Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

‘Israel’ Murka Usai Pemimpin Haaretz Sebut Hamas sebagai Pejuang Kemerdekaan

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 1 November 2024 00:10 12:10 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 1 November 2024 05:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Para pejabat zionis ‘Israel’ menuntut pemutusan hubungan dengan surat kabar Haaretz setelah pemimpinnya, Amos Schocken, menyebut anggota perlawanan Palestina sebagai “pejuang kemerdekaan.”

Selain memuji para pejuang Palestina, Schocken juga mengkritik ‘Israel’ yang disebutnya sebagai rezim apartheid.

“Ini mengabaikan kerugian yang harus ditanggung oleh kedua belah pihak karena mempertahankan permukiman sambil memerangi para pejuang kemerdekaan Palestina yang oleh Israel disebut sebagai ‘teroris’,” ujar Schocken.

Dia menuduh pemerintah Netanyahu “memaksakan rezim apartheid yang kejam” terhadap penduduk Arab Palestina dan merampas tanah yang seharusnya diperuntukkan bagi pendirian negara Palestina.

Pernyataan Schocken membuat para pejabat zionis ‘Israel’ berang. Apalagi Schocken juga melabeli tindakan Israel di “wilayah pendudukan dan sebagian wilayah Gaza” sebagai “Nakba kedua”.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

Salah satunya adalah Menteri Komunikasi ‘Israel’ Shlomo Karhi, yang mengusulkan kepada pemerintah agar semua urusan dengan Haaretz dihentikan. Termasuk mengakhiri iklan kantor pers pemerintah di surat kabar tersebut dan melarang lembaga pemerintah untuk berkomunikasi dengan Haaretz dalam bentuk apa pun.

Sementara, Menteri Dalam Negeri ‘Israel’ Moshe Arbel pada Rabu (30/10/2024) menginstruksikan stafnya untuk secara efektif menghentikan kerja sama dengan surat kabar tersebut, dan direktur jenderal kementerian mengeluarkan surat resmi untuk itu.

“Kami tidak bisa dan tidak akan tinggal diam dalam menghadapi bahaya terhadap tentara IDF dan upaya negara untuk melindungi warganya,” tulis direktur tersebut.

Pada November tahun lalu, Menteri Komunikasi ‘Israel’ mengumumkan telah mengajukan proposal ke pemerintah agar mengakhiri pendanaan surat kabar yang mereka sebut sebagai propaganda anti-Israel.

Sejumlah tokoh zionis bahkan menyindir editor di Haaretz, Gideon Levy, dengan menyebutnya pengkhianat karena “menjalankan media yang lebih buruk dari Al Jazeera.”

Haaretz merupakan surat kabar ‘Israel’ telah membela hak-hak asasi manusia dan hak-hak sipil warga Palestina dan ‘Israel’ selama bertahun-tahun, tanpa memalingkan muka sejenak dari kekejaman dan kekeraskepalaan para penguasa.

Bahkan sekarang para jurnalis terus menuntut agar pemerintah Israel mengakhiri krisis kemanusiaan yang ditimbulkannya di Gaza.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:genosida GazaHaaretzHAMASMedia Israelpejuang kemerdekaanPerang Palestina-Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Drone Anka Turki yang dibeli Indonesia Erdogan: Turki adalah Produsen Drone UAV Terbesar di Dunia
Tulisan selanjutnya 80 Tewas, Oktober Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Tentara ‘Israel’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Berita
3 Juni 2026 13:30
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?