Hidayatullah.com – Iran telah meluncurkan tiga rentetan rudal ke arah wilayah penjajahan Israel di utara sejak Kamis pagi, menurut Channel 12 Israel.
Sirene meraung-raung di sebagian besar wilayah Israel utara, di tengah upaya Zionis mencegat serangan rudal tersebut.
Televisi pemerintah Iran mengklaim bahwa rudal mereka mencapai kota pelabuhan Haifa beberapa menit setelah pernyataan Trump tentang Iran yang menyebut rudal negara itu hanya tersisa sedikit.
Sebelumnya pada Kamis, dalam pidato yang disiarkan televisi dari Gedung Putih, Presiden AS Donald Trump mengatakan Iran memiliki “sangat sedikit” peluncur rudal yang tersisa. Ia juga menyebut kemampuan Iran untuk meluncurkan rudal dan drone telah “dibatasi secara drastis.”
Trump juga mengatakan kepada warga Amerika bahwa ia memperkirakan perang terhadap Iran akan berlanjut selama dua hingga tiga minggu lagi, tetapi mengatakan ia percaya konflik tersebut akan segera berakhir.
Kawasan tersebut telah siaga sejak AS dan Israel melancarkan serangan udara pada 28 Februari, yang sejauh ini menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi saat itu, Ali Khamenei.
Iran membalas dengan serangan pesawat tak berawak dan rudal yang menargetkan Israel, bersama dengan Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS, menyebabkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur serta mengganggu pasar global dan penerbangan.*




