mengembangkan riset terpadu). Saat ini kita mengenalistilah teknologi baru yang ramah lingkungan, mulai dari kemasan alternatif hingga teknologi pengolahan sampah yang efisien.

Dalam pemerintahan Islam, negara juga harus memberikan bantuan khusus untuk inovasi penyediaan alternatif plastik yang didanai oleh negara sebagai bentuk periayahan negara untuk rakyat.

Ini sesuai dengan seruan hadist Rasulullah ﷺ, yang artinya; “Imam adalah raa’in (pengurus rakyat) dan ia bertanggung jawab atas pengurusan rakyatnya.” (HR. al-Bukhari).

Upaya ini memang membutuhkan biaya besar, namun bagi pemerintah hal ini bukan masalah besar karena imam dan kepimpinan Islam akan menggunakan sumber dana dari Baitul Maal.

Dana ini akan dialokasikan untuk membantu pendanaan inovasi penyediaan bahan alternatif pengganti plastik, dengan begitu rakyat tetap dapat menikmati kemudahan teknologi plastik yang ramah lingkungan. Sehingga impian kehidupan bersih, asri dan nyaman dapat terwujud. Wallahu a’lam.*

Aktivis Mahasiswa Muslimah

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:islamKhalifahLingkunganPemerintahan IslamSampah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pelajar Dipenggal, Laporan PBB Sebut Banyak Pelanggaran dalam Konflik di Sudan
Tulisan selanjutnya KDRT Meningkat, Komnas Perempuan: Pacaran Melahirkan Banyak Kekerasan pada Perempuan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Penasihat Trump Khawatir Perang Iran Berlangsung Bertahun-tahun

Berita
11 September 2026 10:59
Hari Pertama Sekolah yang Tak Kunjung Usai, Bocah Palestina Syahid Dibom ‘Israel’
‘Israel’ Kehilangan Ribuan Dokter, Brain Drain Makin Parah
Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris
Zionis Migrasikan Ribuan Yahudi ke ‘Israel’, Paling Banyak dari AS dan Rusia

Terbaru

  • Pengisi Utama Pro-Israel, Artis Portugal Berbondong-Bondong Tinggalkan Festival Lisbon
  • Promosi Adidas Gandeng IDF, MUI: Waspada Propaganda Zionis, Perkuat Boikot!
  • Penasihat Trump Khawatir Perang Iran Berlangsung Bertahun-tahun
  • Warga Thailand Demo Kedutaan ‘Israel’, Protes Kelakuan Wisatawan Zionis
  • Trump Diam soal Sanksi Inggris terhadap Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Dilaporkan Rusak Sejumlah Jet Tempur AS
  • Silver Economy, Cara Turki Hadapi Naiknya Populasi Lansia
  • Negara-Negara Muslim Sambut Keputusan 12 Negara Barat Mensanksi ‘Israel’
  • Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris
  • ‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat

Mungkin Anda Juga Suka

Ghazwul Fikr

SPI: Membenturkan Islam dengan Budaya Nusantara itu Absurd!

6 Agustus 2026 12:51
Opini

Board of Peace, Melayani Kepentingan Siapa? Israel atau Palestina?

5 Agustus 2026 19:00
Artikel

Membangun Integritas di Tengah Budaya Manipulasi

2 Agustus 2026 19:33
Artikel

Menghidupkan Kembali Budaya Membaca di Kalangan Umat Islam

1 Agustus 2026 11:24
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?