Hidayatullah.com – Youtuber asal Amerika yang dikenal sebagai Ms Rachel menyatakan akan menyamai nilai donasi Macklemore ke Palestina, menggandakan sumbangan menjadi 2 juta dolar AS.
Ms Rachel, yang bernama asli Rachel Accurso, juga mengajak tokoh publik lain untuk melakukan hal yang serupa. Sekaligus sebagai dukungan bagi Macklemore, yang didepak dari daftar penampil di tur “Loop Tour” Ed Sheeran karena pernyataan mendukung Palestina.
Influencer edukasi anak yang videonya dapat diakses di Youtube maupun Netflix itu mengatakan di Instagram,” Lebih dari 20.000 anak-anak Palestina yang berharga telah tewas, dan anak-anak terus kehilangan nyawa setiap harinya.”
Rachel mengatakan donasinya akan disalurkan kepada Palestine Children’s Relief Fund. “Kita memiliki kewajiban moral untuk menggunakan hak istimewa dan platform yang kita miliki demi melindungi anak-anak serta hak asasi manusia,” imbuh wanita tersebut.
Baca juga: Ms. Rachel Diserang Pendukung Zionis usai Suarakan Dukungan untuk Anak Gaza
Accurso, seorang penghibur anak-anak dengan lebih dari 21 juta subscriber YouTube, kerap menyuarakan keprihatinannya terhadap penderitaan anak-anak di Gaza akibat genosida yang dilakukan Zionis ‘Israel’. Ia juga mengajak “setiap selebritas kulit putih yang kaya” untuk turut memberikan donasi dengan jumlah yang sama.
Macklemore, yang batal tampil sebagai penampil pembuka dalam tur Ed Sheeran setelah menyerukan “Free Palestine” (Bebaskan Palestina) saat tampi di Stadion MetLife, New Jersey, berjanji untuk menyumbangkan seluruh penghasilannya dari tur tersebut yang mencapai 1 juta dolar AS kepada sejumlah organisasi yang berfokus membantu rakyat Palestina.
Banjir dukungan untuk Palestina
Accurso menjadi tokoh publik terbaru yang menyatakan dukungan kepada Macklemore, setelah sang musisi dicoret dari tur Ed Sheeran akibat komentarnya dalam konser tanggal 4 September mengenai penderitaan rakyat Palestina.
“Bebaskan Palestina! Saya ingin kata-kata itu terdengar lantang dan jelas, agar orang-orang mulai dari Gaza hingga Tepi Barat yang diduduki tahu bahwa kami tidak melupakan mereka,” ujarnya kala itu.
Menyusul kecaman dari kelompok dan penyanyi pro-Israel, Macklemore secara langsung berbicara kepada penonton Yahudi dalam konser kedua pada tanggal 5 September. Ia berkata: “Kritik terhadap Israel, kritik terhadap apartheid, serta penentangan terhadap genosida sama sekali bukan merupakan kritik yang ditujukan kepada Anda. Pesan saya adalah tentang perdamaian dan kasih sayang; agar semua manusia diperlakukan dengan bermartabat, penuh rasa hormat, dan setara.”
Ed Sheeran menyatakan bahwa keputusan untuk mencoret Macklemore diambil oleh pihak pemilik stadion, termasuk pemilik Gillette Stadium dan tim New England Patriots, Robert Kraft.
Pada hari Selasa, Sheeran menulis di Instagram: “Saya memiliki pandangan pribadi mengenai konflik yang memilukan ini. Hanya karena saya memilih untuk tidak berbicara di depan umum, bukan berarti saya tidak memiliki pandangan tersebut, ataupun tidak peduli. Hal itu juga tidak berarti saya tidak mendukung perjuangan ini dengan cara saya sendiri secara pribadi.”
Kini, menyusul reaksi keras dan seruan boikot, Kraft dan Sheeran masing-masing menyumbangkan dana sebesar $2 juta untuk “bantuan di wilayah tersebut”, ungkap Kraft pada hari Rabu, meskipun belum jelas organisasi mana yang akan menerima dana mereka.
Empat penampil pendukung, termasuk penyanyi Amerika Finneas dan grup musik pop Denmark Lukas Graham, juga telah mundur dari tur tersebut sebagai bentuk solidaritas terhadap Macklemore.*
Baca juga: Ribuan Anak Gaza Terancam, Youtuber Ms Rachel Minta Pemimpin Dunia Hentikan ‘Israel’




