Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Atasi Kebiasaan Teler Warganya, Kerala Berencana Larang Penjualan Miras

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 Agustus 2014 16:55 4:55 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 22 Agustus 2014 16:55
Bagikan
Minuman keras
Bagikan

Hidayatullah.com–Pihak berwenang di negara bagian Kerala, India, membeberkan rencana untuk melarang penjualan dan konsumsi minuman beralkohol guna mengatasi kebiasaan warganya menenggak minuman keras.

Sebagai permulaan, lebih dari 700 bar dan toko penjual minuman keras akan ditutup dan hari bebas alkohol akan diberlakukan.

Menurut Oommen Chandy, menteri kepala (gubernur) Kerala, pemerintah berencana menerapkan larangan total dalam 10 tahun ke depan, lansir BBC (22/8/2014).

Kerala merupakan negara bagian di India dengan tingkat konsumsi minuman beralkohol tertinggi perkapita di India, yaitu lebih dari 8 liter perorang pertahun.

Para dokter dan aktivis sudah menyoroti kenaikan masalah akibat konsumsi minuman beralkohol, seperti meningkatnya angka perceraian dan kecelakaan lalu lintas. Mereka mengatakan rumah-rumah sakit dan pusat rehabilitasi dipenuhi oleh pasien yang menderita sakit berkaitan dengan konsumsi minuman keras.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Chandy mengatakan bahwa pemerintah setempat berencana menjadikan Kerala “bebas miras” dengan menerapkan sejumlah kebijakan dalam beberapa bulan ke depan, seperti penutupan 730 bar penjual minuman beralkohol, menjadikan hari Ahad pertama tiap bulan sebagai hari bebas alkohol. Mulai tahun depan hanya hotel-hotel mewah yang diperbolehkan menjual minuman keras dan 10% dari 338 toko minuman keras yang dijalankan secara monopoli oleh pemerintah akan ditutup setiap tahunnya.

Menurut Chandy pemerintah ingin memberlakukan larangan minuman beralkohol secara bertahap dalam satu dekade.

“Negara bagian harusnya sudah siap menerima pelarangan total dalam periode itu,” ujarnya.

Koresponden BBC mengatakan, para pemilik bisnis khawatir larangan tersebut akan memukul industri parirwisata di Kerala, negara bagian di India yang paling banyak kedatangan turis.

Tidak jelas bagaimana pemerintah setempat akan mengatasi kehilangan pendapatan daerah yang berasal dari penjualan minuman beralkohol, yang menjadi sumber pendapatan 20% anggaran tahunan Kerala.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pengusaha Makanan dan Minuman Apresiasi Kinerja LPPOM MUI
Tulisan selanjutnya OKI Desak Masyarakat Internasional Lindungi Masjid Al-Aqsha

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Berita
4 Juni 2026 11:00
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha

Terbaru

  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?