Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Menikahi Pejuang Suriah, Gadis Mualaf Aicha Diadili di Belanda

Ama Farah
Terakhir diupdate: 21 November 2014 13:04 1:04 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 21 November 2014 13:04
Bagikan
Omar Yimaz dan Aicha (inzet).
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang gadis belasan tahun Belanda yang ibunya mengupayakan agar putrinya itu dipulangkan dari Suriah, akan diproses di pengadilan dengan tuduhan membahayakan keamanan negara.

Gadis berusia 19 tahun yang diketahui bernama Aicha (Aisyah) itu ditangkap sekembalinya dia dari Suriah ke rumahnya di Maastricht hari Rabu (19/11/2014).

Aicha yang belum lama ini pindah agama memeluk Islam, diyakini telah pergi ke kota Raqqa –yang menjadi basis pertahanan ISIS/ISIL di Suriah– untuk menikahi seorang “pejuang” di sana.

Ibunya, Monique, yang mengupayakan kepulangannya ke Belanda tidak dijadikan tersangka.

Aicha merupakan salah satu dari segelintir remaja putri dan wanita Eropa yang pergi ke Suriah dan Iraq beberapa waktu belakangan ini.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebagian dari mereka diyakini pergi ke sana untuk alasan ideologis, sementara sebagian lain dikabarkan karena ingin menikahi “pejuang”, termasuk para pria yang bertempur bersama kelompok ISIS/ISIL.

Dalam persidangan tertutup yang digelar hari Jumat ini (21/11/2014), hakim akan memutuskan berapa lama Aicha bisa ditahan.

Jaksa meminta hakim agar masa penahanan Aicha bisa diperpanjang sambil mereka memeriksa bukti-bukti yang ada.

Sidang terbuka diperkirakan akan digelar dalam 3 bulan mendatang, kata petugas pengadilan kepada BBC.

Sementara itu, Aicha masih dilarang berbicara kepada anggota keluarganya, kecuali ibunya, dan juga dilarang berbicara kepada media.

Media Belanda melaporkan bahwa Aicha pergi meninggalkan negaranya pada bulan Februari untuk menikahi Omar Yilmaz, seorang warga Belanda keturunan Turki yang pernah menjadi anggota militer negara kincir angin itu, lansir BBC.

Yilmaz menyebut dirinya sebagai seorang pekerja penyalur bantuan paruh waktu, pelatih dan juga pejuang, meskipun tidak diketahui jelas dengan kelompok apa dia bergabung.

Hari Rabu lalu kepada wartawan BBC Anna Holligan dia mengatakan bahwa dirinya pernah menikahi Aicha setelah seorang pejuang lain yang seharusnya menikahi gadis Belanda itu terbunuh. Dia mengaku perkawinannya tidak berlangsung lama.

“Tidak berhasil, kami berpisah. Dia menempuh jalannya, saya juga mengambil jalan sendiri,” kata Yilmaz tentang perkawinannya dengan Aicha yang kabarnya menjadi mualaf pada usia 18 tahun.

Ibunda Aicha kemudian pergi ke Turki menuju perbatasan dengan Suriah untuk menyelamatkan putrinya dan membawanya pulang kembali ke Belanda, tanpa menghiraukan imbauan dari pemerintah Belanda yang memintanya untuk tidak pergi.

Tidak jelas apakah Monique masuk ke wilayah Suriah untuk menjemput putrinya itu atau dia hanya menunggu di perbatasan Turki. Beritanya simpang-siur.

Monique pernah menceritakan perjuangannya mencari Aicha, putri kesanyangannya berambut pirang dan bermata biru yang senang pergi keluar jalan-jalan dan bermain piano itu, kepada media Belanda EenVandaag.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya CIA Lakukan Kerjasama Dengan LPPOM MUI
Tulisan selanjutnya IRESS: “Kartu Sakti” Presiden Joko Widodo Hanya Pencitraan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam

Terbaru

  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?