Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Iptekes

UNICEF: Anak-Anak Gunakan AI 3 Kali Lipat Lebih Banyak Dibanding Orang Dewasa

Ahmad
Terakhir diupdate: 3 Juli 2026 20:57 8:57 pm
Ahmad
Dipublikasikan 3 Juli 2026 20:54
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) oleh anak-anak tumbuh dengan kecepatan lebih dari tiga kali lipat dibanding orang dewasa, menurut Dana Anak-Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) baru-baru ini, berdasarkan data terbaru yang diperoleh dari 10 negara.

“AI sudah menjadi bagian dari kehidupan kita. Teknologi ini makin memengaruhi kehidupan sehari-hari dan kini membentuk masa kanak-kanak di seluruh dunia, baik membawa kebaikan maupun keburukan,” menurut UNICEF dalam sebuah pernyataan menjelang Dialog Global Pertama tentang Tata Kelola AI.

Agensi tersebut memperkirakan sedikitnya 20 million anak pernah menggunakan AI, dengan lebih dari dua juta, atau satu dari setiap 10 anak mengakui bahwa mereka mencari nasihat dari teknologi tersebut mengenai hal-hal yang mencemaskan mereka.

Diperkirakan 13 juta anak lainnya menggunakan AI untuk membantu proses pembelajaran dan menyelesaikan tugas sekolah.

“Anak-anak lebih rentan terhadap sistem AI, termasuk cara sistem itu dirancang, model bisnis yang mendasarinya, serta bagaimana data pribadi mereka digunakan, namun mereka memiliki kekuatan yang jauh lebih terbatas untuk menghindari atau menolak sistem tersebut,” menurut pernyataan itu.

Baca Juga

Gemini AI Milik Google Bisa Melakukan Serangan Siber, Menebak Kata Sandi
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
Usia Belum Tua, tapi Sering Merasa Tua? Hati-Hati Bisa Sebabkan Imsonia dan Gangguan Kesehatan
Perang Abadi Sistem Imun di Balik Keindahan Tato
Pakar Bilang Suplemen Harian Lebih Banyak Bahaya Dibandingkan Manfaat

UNICEF juga mengungkapkan bahwa anak-anak merupakan kelompok paling awal yang merasakan dampak dari lemahnya tata kelola AI dan akan menanggung akibatnya dalam jangka waktu yang paling lama.

Menurut UNICEF, sepertiga dari anak-anak di 10 negara yang disurvei menyuarakan kekhawatiran terhadap penyalahgunaan AI untuk melakukan penipuan, mengelabui orang lain, atau menyebarkan informasi palsu, sementara seperempat lainnya khawatir foto atau video mereka dimanipulasi menjadi konten pornografi menggunakan teknologi “deepfake”.

“Terlalu banyak sistem AI digunakan oleh anak-anak tanpa perlindungan yang memadai, seolah-olah aspek keamanan baru dipikirkan belakangan,” menurut agensi tersebut.

UNICEF mendesak pemerintah, sektor swasta, dan para mitra untuk mengintegrasikan hak-hak anak dalam tata kelola AI global, termasuk dengan berinvestasi dalam penelitian mengenai risiko AI terhadap anak-anak, memperkuat undang-undang untuk memberantas eksploitasi seksual yang menggunakan AI, memastikan pengembangan AI yang aman dan transparan, meningkatkan literasi AI, serta menjembatani kesenjangan digital.

“Ini merupakan momen yang sangat penting. Keputusan yang dibuat mengenai AI hari ini akan menentukan aspek keamanan, privasi, kesejahteraan, serta peluang yang adil bagi anak-anak untuk beberapa dekade mendatang,” menurut UNICEF.*/RRI

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AIkecerdasan buatanUNICEF
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MUI dan BPJS Kesehatan Perkuat Sinergi Dakwah
Tulisan selanjutnya Pemkot Bukittinggi Gandeng HDM Persempit Ruang Gerak LGBT dan Berantas Narkoba

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Uni Eropa Bendera
Berita

Uni Eropa Menghadapi Krisis Harga Energi

Berita
26 September 2026 14:23
Iran Gantung Dua Demonstran Antipemerintah
Pemerintah Italia Setuju Larangan Burqa dan Niqab, Serta Pembatasan Siswa Asing
Uganda Tangguhkan Kerja Sama Militer dengan Turki Terkait Ekstradisi Pengkritik Presiden Museveni
Teladan Umar bin Khattab Ra. dalam Mengatasi Problem Gratifikasi

Terbaru

  • Masjidil Aqsha Terus Diserbu Pemukim, Ulama Palestina Serukan ‘Jumat Kemarahan’
  • Menteri Ekstremis ‘Israel’ Pimpin Gerombolan Pemukim Yahudi Serbu Masjid Ibrahimi
  • MUI: Wajib Halal Oktober 2026 Bagian dari Pemenuhan Hak Masyarakat
  • LPPOM Dorong Restoran Terbuka soal Status Halal Setiap Outlet
  • Jurnalis Ini Dipenjara Usai Kritik Menteri India soal Pembongkaran Masjid
  • Bertemu tim ‘Israel’, Pemain Catur Terbaik Australia Pilih Boikot
  • Sebut Netanyahu Penjahat Perang, Tapi Qatar Tetap Pilih Mediasi
  • Intelijen Inggris Peringatkan Akademisi Supaya Putuskan Hubungan dengan Institusi China
  • Pentagon Bilang Pasukan Amerika Serikat dan Sekutunya Resmi Mengakhiri Misi di Iraq
  • Pilot Flydubai Berkelahi Saat Terbang Menuju Tel Aviv, Pesawat Mendarat Darurat di Tabuk Arab Saudi

Mungkin Anda Juga Suka

Iptekes

Ketika Gelar Sarjana Tak Lagi Menjamin Masa Depan: Gen Z Mulai Ragu Nilai Kuliah

25 Mei 2026 08:50
Iptekes

Jumlah Kasus Penyakit Menular Seksual di Eropa Pada 2024 Mencatat Rekor

22 Mei 2026 15:27
Iptekes

Belajar di Waktu Subuh Terbukti Tingkatkan Kinerja Otak dan Daya Ingat

31 Maret 2026 09:28
Iptekes

Pembuat Jutaan iPhone Malah Malah Melarang Main HP Berlebihan karena Bahaya

26 Maret 2026 08:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?