Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

200 Orang Palestina Dibebaskan dari Penjara ‘Israel’ dalam Gencatan Senjata Tahap Kedua

Ahmad
Terakhir diupdate: 26 Januari 2025 00:03 12:03 am
Ahmad
Dipublikasikan 26 Januari 2025 00:01
Bagikan
foto: Gaza Now
Bagikan

Hidayatullah.com-–Sebanyak 200 tahanan Palestina dibebaskan pada hari Sabtu (25/1/2025) berdasarkan gencatan senjata Gaza dan perjanjian pertukaran tahanan antara Hamas dan penjajah ‘Israel’ pada gelombang kedua pertukaran tawanan.

Pembebasan itu terjadi beberapa jam setelah Hamas membebaskan empat tentara wanita muda ‘Israel’ dari tahanan di Gaza.

Rekaman video di berbagai kalam akun X menunjukkan kedatangan 114 tahanan ke Kota Ramallah, Tepi Barat, dari Penjara Militer Ofer dengan menaiki tiga bus Komite Palang Merah Internasional (ICRC).

مشاهد من مدينة رام الله لاستقبال الأسرى الفلسطينيين المحررين من سجون الاحتلال الإسرائيلي، وعددهم 114 أسيرا#حرب_غزة #الأخبار pic.twitter.com/RVvyfmYBUx

— قناة الجزيرة (@AJArabic) January 25, 2025

Para tahanan yang dibebaskan disambut oleh ribuan warga Palestina yang berkumpul di Ramallah untuk merayakan pembebasan mereka, menurut seorang reporter Anadolu Agency.

Enam belas tahanan, ditemani oleh perwakilan Palang Merah Internasional, juga tiba di Rumah Sakit Eropa di Khan Younis di Jalur Gaza selatan, disambut hangat oleh ribuan orang.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

"طوفان الأحرار"..المحررون والشعب يبايعون المقاومة pic.twitter.com/cBaVEJ1M5Q

— شبكة قدس الإخبارية (@qudsn) January 25, 2025

Saluran berita Al-Qahera yang berafiliasi dengan pemerintah Mesir juga melaporkan bahwa dua bus yang membawa 70 tahanan Palestina yang dibebaskan tiba di Mesir berdasarkan perjanjian gencatan senjata Gaza.

Kantor Media Tahanan mengatakan Sabtu pagi bahwa tahanan yang dibebaskan termasuk 121 orang yang menjalani hukuman seumur hidup dan 79 orang dengan hukuman panjang. 70 dari mereka yang menjalani hukuman seumur hidup akan dikirim ke luar wilayah Palestina.

الأسرى الفلسطينيين يهتفون لكتائب القسام وحماس من وسط رام الله بالضفة الغربية المحتلة 🇵🇸🔻 pic.twitter.com/9YPxMfNqqt

— غزة الآن – Gaza Now (@nowgnna) January 25, 2025

Menurut pernyataan itu, tahanan yang dibebaskan termasuk 137 dari kelompok Gerakan Perlawanan Islam (Hamas), 26 dari kelompok sekuler Fatah, 29 dari Jihad Islam, tiga dari Front Populer untuk Pembebasan Palestina (PFLP), dan satu dari Front Demokratik untuk Pembebasan Palestina (DFLP), serta empat lainnya tanpa afiliasi kelompok tertentu.

Daftar tersebut mencakup nama Mohammad al-Tous, tahanan Palestina terlama yang mendekam di penjara penjajah.

Tous, dari kota Bethlehem di Tepi Barat, ditangkap pada tahun 1985 dan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup atas tuduhan melakukan serangan terhadap target-target ‘Israel’. Gelombang kedua tahanan Palestina berangkat dari Penjara Ketziot Israel di gurun Negev di Israel selatan.

