Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Protes Anti-Pemerintah Memburuk Parlemen Pakistan akan Rapat Darurat

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 September 2014 11:55 11:55 am
Ama Farah
Dipublikasikan 2 September 2014 11:55
Bagikan
Demonstran wanita anti-pemerintah Pakistan pendukung Tahir ul-Qadri.
Bagikan

Hidayatullah.com–Sebuah pertemuan gabungan parlemen di Pakistan akan digelar sementara Perdana Menteri Nawaz Sharif mencari dukungan untuk menghadapi kelompok demonstran yang menuntut pengunduran dirinya.

Bentrokan antara aparat keamanan dan demonstran memasuki hari ketiga pada Senin (1/9/2014) di ibukota Islamabad.

Tentara membantah sangkaan yang menyebutnya mendukung kelompok-kelompok anti-pemerintah dan menegaskan bahwa mereka “apolitik”.

Perdana Menteri Nawaz Sharif yang terpilih tahun lalu mengatakan bertekad melindungi demokrasi dan tidak akan mundur.

Tokoh agama dari kelompok oposisi Tahir ul-Qadri bersikeras Sharif harus mundur untuk menghadapi gugatan kasus pembunuhan dan penyelidikan terorisme.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Qadri didukung seorang tokoh oposisi lain, Imran Khan, yang menilai pemilihan Juni 2013 dicurangi.

BBC melaporkan hari Senin malam polisi dikerahkan di ibukota Islamabad ketika pemerintah melakukan kembali negosiasi dengan Qadri dan Khan.

Perdana Menteri Nawaz Sharif yang menang pemilihan dengan dukungan mayoritas itu bertekad tidak akan membiarkan mandat dari rakyat dibajak lewat intimidasi.

Partainya Sharif, Liga Muslim Pakistan merupakan partai politik terbesar di negaranya. Pemerintahan Pakistan saat ini yang dipimpin Sharif sebagai perdana menteri merupakan pemerintahan pilihan rakyat dengan dukungan jumlah suara pemilih yang sangat besar. Pemerintahan Sharif ini juga merupakan pemerintahan sipil pertama di Pakistan, yang selama ini selalu dipimpin petinggi militer. Namun kelompok oposisi yang minoritas berupaya menjegalnya.

Ribuan demonstran yang digerakkan kelompok oposisi pemerintah hari Senin bergerak menuju kantor pusat pemerintahan Pakistan dan rumah kediaman perdana menteri. Sebagian dari mereka membawa pentungan serta melemparkan bebatuan. Polisi huru-hara dikerahkan ke lokasi dan akibat massa yang brutal sebagian dari mereka mengalami luka-luka.

Akibat bentrokan massa oposisi dengan aparat, tiga orang sudah dikabarkan tewas dan ratusan lainnya luka-luka.

Sementara itu tentara pada hari Senin kemarin mengeluarkan pernyataan penegasan bahwa institusinya tidak mendukung baik Khan maupun Qadri. Militer membantah klaim Javed Hashmi –seorang politisi senior di partainya Khan, PTI– yang mengatakan bahwa Khan kepada tokoh-tokoh senior di partainya menyampaikan bahwa tentara dan dinas intelijen siap menbantu Khan dan Qadri menggulingkan pemerintah.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dekan Ushuluddin UIN Sunan Ampel: “Namanya Anak-anak belum Dewasa”
Tulisan selanjutnya Syeikh Dr. Abdurrozzaq: Ukuran Keimanan bisa dilihat Shalat Subuh dan Ashar nya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Wantim MUI Serukan Empat Agenda Strategis Umat Menuju Indonesia Emas 2045

Berita
25 Juli 2026 12:53
Baliho Berbahasa Ibrani Mewabah, ‘Israel’ Kuasai Siprus?
Ketua Umum MUI Dorong KUII VIII Hasilkan Rekomendasi Tegas Terkait LGBT
MUI dan UI Teken MoU Pengembangan AI dan Data Science di KUII VIII
Trump Abaikan Keberatan Netanyahu soal Rencana Penjualan F-35 ke Turki

Terbaru

  • Apa itu Project Panama? Mengapa Anthropic Menghancurkan Buku-Buku Langka Demi Melatih AI
  • Netanyahu Yakin Pasukan Elite ‘Israel’ akan Membebaskannya Jika Ditahan di Luar Negeri
  • Setelah Palestina, Kini Suriah Jadi Sasaran Pencurian Tanah Pemukim Yahudi ‘Israel’
  • Amankan Laut Merah dari Houthi, Arab Saudi Galang Koalisi Internasional
  • Usai Jadi Pemimpin Politik Hamas, Khalil al-Hayya Langsung Bertemu Menlu Turki
  • Angka Bunuh Diri Tentara ‘Israel’ Terus Naik, Tahun Ini Sudah 16 Tewas
  • Survei: Hampir Separuh Warga AS Dukung Penangkapan Netanyahu
  • Laznas BMH dan Baitul Wakaf Gelar Penanaman Perdana Pisang Cavendish di Sleman untuk Kemandirian Ekonomi Umat
  • Bunuh Majikan dan Kerap Mencuri, ART Asal Indonesia Dibui Seumur Hidup di Singapura
  • Laporan: ‘Israel’ Danai Kampanye Rp840 Miliar untuk Mempengaruhi Jawaban AI soal Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?