Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
None

Mumifikasi di Mesir Sudah ada Sebelum Zaman Firaun

Ama Farah
Terakhir diupdate: 14 Agustus 2014 13:27 1:27 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 14 Agustus 2014 13:20
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sebuah hasil studi menunjukkan bahwa berdasarkan bukti-bukti dari masa lampau, mumifikasi sudah dilakukan oleh orang di Mesir sebelum zaman Firaun atau 1.000 tahun lebih dini dari yang diperkirakan selama ini.

Hasil studi yang dimuat di jurnal Plos One itu mengatakan bahwa resin dan linen sudah dipergunakan dalam pembungkusan mayat sekitar tahun 3350 hingga 4500 SM.

Selama ini, para ahli sejarah berkeyakinan bahwa orang Mesir mulai melakukan pengawetan mayat sekitar tahun 2500 SM, lansir AFP.

Dengan menggunakan metode penelitian modern, para ilmuwan meneliti materi-materi yang ada dalam koleksi Mesir di museum-museum di Inggris. Hasilnya menunjukkan bahwa orang-orang kuno dulu sudah menggunakan bahan-bahan yang sama untuk mengawetkan mayat seperti yang dilakukan pada zaman Firaun, antara lain berupa resin, ekstrak wewangian dari tumbuhan, lilin, getah dan gula.

Tidak hanya itu, ramuan mumifikasi yang digunakan juga mengandung antibakteri dalam jumlah yang sama seperti yang digunakan pada era puncak mumifikasi 2.500-3.000 tahun kemudian atau di zaman Firaun.

Baca Juga

Tahun Baru Hijriah, Kini Punya Makna Perubahan Orientasi Hidup dan Kepedulian Sosial
Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah

Laporan penelitian itu merupakan hasil proyek sepuluh tahun yang dilakukan oleh Universitas York, Universitas Macquarie dan Universitas Oxford.

Potongan linen pembungkus mayat yang mereka teliti berasal dari mayat dalam peti dari pemakaman orang-orang mesir di Mostagedda daerah Badari di Mesir Atas.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya DPR RI 2009-2014 Berakhir, Pembahasan RUU JPH Mulai dari Nol?
Tulisan selanjutnya Syeikh Izzudin al-Qassam, Ikon Penentang Penindasan (1)

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU

Feature
29 Agustus 2026 10:49
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

20 Februari 2026 07:00
BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?