Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
None

Media Khawatir Paus Fransiskus jadi Sasaran ISIS

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 17 September 2014 10:24 10:24 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 17 September 2014 10:24
Bagikan
Sri Paus Fransiskus
Bagikan

Hidayatullah.com–Media Italia baru-baru ini melaporkan bahwa tokoh penting Katolik sedunia, Paus Fransiskus dikhawatirkan menjadi sasaran bidik kelompok Daulah Islamiyah Iraq wa Syam (ISIS/ISIL).

Menurut pers Italia, pemerintah Albania khawatir dengan kelompok ISIS mungkin sudah kembali ke Albania, deimikian dikutip The Associated Press.

Sementara itu, kekhawatiran ini juga diungkapkan Duta Besar Iraq untuk Tahta Suci.

“Sri Paus memang menjadi sasaran bidik,” ujar Habeeb al Sadr kepada koran Italia Il Messaggero pada pekan lalu. “Kami sangat tahu jalan pikiran gerombolan itu..Saya tidak mengesampingkan bahwa ISIS akan tiba dan menyerang beliau.”

Sementara itu, juru bicara Vatikan, hari Senin  mengatakan tak ada perubahan jadwal kunjunjungan. Paus Fransiskus juga tak berminat menambah pasukan pengamanan melawat ke Albania, pekan ini.

Baca Juga

Tahun Baru Hijriah, Kini Punya Makna Perubahan Orientasi Hidup dan Kepedulian Sosial
Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah

“Tak ada alasan mengubah jadwal kunjungan Sri Paus,” kata Monsinyur Frederico Lombardi dalam penjelasan singkat Senin/ Tidak perlakuan atau kewaspadaan khusus, tambah Lombardi. “Kami jelas memberi perrhatian, tapi tak perlu khawatir atau merubah program beliau di Albania.”

Sebelum ini, banyak pihak juga mengakatan Paus masuk dalam bidikan ISIS. Meski untuk hal ini Paus menampiknya. [ baca: Paus Menampik Disebut jadi Target Buruan ISIS]

Seperti diakui, untuk pertama kalinya sejak terpilih menjadi pemimpin tertinggi umat Katolik, Paus Fransiskus akan mengunjungi negara Muslim.

Paus dijadwalkan akan mengunjungi  negara-negara Muslim, termasuk Yordania dan Albania pada pekan ini.

Pria bernama asli Jorge Mario Bergoglio ini akan berada di Istanbul pada 30 November pada perayaan hari raya St Andrew atas undangan Patriark Ekumenis Bartholomew I, pemimpin spiritual Kristen Ortodoks dunia.

Paus juga akan mengunjungi Yordania pada Sabtu pekan ini hanya dalam beberapa jam, sebagai pertanda rangkaian lawatannya ke Timur Tengah.

Sri Paus akan bertatap muka dengan Raja Abdullah II, menggelar misa di sebuah stadion dan bertemu para pengungsi Suriah. Ini merupakan kesempatan besar bagi Paus untuk berbicara lantang menentang perang dan pengusiran umat Kristen dari Timur Tengah.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BNPTintelijenkatolik
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Muhammadiyah Mengapa ke Fatah, Bukan Rakyat Gaza?
Tulisan selanjutnya China Menggerebek Sekolah Qur’an di Turkistan Timur

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas

Berita
13 Juli 2026 16:30
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

20 Februari 2026 07:00
BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?