Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bangladesh Kurangi Hukuman Tokoh Jamaat-e-Islami

Ama Farah
Terakhir diupdate: 17 September 2014 16:14 4:14 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 17 September 2014 16:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Mahkamah Agung Bangladesh mengurangi hukuan mati atas DelwarHossain Sayedee, seorang tokoh politik Islam berpengaruh yang vonis atas dirinya tahun menimbulkan bentrokan mematikan terburuk dalam sejarah negara tersebut.

Dalam keputusannya hari Rabu (17/9/2014), pengadilan mengatakan bahwa Sayedee (74) harus menghabiskan sisa umurnya di dalam penjara, kata Jaksa Agung Mahbubey Alam dikutip AFP.

“Kami sebelumnya mengharap mahkamah akan memperkuat hukuman matinya,” kata Alam.

Sayedee, wakil ketua partai Jamaat-e-Islami partai Islam, merupakan da’i terkenal di Bangladesh dengan jumlah jamaah mencapai jutaan orang.

Para pengacara Sayedee menyatakan tidak puas dengan keputusan mahkamah atas kliennya, yang tahun lalu dinyatakan bersalah atas 8 dakwaaan termasuk pembunuhan, pemerkosaan dan penindasan atas warga minoritas Hindu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Dia harus dinyatakan bebas dari seluruh dakwaan karena kasusnya dicemari oleh sejumlah kontroversi,” kata Khandaker Mahbub Hossain, salah satu pengacara Sayedee.

Seiring meningkatnya popularitas partai Islam terbesar di Bangladeh itu, pemerintah Dakha yang dikuasai politisi sekuler pimpinan Perdana Menteri Sheikh Hasina mencari-cari kasus yang dapat menjerat para politisi dari Jamaah-e-Islami.

Dengan menggunakan undang-undang kejahatan perang, pemerintah PM Hasina menangkap tokoh-tokoh Jamaat-e-Islami dengan berbagai tuduhan terkait dengan masa perang kemerdekaan Bangladesh dari Pakistan.

Para politisi Muslim itu, selain dituding melakukan tindak kejahatan, juga dituduh berkomplot dengan negara Islam Pakistan dan menolak pemisahan Bangladesh dari Pakistan  pada masa perang kemerdekaan di awal tahun 1970an.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kepala Gereja Orthodoks Rusia Dapat Hadiah Jet Tempur Sukhoi
Tulisan selanjutnya Tes Urin Bisa Digunakan untuk Pemeriksaan Kanker Serviks

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Berita
31 Mei 2026 01:20
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?