Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Ucap Salam, Polisi Muslimah Berpangkat Tinggi India Dimutasi

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 18 September 2026 10:44 10:44 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 18 September 2026 10:38
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Seorang polisi Muslimah berpangkat tinggi di India dimutasi usai mengucapkan ungkapan Islam, seperti “Assalamualaikum” dan “Insya Allah”, lansir Gulf News pada Kamis (17/09/2026).

Hal itu terjadi setelah protes dari kelompok-kelompok Nasionalis Hindu. Salah satunya bahkan mengajukan aduan kepada Sekretaris Dalam Negeri negara bagian Benggala Barat, India.

Bushra Bano, seorang anggota Kepolisian India, saat itu menjabat sebagai Additional Superintendent of Police (Wakil Kepala Polisi Distrik) di Kharagpur saat ia membuat video untuk memotivasi calon pendaftar akademi polisi.

Ia mengawali video tentang perjalanan hidupnya itu dengan mengucap “Assalamualaikum” (“semoga keselamatan tercurah kepada Anda”) dan kemudian menggunakan kata “Insya Allah” (“jika Allah menghendaki”) saat menyemangati para pelajar untuk mengikuti ujian seleksi kompetitif.

Complaint filed with West Bengal Home Secretary regarding IPS Bushra Bano’s official video statement.

She began with Assalamualaikum, used Inshallah, ended with Jazakallah — and did not use Vande Mataram or Jai Hind.
A serving officer representing the Indian state should…

— Hindu Legal Fund (@HinduLegalFund) September 13, 2026

Beberapa jam kemudian, Bano dimutasi dari Kharagpur dan ditugaskan sebagai Wakil Komandan Batalion ke-4 Polisi Bersenjata Negara Bagian

Baca Juga

MUI Titip Pesan kepada Menkeu Suahasil: Jaga APBN dan Perkuat Ekonomi Syariah
Erdogan akan Maju Pemilihan Presiden 2028
Gerebek Kelab Malam dan Bar Gay, Turki Tangkap 162 Aktivis LGBT
87 Persen Penonton Situs Berita Muslim Inggris Tak Percaya Houthi Menargetkan Mekkah
Komisi Eropa Mengajukan RUU Larangan Akses Media Sosial Bagi Anak di Bawah 13 Tahun

Surat keputusan pemerintah Benggala Barat tertanggal 14 September menyebutkan alasan “kepentingan umum” atas mutasi tersebut. Surat tersebut juga menyampaikan pemindahan dua perwira West Bengal Police Service lainnya.

Keputusan itu tidak menyatakan secara eksplisit bahwa video Bano atau kontroversi yang menyertainya menjadi penyebab mutasi tersebut.

Bano tercatat baru menjabat di pos Kharagpur selama sekitar dua setengah bulan.

Additional Superintendent of Police adalah seorang perwira kepolisian tingkat menengah berstatus pejabat berpangkat tinggi di India. Polisi dengan jabatan tersebut bertindak sebagai wakil atau orang kedua Kepala Kepolisian Distrik.

Diskriminasi terhadap Muslim

Umat Muslim merupakan kelompok minoritas agama terbesar di India dan kerap menjadi korban ujaran kebencian, kekerasan komunal, undang-undang diskriminatif, serta dugaan pelanggaran oleh aktor negara maupun non-negara.

Dalam laporan World Report 2026, Human Rights Watch (HRW) menyatakan bahwa pemerintahan yang dipimpin oleh Partai Bharatiya Janata (BJP)—partai nasionalis Hindu—telah membiarkan meningkatnya stigmatisasi negatif terhadap umat Muslim dan pihak-pihak yang mengkritik pemerintah sepanjang tahun 2025.

HRW juga melaporkan bahwa pihak berwenang mengusir ratusan Muslim penutur bahasa Bengali dan pengungsi Rohingya ke Bangladesh tanpa melalui prosedur hukum yang semestinya, sembari menyoroti serangan yang terus terjadi terhadap kelompok minoritas agama dan etnis.

HRW melaporkan bahwa komunitas Muslim menghadapi serangan main hakim sendiri pada tahun 2024, termasuk kekerasan yang dipicu oleh tuduhan terkait konsumsi daging sapi atau pengangkutan ternak.

