Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas

Ahmad
Terakhir diupdate: 17 Agustus 2025 15:55 3:55 pm
Ahmad
Dipublikasikan 17 Agustus 2025 17:30
Bagikan
Vape malaysia
Bagikan

Hidayatullah.com—Penggunaan vape di kalangan remaja Malaysia semakin membimbangkan. Hasil penelitian dari Universitas Taylor’s menunjukkan lonjakan pengguna vape dari 0,8% pada 2011 menjadi 5,8% pada 2023, termasuk peningkatan signifikan di kalangan remaja perempuan di negara tetangga Malaysia.

Daftar isi
  • Penelitian Serupa di Indonesia
  • Bahaya Kesehatan Vape
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Prof. Dr. Wee Lei Hum, pensyarah di sekolah kedokteran itu menegaskan bahwa nikotin dalam vape dapat menyebabkan ketergantungan serius, menurunkan fungsi otak, serta meningkatkan risiko gangguan kesehatan mental dan fisik.

“Nikotin sangat mudah menyebabkan ketagihan terutama pada otak yang masih berkembang, menjejaskan ingatan, tumpuan, dan meningkatkan risiko keresahan, kemurungan serta penyalahgunaan bahan terlarang pada masa hadapan,” katanya.

Ia menambahkan, dampak penggunaan vape tidak hanya jangka pendek, tetapi juga bisa menimbulkan masalah pernapasan, kerusakan paru-paru, sistem imun lemah, gangguan kognitif, serta masalah sosial seperti isolasi dan masalah hukum.

Meskipun Akta Kawalan Produk Merokok Demi Kesihatan Awam 2024 telah disahkan, Prof. Dr. Wee menilai penggubalan undang-undang yang longgar, termasuk penghapusan klausa Generational End Game (GEG), membuat perlindungan bagi generasi muda menjadi kurang efektif.

Baca Juga

Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru
Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental
Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

Ia menekankan pentingnya pengawasan terhadap penjualan, termasuk daring, pengesahan umur, larangan iklan, dan pelarangan produk berperisa.

Dari sisi pendidikan, guru dan orang tua dianjurkan untuk mengenali tanda-tanda penggunaan vape dan mendukung usaha remaja untuk berhenti. Sekolah dapat menerapkan program anti-vape, seperti Kesihatan Oral Tanpa Amalan Merokok (KOTAK), untuk menyediakan kaunseling dan perawatan tanpa penghakiman.

Penelitian Serupa di Indonesia

Penelitian dari Universitas Lambung Mangkurat menemukan bahwa penggunaan vape pada remaja dapat menyebabkan ketergantungan nikotin, gangguan perkembangan otak, serta masalah kesehatan mental dan fisik.

Meskipun vape tidak menghasilkan asap seperti rokok konvensional, kandungan nikotin, perasa, dan bahan kimia lainnya tetap berpotensi membahayakan kesehatan remaja.

Selain itu, penelitian dari Universitas Gadjah Mada mengungkapkan bahwa penggunaan vape dapat menimbulkan ketergantungan nikotin dengan kategori rendah hingga sedang pada mahasiswa.

Bahaya Kesehatan Vape

Pakar kesehatan dari Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, dr. Agus Dwi Susanto, menegaskan bahwa vape mengandung nikotin, logam berat, dan senyawa karsinogenik yang dapat merusak paru-paru, jantung, dan otak.

Beberapa penelitian bahkan menunjukkan bahwa bahayanya setara atau lebih serius dibanding rokok konvensional.

Dampak penggunaan vape bagi pelajar meliputi:

• Kesehatan mental: Halusinasi, gangguan mental, kesulitan fokus, menurunnya prestasi akademik.
• Ketagihan: Nikotin dan bahan halusinogen dapat menyebabkan ketergantungan seumur hidup.
• Kesehatan fisik: Masalah paru-paru, sesak napas, batuk kronik, sistem imun lemah.
• Fungsi kognitif: Penurunan ingatan, berpikir kritis menurun, risiko kecelakaan meningkat.
• Sosial & emosional: Isolasi sosial, perubahan perilaku, masalah hukum.
Prof. Dr. Wee menegaskan, kegagalan bertindak sekarang berisiko menyerahkan kesehatan satu generasi kepada industri yang mengaut keuntungan melalui ketagihan. “Undang-undang yang tegas dan pendidikan preventif adalah kunci untuk melindungi remaja dari ancaman vape,” ujarnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bahaya rokok elektrikPodrokok elektrikvape
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mufti Besar Mesir, Profesor Dr. Nazir Mohammed Ayyad Konferensi Internasional: AI Hanya Alat Bantu tak Bisa jadi Rujukan Fatwa
Tulisan selanjutnya Fatwa atau Hukum MMA menurut Islam Hukum Pertandingan Tinju Bebas dan MMA Menurut Ulama

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Helikopter Tempur Apache Jatuh di Texas Dua Prajurit Amerika Tewas

Berita
13 Agustus 2026 16:53
Pengadilan Suriah Jatuhkan Hukuman Mati Atas Bashar al-Assad
Trump Tuntut Iran Bayar “Kompensasi” dalam Setiap Kesepakatan Damai di Masa Depan
Mahkamah Konstitusi Prancis Tidak Meloloskan Larangan Media Sosial Bagi Anak
LPPOM Raih Indonesia Public Relations Awards 2026 Kategori Corporate Reputation

Terbaru

  • Perang Iran Dongkrak Penjualan Truk Listrik China
  • Qatar Bantah Menahan Pilot Iran
  • Tidak Becus Tandai Kecurangan NTU Hentikan Penggunaan Detektor AI
  • Pakai Toilet Umum Kaum Hawa Disuruh Bayar Kaum Adam Gratis, Wanita Austria Ini Menggugat
  • Banyak Peluncuran Satelit Eropa Terancam Kekurangan Roket
  • Redam Aksi Protes PM Modi Janjikan Pelatihan AI Gratis untuk Pelajar India
  • PM Anwar Ibrahim Upayakan Pencabutan UU yang Membatasi Kegiatan Politik Mahasiswa
  • Uni Emirat Tetapkan Libur Maulid Nabi 1448 Hijriyah Tanggal 28 Agustus
  • Mantan Profesor Cambridge di Pusaran Tuduhan Plagiarisme Ditemukan Tak Bernyawa
  • Prancis Desak Israel Tangkap Pemukim Yahudi yang Memblokade Rumah Warga Palestina di Qusra

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Kesehatan

Studi: Setiap Batang Rokok Merampas 20 Menit Kehidupan Perokok

5 Januari 2025 14:10
Kesehatan

Anxiety dan Kecemasan yang Mengarah Gangguan Mental Serius

2 Januari 2025 11:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?