Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Orang Inggris Anggota ISIS/ISIL yang Memenggal Kepala Wartawan Amerika

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 Agustus 2014 16:53 4:53 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 20 Agustus 2014 16:53
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Menteri Luar Negeri Inggris Phillip Hammond mengakui bahwa pelaku pemenggalan kepala wartawan Amerika dalam video yang dirilis kelompok ISIS/ISIL sepertinya orang Inggris.

Dilansir The Guardian, dalam wawancara dengan BBC Radio 4 pada hari Rabu (20/8/2014) Hammond mengatakan, meskipun analisa lebih jauh perlu dilakukan, pria yang melakukan pemenggalan kepala itu “kelihatannya seorang warga Inggris.”

Pria yang dipenggal kepalanya dalam video itu diketahui sebagai James Foley, seorang warga negara Amerika Serikat yang berprofesi sebagai wartawan foto yang hilang di Suriah pada tahun 2012. Foley bekerja untuk berbagai media dan kantor berita internasional.

Hammond mengatakan bahwa rekaman video itu kelihatan asli dan pemenggal kepalanya bisa jadi orang Inggris, karena laki-laki itu berbicara dengan logat Inggris yang kental.

“Kami sudah sejak lama mengatakan bahwa ada cukup banyak orang Inggris di Suriah, dan semakin bertambah jumlahnya di Iraq,” kata Hammond, seraya menegaskan bahwa hal itu mengancam keamanan dalam negeri Inggris, jika mereka pulang kembali dengan membawa keterampilan yang didapatnya dari kelompok teroris.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Hammond mengatakan Inggris berkomitmen membantu pemerintah Iraq memerangi ISIS/ISIL dan bahwa pemerintah Iraq sudah menyatakan dengan jelas tidak ingin ada pasukan Barat menjejakkan kakinya di negara itu, meskipun Iraq mengharapkan bantuan berupa alat untuk pengawasan berteknologi canggih.

Ketika ditanya apakah Inggris akan mengirimkan tentaranya ke Iraq atau melatih tentara Iraq, Hammond menjawab bahwa hal itu termasuk “sesuatu yang akan dipertimbangkan,” meskipun pelatihan untuk tentara Iraq tidak berarti harus dilakukan di dalam wilayah Iraq sendiri. Seperti halnya ratusan tentara Libya yang pernah mendapatkan pelatihan di Inggris, kata Hammond.

Menteri luar negeri Inggris itu mengatakan ISIS/ISIL merupakan ancaman bagi keamanan dalam negeri, baik jika kelompok itu gagal di Iraq maupun jika berhasil.

“Jika Negara Islam, begitu disebutnya, terwujud di sekitar wilayah Iraq dan Suriah, kelompok itu tidak diragukan lagi akan menggunakannya sebagai basis untuk melancarkan serangan-serangan ke negara Barat. Tidak diragukan lagi mereka akan mengirim anggotanya untuk melancarkan serangan dengan target Barat,” kata Hammond.

“Demikian pula jika kelompok itu dipukul mundur, sebagian dari orang-orang itu akan kembali ke negara asal mereka, tidak hanya ke Inggris, tetapi juga ke seluruh negara Eropa, Australia, AS, negara-negara Arab lainnya. Kita akan melihat orang-orang itu kembali dan berpotensi melakukan serangan untuk kepentingan mereka di negeri-negeri kita sendiri,” imbuhnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Virus Ebola Sampai di Austria, Dua Pria Dikarantina
Tulisan selanjutnya Elemen Organisasi Islam bahas Maraknya Propaganda LGBT

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?