Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Menolak Berperang, Puluhan Tentara Cadangan ‘Israel’ Diskors

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 17 Oktober 2024 09:27 9:27 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 17 Oktober 2024 09:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Militer “Israel” mulai menskorsing para tentara cadangannya yang menolak berperang, menurut surat kabar Haaretz pada Selasa (15/10/2024).

Haaretz melaporkan sekitar 130 tentara cadangan “Israel” pada pekan lalu menandatangani petisi yang menyatakan menolak bertugas jika pemerintah tidak berupaya mencapai kesepakatan pertukaran tahanan dengan kelompok perlawanan Palestina.

Sejumlah tentara cadangan “Israel” mengatakan mereka mulai mendapatkan tekanan saat nama mereka diketahui muncul di petisi tersebut. Tekanan bervariasi dari telepon “ancaman”, “teguran panjang” dari komandan brigade hingga hukuman skors.

“Saya ingin memberi tahu Anda bahwa tentara memandang penggunaan tugas cadangan militer dengan sangat serius ketika Anda terlibat dalam petisi semacam itu… Kami akan kesulitan memanggil siapa pun yang menandatangani petisi ini di masa depan,” tegur seorang komandan kepada Max Kresch, salah satu dari 64 prajurit yang menandatangani petisi dengan nama lengkap mereka.

Sementara Kresch mengatakan dia mengaku akan sulit berada menjadi tentara cadangan Israel “karena krisis kepercayaan yang dalam.”

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Surat kabar Haaretz pertama kali melaporkan petisi para prajurit cadangan itu pada tanggal 9 Oktober. Petisi tersebut menekankan bahwa melanjutkan perang akan membahayakan para tawanan dan menunda kemungkinan pembebasan mereka, sekaligus mencatat bahwa lebih banyak orang yang terbunuh oleh serangan udara “Israel” daripada yang berhasil diselamatkan dalam operasi militer.

“Kami, yang bertugas dan telah mengabdi dengan penuh dedikasi dan mempertaruhkan nyawa, dengan ini mengumumkan bahwa jika pemerintah tidak segera mengubah tujuan dan mengupayakan kesepakatan untuk membawa pulang para sandera, kami tidak akan bisa terus bertugas. Bagi sebagian dari kami, garis merah telah dilewati,” bunyi petisi tersebut.

Zionis telah membunuh sejumlah tawanan “Israel”, yang ditahan Hamas, dalam serangan udara di Jalur Gaza sejak dimulainya perang pada Oktober tahun lalu.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:genosida GazaPerang GazaPerang Palestina-Israeltentara Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Italia Melarang Warganya Surogasi di Luar Negeri
Tulisan selanjutnya Berpacu melawan Misionaris

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Parlemen Turki Setujui RUU Ratifikasi Pakta Pertahanan Mekkah

Berita
29 Oktober 2026 14:54
Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas dalam Baku Tembak di Tepi Barat
Gereja di Yordania Diserang, Raja Abdullah Janji akan Menuntut Balas
Memahami Wahyu dan Kenabian: Fondasi Keyakinan Islam di Tengah Tantangan Pemikiran Barat
Buya Hamka, Tontonan Penuh Tuntunan

Terbaru

  • Tak Sekedar Tontonan, Film Buya Hamka Vol 3 Jadi Tuntunan Antar Generasi
  • Memahami Wahyu dan Kenabian: Fondasi Keyakinan Islam di Tengah Tantangan Pemikiran Barat
  • LPPOM Sebut Penundaan Wajib Halal 2028 Realistis bagi UMK
  • Pengadilan Iraq Penjarakan 7 Warga Prancis Anggota ISIS
  • Jurnalis Asing Jadi Korban Serangan Pemukim Ilegal ‘Israel’, Dipukuli Hingga Gegar Otak
  • Parlemen Turki Setujui RUU Ratifikasi Pakta Pertahanan Mekkah
  • Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tuntunan di Tengah Krisis Keteladanan
  • Prioritaskan Warganya Malaysia akan Kurangi Pekerja Asing
  • BPJPH Dukung Gen Halal Championship, Siapkan Generasi Penggerak Ekosistem Halal
  • Buya Hamka, Tontonan Penuh Tuntunan

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?