Pejuang lain yang ikut dibebaskan termasuk Mohammad Odeh (52 tahun), dan Wa’il Qassim (54 tahun), keduanya dari Yerusalem timur. Mereka dituduh melakukan serangkaian serangan mematikan terhadap warga pendatang haram, termasuk pengeboman di sebuah kafetaria di Universitas Ibrani Yerusalem pada tahun 2002 yang menewaskan sembilan orang, termasuk lima warga negara AS.

Pada Sabtu pagi (25/1/2025), Hamas telah membebaskan sebanyak empat tentara perempuan Israel, setelah itu 200 tahanan Palestina dijadwalkan untuk dibebaskan.

“Hari ini kami memaksa penjajah kriminal untuk membuka penjara-penjaranya demi membebaskan para tahanan kami. Ini adalah janji kami kepada mereka untuk kebebasan, dan kepada rakyat kami untuk melanjutkan jalan menuju kemerdekaan dan menentukan nasib sendiri,” demikian pernyataan Hamas.

Dalam tahap pertama gencatan senjata Gaza, penjajah akan menarik diri dari “Koridor Netzarim”, area yang memisahkan Gaza utara dan selatan, sehingga memungkinkan pengungsi Palestina untuk kembali ke wilayah mereka di Gaza utara.

Tahap pertama dari kesepakatan gencatan senjata selama enam pekan itu mulai berlaku pada 19 Januari, dan menghentikan perang genosida ‘Israel’ yang telah menyebabkan hampir 47.300 warga Palestina syahid, sebagian besar perempuan dan anak-anak, serta melukai lebih dari 111.400 orang sejak 7 Oktober 2023.

Pada hari pertama gencatan senjata, Israel membebaskan 90 tahanan Palestina sebagai imbalan atas tiga tawanan Israel yang dibebaskan oleh Hamas.

Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan November lalu untuk Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanannya Yoav Gallant atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.

‘Israel’ juga menghadapi kasus genosida di Mahkamah Internasional atas perangnya di daerah pantai tersebut.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Brigade Al-Qassamgencatan senjatagenosida GazaHAMASisraelPenjara IsraelTahanan Palestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bersenjata Tavor Milik IDF,  Al-Qassam Lepas Tawanan ‘Israel’ dengan Spanduk  “Zionis Tak akan Menang”
Tulisan selanjutnya Tentara Wanita ‘Israel’ yang Dibebaskan Hamas Ucap “Assalamualaikum” dan Berterima Kasih pada Al-Qassam  

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tradisi Membaca sebagai Penguat Halaqoh

Berita
15 Juni 2026 18:37
AS-Iran Capai Kesepakatan Final, Trump dan Pezeshkian Resmikan Memorandum
Pentagon Perlu $80 Miliar untuk Tutup Biaya Perang Iran dll
Khalwat Digital, Fenomena Pacaran Era Media Sosial
Pesepakbola Paraguay Jadi yang Pertama Diusir dari Lapangan Piala Dunia karena Menutup Mulut

Terbaru

  • Dicabut, Zelensky Kembalikan Medali Penghargaan dari Polandia
  • Pentagon Perlu $80 Miliar untuk Tutup Biaya Perang Iran dll
  • Dua Ledakan di Jalan Raya Khyber Pakhtunkhwa Sedikitnya 7 Orang Tewas
  • Pesepakbola Paraguay Jadi yang Pertama Diusir dari Lapangan Piala Dunia karena Menutup Mulut
  • Pengadilan Penjarakan Orang Tua dari Bocah Pelaku Penembakan di Sekolah Beograd Serbia 2023
  • Label Teroris untuk Palestine Action Dibenarkan Pengadilan Banding Inggris
  • Amerika Serikat Hentikan Pendanaan Program HIV di Afrika Selatan
  • Hujan Hitam di Moskow Usai Ukraina Bombardir Pengilangan Minyak Rusia
  • Jangan Cuma di Stadion, Pria Jepang Diminta Ikut Bantu Bersihkan Rumah
  • Tiga Kapal Tanker Saudi Melewati Selat Hormuz Setelah Iran-AS Sepakat Mengakhiri Perang

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?