Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Bila Kalah Tahun Ini Donald Trump Kemungkinan Tidak Maju Pilpres 2028

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 September 2024 15:56 3:56 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 23 September 2024 15:56
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Bekas Presiden Donald Trump mengatakan dia kemungkinan tidak mencalonkan diri lagi pada tahun 2028 jika dia kalah dalam pemilihan presiden Amerika Serikat bulan November tahun ini.

Trump, 78, sudah menjadi kandidat presiden AS dari Partai Republik pada 3 pemilu berturut-turut dan memberikan warna dan kesan yang cukup membekas terhadap partai itu kurun waktu delapan terakhir 

Dalam wawancara dengan Sinclair Media Group, dia ditanya kemungkinan mencalonkan diri lagi sebagai capres di masa mendatang apabila kalah dari Harris tahun ini. Trump menjawab “tidak melihat kemungkinan itu sama sekali”, tetapi dia segera menambahkan bahwa partainya akan memperoleh kesuksesan besar.

Hukum di AS melarang presiden menjabat lebih dari dua periode, jadi Trump diperkirakan tidak akan mencalonkan diri pada tahun 2028 kalaupun dia menang.

Di masa lalu, pengusaha real estate itu jarang mengakui kemungkinan kalah dalam pemilu. Dia lebih sering mengobarkan semangat pendukungnya dengan pidato-pidato dan unggahan di media sosial yang menjanjikan kemenangan.

Baca Juga

AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

Namun belum lama ini, kurun empat hari dia sudah mengutarakan kemungkinan kalah sebanyak dua kali.

Dalam sebuah acara yang digelar oleh Israeli-American Council hari Kamis (19/9/2024), dia menyalahkan pemilih berlatar belakang Yahudi apabila dirinya kalah, lapor sejumlah media.

Komentar itu kontan mendapatkan kecaman dari kubu Kamala Harris – yang suaminya seorang Yahudi – serta dari partisan dua organisasi Yahudi besar di AS American Jewish Committee dan Anti-Defamation League.

Pengakuan kemungkinan kalah Trump itu bisa jadi disebabkan perubahan prospek Partai Demokrat yang mengalihkan pencalonan presiden dari petahana Joe Biden ke Harris.

Pada bulan Agustus, tim kampanye Harris berhasil mengumpulkan donasi politik $190 juta, bandingkan dengan tim kampanye Trump dan organisasi afiliasinya yang mendatangkan uang $130 juta.

Jajak pendapat nasional yang dilacak oleh BBC menunjukkan Harris lebih unggul dibandingkan Trump. Sementara hasil jajak pendapat se-AS yang dirilis hari Ahad (22/9/2024) oleh mitra BBC di Amerika stasiun televisi CBS menunjukkan Harris unggul dengan 52% dan Trump 48%.

Jajak pendapat lain yang dirilis pada hari Ahad oleh NBC menunjukkan Harris unggul lima persen di atas Trump di seluruh AS.

Penilaian positif dari publik yang diterima Harris terakhir ini juga naik menjadi 48% dari 32% pada bulan Juli.

Meskipun demikian, jajak pendapat NBC menunjukkan Trump mendapatkan respon lebih positif dibandingkan Harris untuk masalah spesifik penting seperti ekonomi, biaya hidup dan imigrasi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatDonald TrumpKamala Harris
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 1 dari 20 Anak yang Lahir di Korea Selatan dari Hubungan Tanpa Nikah
Tulisan selanjutnya serangan Israel ke Lebanon untuk percepat genosida Gaza Di Balik Perang Melawan Lebanon, ‘Israel’ Diduga Punya Niat Licik untuk Percepat Genosida Gaza

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Berita
15 Juli 2026 21:36
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Terbaru

  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

20 Juli 2026 12:51
Berita

Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

20 Juli 2026 11:05
Berita

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

20 Juli 2026 05:00
Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?