Organisasi tersebut juga mendokumentasikan pembongkaran rumah dan tempat usaha milik Muslim yang dilakukan oleh pemerintah negara bagian yang dipimpin oleh BJP, seraya menyebutkan bahwa beberapa tindakan tersebut tidak melalui prosedur hukum yang semestinya.

Umat Kristen juga dilaporkan menghadapi tekanan dan kekerasan, khususnya terkait tuduhan adanya pemaksaan perpindahan agama. HRW menyatakan bahwa undang-undang anti-konversi di sejumlah negara bagian India telah digunakan untuk menargetkan kelompok minoritas agama, terutama umat Kristen dari komunitas Dalit dan Adivasi.

Situasi ini juga berdampak pada komunitas Dalit dan masyarakat adat (tribal), yang menghadapi bentuk-bentuk diskriminasi khusus berbasis kasta dan etnis. HRW mendokumentasikan kekerasan terhadap kaum Dalit serta melaporkan adanya kekhawatiran berkelanjutan mengenai pelanggaran yang menimpa populasi masyarakat adat di wilayah-wilayah yang dilanda konflik.

Oleh karena itu, narasi yang saling bertentangan seputar mutasi Bano melampaui persoalan satu petugas kepolisian semata, dan menyentuh isu-isu yang lebih luas mengenai sekularisme, kebebasan berekspresi dalam beragama, serta perlakuan yang setara bagi kelompok minoritas di India.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ekstremis HinduHeadlineIndiaIslam di IndiaislamofobiaMuslim
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengecam keras serangan Israel Erdogan akan Maju Pemilihan Presiden 2028
Tulisan selanjutnya MUI Titip Pesan kepada Menkeu Suahasil: Jaga APBN dan Perkuat Ekonomi Syariah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Arab Saudi Keluarkan Peringatan Serangan Udara, Mekkah dan Jeddah Siaga

Berita
15 September 2026 21:07
Maladewa Peringati 900 Tahun Memeluk Islam
MUI Sebut Danantara Syariah Harus Jadi Kekuatan Ekonomi Riil Umat
Kemenag Tunjuk Basnang Said sebagai Dirjen Pesantren
LPPOM dan Balai POM DKI Dorong Industri Kosmetik Siap Hadapi Regulasi BPOM dan Halal

Terbaru

  • MUI Titip Pesan kepada Menkeu Suahasil: Jaga APBN dan Perkuat Ekonomi Syariah
  • Ucap Salam, Polisi Muslimah Berpangkat Tinggi India Dimutasi
  • Erdogan akan Maju Pemilihan Presiden 2028
  • Gerebek Kelab Malam dan Bar Gay, Turki Tangkap 162 Aktivis LGBT
  • 87 Persen Penonton Situs Berita Muslim Inggris Tak Percaya Houthi Menargetkan Mekkah
  • Komisi Eropa Mengajukan RUU Larangan Akses Media Sosial Bagi Anak di Bawah 13 Tahun
  • Bertemu Mahmoud Abbas Presiden Mesir Menolak Pengusiran Warga Palestina dari Jalur Gaza
  • Wanita Afghanistan Dideportasi dari Amerika Serikat oleh Pengadilan ‘Alien Terrorist’
  • Didepak dari Tur Ed Sheeran, Macklemore Donasikan 1 Juta Dolar untuk Palestina
  • Sejumlah Negara Muslim Kecam Serangan Drone ke Mekkah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bertemu Mahmoud Abbas Presiden Mesir Menolak Pengusiran Warga Palestina dari Jalur Gaza

17 September 2026 16:56
Berita

Wanita Afghanistan Dideportasi dari Amerika Serikat oleh Pengadilan ‘Alien Terrorist’

17 September 2026 16:35
Berita

Didepak dari Tur Ed Sheeran, Macklemore Donasikan 1 Juta Dolar untuk Palestina

17 September 2026 16:30
Berita

Tingkatkan Publikasi Internasional, Unhan RI Tekankan Integritas dan Etika Pemanfaatan AI

17 September 2026 16:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?