Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kabar dari Suriah

Lima Hal yang Perlu Diketahui tentang Tentara Elektronik Suriah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 10 Mei 2013 08:48 8:48 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 10 Mei 2013 08:48
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com | Sahabatsuriah.com–Pekan lalu, para peretas yang menamai diri mereka Tentara Elektronik Suriah (SEA: Syrian Electronic Army) mengklaim telah membajak akun Twitter kantor berita Associated Press (AP) dengan membuat kicauan palsu tentang serangan di Gedung Putih. Demikian disiarkan oleh Wall Street Journal.

Insiden ini merupakan sebuah kesuksesan bagi kelompok yang selama dua tahun terakhir ini aktif membajaki situs-situs Arab dan Amerika. Tapi sebenarnya siapakah SEA? Berikut ini lima hal yang perlu Anda ketahui:

Pertama: Siapa yang Mereka Serang?

SEA fokus pada upaya mengganggu kehadiran digital media Barat. Pekan lalu, mereka membuat kicauan palsu dari akun Twitter AP tentang ledakan di Gedung Putih hingga melukai Presiden Amerika, Barack Obama. Berita ini membuat indeks saham Amerika, Dow Jones merosot tajam hanya dalam waktu dua menit.

SEA juga pernah membajak akun Twitter stasiun televisi dan radio, CBS, BBC serta NPR. Pada hari Senin mereka juga dikabarkan mendapatkan akses ke sejumlah akun koran Inggris, Guardian. Sebelumnya mereka meretas beberapa organisasi besar, termasuk kantor berita Reuters, Human Rights Watch, Sky News Arabia, FIFA World Cup dan akun milik Presiden FIFA Sepp Blatter.

Baca Juga

muslim spanyol
Muslim di Spanyol Ungkap Bahwa Setiap Jumat Seorang Warga Menjadi Mualaf
Pemimpin Rezim Suriah, Bashar Assad dan Istrinya Positif Covid-19
Rezim Assad Suriah Telah Menyiksa 98 Orang Sampai Mati dalam 2 Tahun Terakhir
PBB Prihatin Meningkatnya Kekerasan di Idlib Suriah setelah Serangan Rezim
Pakistan Kirim Bantuan Medis Terbesar Sejak Mewabahnya Covid-19

Kedua: Siapakah mereka?

SEA adalah pendukung rezim Presiden Suriah, Bashar al-Assad. Mereka mulai muncul tahun 2011 di bulan-bulan pertama terjadinya revolusi anti-Assad. Terjemahan bahasa Inggris pada informasi profil di situs mereka menyebutkan: “Kami adalah sekelompok pemuda antusias Suriah yang tidak bisa tinggal diam dengan pemberontakan yang terjadi di Suriah.”

Guardian memberitakan, ketika berbicara di Universitas Damaskus tahun 2011, Assad menyamakan para peretas ini seperti pasukan garis depannya. “Anak-anak muda memiliki peran penting dalam tahap ini karena mereka telah membuktikan sendiri untuk menjadi pejuang yang aktif. Ada tentara elektronik yang telah menjadi tentara sungguhan dalam dunia virtual.”

Ketiga: Kenapa mereka menyerang media massa?

Situs resmi SEA menyebutkan, target mereka adalah kelompok media Arab dan Barat yang melaporkan, “Berita palsu tentang apa yang terjadi di Suriah.” Seorang anggota terkemuka SEA mengatakan kepada salah seorang reporter bahwa mereka telah mengirimkan tweet palsu tentang Obama dari akun AP: “Kami melawan pemerintahan Amerika Serikat sebagai dalang permasalahan di Suriah. Mereka juga telah menyerang SEA dengan menangguhkan domain kami, akun Twitter dan 2,47% halaman Facebook kami. Amerika adalah poros kejahatan di dunia.”

Dengan membajak akun AP, SEA berharap akan ada kekacauan pada pasar saham. “Kami mengharapkan kekacauan karena AP adalah kantor berita terpercaya di Amerika. Rakyat Amerika mempercayai kantor berita ini jadi kami tahu akan ada kekacauan besar.”

Keempat: Bagaimaan cara mereka membajak akun?

SEA sepertinya membajak melalui pendekatan surat elektronik di mana targetnya ditipu untuk mengungkapkan informasi sensitif. Reporter AP, Mike Baker dalam akun Twitter-nya mengatakan akun AP dibajak kurang dari sejam setelah beberapa karyawan menerima e-mail aneh. Para hacker kemudian menginstal perangkat lunak berbahaya. Menurut AP, para peretas telah memasang beberapa perangkat lunak berbahaya di sejumlah komputernya.

Kelima: Respon Twitter

Peningkatan keamanan telah menjadi salah satu prioritas Twitter selama beberapa pekan ini. Twitter menyatakan akan segera meluncurkan dua tahap proses verifikasi. Tahapan ini akan mengharuskan para penggunanya masuk ke akun mereka dari lokasi baru dengan memasukkan sebuah kode yang dikirimkan via SMS.

Baik Twitter maupun Facebook telah menutup akun SEA. Dan setiap kali keduanya menutup, SEA langsung membuat akun yang baru. Kelompok peretas ini kini berkicau dari akunnya yang ke-12. Pihak Twitter telah mengirimkan sebuah email pengamanan akun ke banyak wartawan.

Dalam email itu, mereka menyarankan para wartawan untuk mengganti kata sandi Twitter mereka sesegera mungkin dengan password yang lebih kuat yang panjangnya 20 karakter. Twitter juga meminta kantor-kantor berita untuk meninjau ulang pengamanan mereka. “Buat satu komputer khusus untuk Twitter dan perkecil jumlah orang yang dapat mengaksesnya.”*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Salahkan Kaum Muslim, Myanmar Dapat Kritik Human Rights Watch
Tulisan selanjutnya Bashar al Assad Akan Beri Hadiah Loyalis Hizbullah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Berita
31 Mei 2026 05:00
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Kabar dari Suriah

Krisis Roti di Provinsi di Bawah Kontrol Rezim Assad di Suriah sedang Berkembang

20 Oktober 2020 21:40
Kabar dari Suriah

Rezim Assad Berada di Balik Protes terhadap Turki di Idlib Suriah, Sumber Keamanan Mengatakan

12 Oktober 2020 10:15
Kabar dari Suriah

Serangan Bom Truk di Al-Bab Suriah Menewaskan Sedikitnya 18 orang

7 Oktober 2020 11:05
Kabar dari Suriah

Rami Makhlouf: Penipuan Terbesar di Timur Tengah terjadi di Suriah

30 September 2020 19:15
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?