Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Polisi Zionis Kini Berpihak ke Wanita di Tembok Ratapan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 Mei 2013 16:38 4:38 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 11 Mei 2013 16:38
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Polisi Israel menghalang-halangi gerombolan pria Yahudi ultra-Orthodoks yang berusaha mengusir sekelompok wanita Yahudi liberal yang ingin beribadah di Tembok Ratapan, dinding sebelah barat dari kompleks Masjid al-Aqsha, Jumat (10/5/2013). Sebuah perubahan sikap dramatis yang ditunjukkan kepolisian Zionis.

Ribuan Yahudi ultra-Orthodoks pengungjuk rasa berpakaian tradisional warna hitam berbondong-bondong menuju Tembok Ratapan, sambil melempar kursi dan air ke arah sekelompok wanita dari Women of the Wall, sebelum akhirnya melempari bis-bis yang ditumpangi para wanita Yahudi liberal itu dengan batu. Dua polisi terluka dalam peristiwa tersebut.

Pada kesempatan-kesempatan sebelumnya, polisi Zionis selalu menangkap sejumlah anggota Women of the Wall, kelompok wanita Yahudi liberal yang ingin mendobrak tabu dan menuntut persamaan hak beribadah di Tembok Ratapan dengan menggunakan selendang dan pita perlengkapan ibadah sambil membaca Torah di tempat terbuka bersama para lelaki. Baca berita sebelumnya: Israel Tangkap Wanita Beribadah di Tembok Ratapan. https://hidayatullah.com/read/28113/11/04/2013/israel-tangkap-wanita-beri…

Namun kali ini, justru kelompok pria Orthodoks yang ditangkap oleh aparat. Polisi dikabarkan menangkap sedikitnya tiga orang pria pengunjuk rasa hari Jumat kemarin.

Perubahan sikap dari aparat Zionis itu mengikuti keputusan pengadilan bulan lalu, yang menetapkan bahwa Women of the Wall tidak melanggar peraturan dan harus diperbolehkan beribadah menurut cara yang dianggap pantas.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu telah meminta mantan menterinya yang juga merupakan seorang tokoh Yahudi, Natan Sharansky, untuk mencari kompromi guna memperbolehkan wanita melakukan ibadah bersama para pria tanpa menimbulkan ketegangan dengan kelompok Yahudi ultra-Orthodoks.

Sharansky mengajukan usul, zona terpisah (antara laik-laki dan perempuan) di Tembok Ratapan yang biasanya dibuat saat ibadah bersama diperluas. Namun baik pemerintah maupun kelompok Yahudi ultra-Orhodoks belum ada yang menyetujuinya, lansir France24.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rektor UII: Dialog Diperlukan untuk Menata Hubungan Kemanusiaan
Tulisan selanjutnya Ikhwan Mesir Kecam Penangkapan Mufti Al-Quds

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Berita
17 Juli 2026 15:23
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

Terbaru

  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?